4 Jenjang Pendidikan Perawat dan Contoh Kampusnya

Diperbarui 11 Nov 2024 - Dibaca 7 mnt
Ditulis oleh : Vivianisa

Kamu memiliki cita-cita untuk menjadi seorang perawat? Maka jenjang pendidikan di bawah ini dapat membantu mewujudkannya.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan, perawat adalah seseorang yang telah lulus pendidikan tinggi Keperawatan, baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk memulai karier menjadi seorang perawat juga tidaklah sulit, ada banyak jenis jenjang pendidikan yang bisa kamu pilih untuk membentukmu menjadi seorang perawat yang andal.

Dirangkum dari laman Universitas Pendidikan Indonesia, berikut adalah latar belakang  pendidikan yang bisa kamu tempuh untuk menjadi seorang perawat:

Baca Juga: Profesi Ners: Apa Itu, Tanggung Jawab, & Skill yang Dibutuhkan

Jenjang Pendidikan Perawat

1. Program D3 Keperawatan

Diploma IIII Keperawatan (DIII Keperawatan) merupakan pendidikan yang dapat kamu tempuh selama enam semester atau 3 tahun untuk menjadi seorang perawat yang profesional.

Program vokasi keperawatan ini memiliki program pembelajaran yang fokus kepada praktik lapangan. 

Universitas Pendidikan Indonesia menyebutkan, beberapa mata kuliah yang akan kamu pelajari selama mengikuti pendidikan D3 Keperawatan meliputi:

  1. anatomi fisiologi,
  2. biokimia
  3. etika keperawatan
  4. ilmu gizi
  5. keperawatan profesional
  6. mikrobiologi dan parasitologi
  7. patologi
  8. praktek keperawatan mutakhir
  9. riset keperawatan

Lulusan D3 Keperawatan akan memiliki gelar A.Md.Kep (Ahli Madya Keperawatan) dan dapat bekerja di berbagai institusi kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit.

2. Program D4 Keperawatan

Program ini memiliki waktu tempuh yang tidak jauh berbeda dengan program S1 Keperawatan, yaitu selama 8 semester – 12 semester.

D4 Keperawatan ini merupakan bagian dari program vokasi yang memiliki fokus kepada ilmu terapan dan praktik dalam pembelajarannya.

Dikutip dari laman Dikti, pendidikan ini memiliki beban studi 144 -160 SKS. 

Baca Juga :  PIC (Person in Charge): Definisi, Tugas, dan Skill yang Dibutuhkan

Profil lulusan Diploma IV Keperawatan sebagai Perawat Ahli (sarjana terapan) berdasar KKNI pada jenjang kualifikasi level-6. 

Baca Juga: 6 Prospek Karier di Bidang Kesehatan Mental yang Bisa Digeluti

3. Program S1 Keperawatan

Dikutip dari laman Universitas Hasanuddin, program ini terdiri dari 46 mata kuliah dengan 144 SKS dan dapat diselesaikan dalam delapan semester.

Program ini memiliki beberapa mata kuliah seperti:

  • keperawatan
  • psikologi dalam keperawatan
  • keperawatan gawat darurat
  • keperawatan jiwa
  • keperawatan kesehatan daerah pantai

Alumni Program S1 Keperawatan akan memiliki gelar S.Kep (Sarjana Keperawatan) setelah menyelesaikan pendidikannya.

Lantas, jika program S1 Keperawatan dan D4 Keperawatan sama-sama dapat diselesaikan dalam kurun waktu delapan semester, apakah perbedaan antara keduanya?

Perbedaannya terletak pada fokus pembelajaran dan kurikulum antara keduanya.

Program D4 Keperawatan fokus pada pengajaran praktik sedangkan S1 Keperawatan fokus pada pendalaman teori.

4. Program Pendidikan Profesi

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, kamu perlu menempuh program pendidikan profesi untuk dapat bekerja di instansi kesehatan seperti rumah sakit.

Program studi ini umumnya dirancang dapat diselesaikan dalam waktu 2 semester dengan beban studi 36 SKS, dikutip dari laman Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.

Dengan mengikuti program pendidikan profesi, kamu akan mendapatkan pengalaman praktikum klinik serta penerapan konsep dan teori yang telah dipelajari.

Gelar yang diberikan setelah menyelesaikan program pendidikan ini adalah Ns (Ners).

Daftar Kampus Pendidikan Perawat

Kampus yang menyediakan program keperawatan sudah cukup menjamur, dari sekolah tinggi negeri hingga kampus swasta. Beberapa di antaranya seperti:

  1. Universitas Esa Unggul
  2. Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
  3. STIKes Mitra Keluarga
  4. Universitas Brawijaya
  5. Universitas Gadjah Mada
  6. Universitas Pendidikan Indonesia
  7. Universitas Indonesia
  8. Universitas Jember
  9. Politeknik Negeri Subang
  10. Politeknik Negeri Indramayu
  11. Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan
  12. Akademi Keperawatan Pemkab Belitung
  13. Universitas Pekalongan
  14. Universitas Jenderal Soedirman
  15. Universitas Airlangga
  16. dll.
Baca Juga :  Ingin Menjadi Digital Marketing di Perusahaan Startup? Yuk, Simak Kriteria dan Tipsnya!

Baca Juga: ”STR

Nah, itu dia jenjang pendidikan serta kampus yang bisa kamu pilih untuk menjadi seorang perawat.

Semoga informasi di atas dapat membantu perencanaan kariermu selanjutnya ya.

Tidak hanya profesi perawat, Glints juga telah mengulas berbagai macam profil profesi lainnya untuk membantu perencanaan kariermu.

Semua informasinya bisa kamu baca secara gratis dengan klik link ini.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon