×

Dari Hati ke Hati dengan Niken Edgina, Operations Manager di Dojo Bali, Soal Tantangan Wanita di Dunia Kerja

April 20, 2020 | No Comments

Tanggal 21 April merupakan Hari Kartini, di mana masyarakat Indonesia sama-sama mengenang jasanya. Nah, bertepatan dengan Hari Kartini, Glints berkesempatan untuk berbincang dengan salah satu kandidat perempuan Glints TalentHunt.

Niken Edgina, salah satu kandidat Glints TalentHunt menceritakan perjalanan kariernya sampai ia menjadi Operation Manager di Dojo Bali.

Glints TalentHunt menjadi platform yang sangat membantunya dalam mencari pekerjaan. Setelah melepas pekerjaan dari posisi Lead di salah satu Coworking Space ternama di Jakarta, Niken memutuskan untuk membangun startup. Namun karena beberapa kendala, Niken terpaksa melepasnya.

Baca Juga: Tips Negosiasi Gaji untuk Para Calon Wanita Karier

Glints TalentHunt Candidate

Niken (kanan) dengan rekan kerjanya di Bali

Bagaimana Glints TalentHunt membantumu mendapatkan pekerjaan?

“Saya sempat ada di titik penuh dengan uncertainty. Di sini konsultan Glints banyak sekali membantu. Mereka membantu dari awal proses, mengomunikasikan ke perusahaan, sampai ke tahap akhir.

Akhirnya saya mendapatkan kesempatan untuk bekerja di sekolah coding, sebagai COO Office. Kemudian, Glints TalentHunt kembali membantu mempertemukan saya dengan satu perusahaan ternama di Bali, di mana saya bekerja sebagai Operation Manager sampai saat ini.”

Hal apa saja yang perlu diperhatikan saat melamar pekerjaan?

“Walaupun TalentHunt membantu saya, saya tetap fokus untuk selalu memeriksa CVHal yang penting adalah ketahui potensimu yang bisa menarik perhatian untuk dilirik oleh rekruter, tahu bagaimana mempresentasikan diri lewat CV.

Saya beberapa kali ganti format. Yang tidak boleh dilupakan adalah saat menaruh deskripsi pekerjaan, taruh setidaknya 3 tanggung jawab atau prestasi di perusahaanmu sebelumnya.

Jadi jangan hanya menyalin deskripsi pekerjaan dari lowongan kerja saja.”

Apa tujuan seorang Niken Edgina dalam berkarier?

Creating impact. Saya ingin membantu orang sebisa mungkin dari apa yang saya punya.

Skill yang bisa saya banggakan adalah people management. Saya juga yakin setiap orang memiliki porsinya masing-masing untuk memberikan dampak di perusahaannya.

Sederhana saja, tidak harus besar. Dengan kelebihan yang saya miliki sampai sekarang, I can enable the potential of my team members and team mates, and I’m happy with it!”

Baca Juga: Tips Menjadi Wanita Karier di Perusahaan Teknologi

Glints TalentHunt Candidate

Niken bersama dengan karyawan Dojo Bali

Sebagai perempuan, tantangan seperti apa yang kamu temui di tempat kerja?

“Ada satu waktu, di perusahaan saya sebelumnya. Dari yang bukan siapa-siapa (saya) akhirnya naik ke posisi senior management.

Pada saat itu banyak yang keluar-masuk karena perusahaan sedang berkembang. Sampai saya menjadi satu-satunya perempuan di jajaran top management.

Hanya saya satu-satunya perempuan, sisanya laki-laki. Saya bisa mengatakan bahwa di posisi saya pada saat itu sering sekali saya dianggap sebagai orang yang emosional.

Dan mungkin tidak ada hubungannya dengan gender, mereka juga tidak mengatakannya secara gamblang, tetapi terlihat bahwa mereka mempekerjakan banyak senior manager laki-laki.

Perempuan hanya di posisikan di associate level.”

Bagaimana kamu mengatasi tantangan tersebut?

“Saya berusaha seobjektif mungkin. Selalu tertanam di dalam diri untuk memberikan yang terbaik di pekerjaan. Saya tidak ingin gender menjadi hambatan.”

Apa cara kamu untuk memotivasi diri saat merasa down?

“Mungkin wanita di luar sana yang membaca ini akan melakukan hal yang sama. Cari tahu terlebih dulu, apakah hal ini terkait dengan pekerjaan atau hormonal.

Kalau hormonal, saya akan cari sesuatu yang bisa mengangkat mood saya. Misalnya ngemil yang manis-manis? Intinya kita sebisa mungkin bekerja secara objektif. Jangan sampai emosi mengendalikan pekerjaanmu sampai kepada pengambilan keputusan.”

Baca Juga: Serba-serbi Cuti Haid untuk Pekerja Perempuan

Glints TalentHunt Candidate

Niken (kiri) bersama dengan rekan kerjanya di salah satu event internal kantor

Adakah pesan untuk para perempuan yang mungkin terlalu nyaman dan takut untuk mencoba industri atau perusahaan baru?

“Kenali diri sendiri. Tidak ada yang benar, tidak ada yang salah.

Entah kamu ingin mencoba bekerja di industri baru, memiliki ambisi, atau ingin kenyamanan. Jangan memikirkan orang lain.

Kalau memang dari dirimu sendiri ingin menjadi seorang ibu rumah tangga, tidak masalah. Selama kamu nyaman dan senang dengan tugasmu.”

“Prioritas masing-masing orang berbeda.

Jadi diri sendiri. Tahu mana yang ingin dikejar.” – Niken Edgina

Kita semua memiliki prioritas di dalam hidup, karena pada akhirnya kita bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Jangan pernah menyerah jika kamu ingin terus mencoba. Selamat Hari Kartini untuk semua wanita Indonesia!

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up