8 Tips Ampuh Meningkatkan Skill Voice Over

Tayang 03 Jun 2022 - Dibaca 10 mnt
Ditulis oleh : Serenata Kedang

Seorang artis voice over harus menguasai dan meningkatkan skill-nya dari waktu ke waktu.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Terlebih dengan persaingan yang semakin ketat dan ciri khas yang dimiliki oleh masing-masing pelaku atau pegiat industri ini.

Melansir Fiverr, voice over saat ini digunakan untuk banyak tujuan.

Misalnya untuk iklan radio, TV, atau digital, voicemail, IVR (interactive voice response), e-learning, public announcement (seperti pengumuman di bandara dan kereta), termasuk sulih suara untuk film atau animasi (dubbing).

Makanya, Glints punya tips-tips meningkatkan plus trik untuk mendapatkan pekerjaannya di bawah ini.

Baca Juga: Butuh Rekomendasi Aplikasi Perekam Suara yang Hasilnya Jernih? Ini Dia Daftarnya!

Tips Meningkatkan Skill Voice Over

© Freepik.com

Meningkatkan skill voice over bisa dilakukan dengan cara-cara berikut:

1. Persiapan sebelum latihan

Biasakan melakukan beberapa langkah berikut sebelum berlatih atau merekam suara:

a. Tidur cukup

Menurut pelatih vokal Jessica Doyle, tidur 7-9 jam sehari sebelum rekaman membantu mengistirahatkan pita suaramu.

b. Minum air cukup

Minum air (kalau bisa air hangat) yang cukup empat jam sebelum rekaman untuk menghidrasi tubuhmu. 

Di tengah rekaman, kamu juga boleh minum, kok, agar mulut dan tenggorokanmu tidak kering.

c. Senam mulut dan wajah

Lakukan senam mulut dan wajah sebagai pemanasan serta melemaskan otot wajah demi artikulasi (pengucapan) yang jelas. 

Ada beberapa latihan yang bisa kamu praktikkan, seperti mengucapkan AIUEO dengan mulut terbuka lebar, humming, tongue twister, lion face, dan sebagainya.

d. Postur tegap dan rileks

Menurut Doyle, posisi kepala memengaruhi suara yang kita hasilkan. 

Kalau kepala terlalu maju atau mundur, lehermu menjadi tegang dan pita suara jadi cepat lelah. 

Baca Juga :  Berkenalan dengan AI Engineer, dari Arti hingga Kemampuan yang Dibutuhkannya

Jadi, letakkan kepala di tengah tapi tidak kaku. 

Kamu bisa menarik napas dalam-dalam dan mengembuskannya perlahan beberapa kali untuk merilekskan tubuhmu yang tegang sebelum rekaman.

2. Mengenali karakter suara

Untuk pemula, kamu perlu mengenali warna suaramu (bass, bariton, atau tenor untuk laki-laki, dan alto, mezzosopran, dan sopran untuk perempuan).

Kamu juga perlu mengetahui karakter yang kamu kuasai (misal anak-anak, remaja, dewasa, atau tua). Kuatkan bagian tersebut dulu. 

Jika sudah stabil untuk naskah panjang, baru kamu bisa mengeksplor karakter-karakter lain alias keluar dari zona nyaman.

3. Pahami naskah

Saat naskah atau script sudah di tanganmu, sempatkan untuk membaca seluruhnya jika memungkinkan.

Dengan begitu, kamu bisa memahami maksud naskah tersebut, memberi tanda untuk memudahkan kamu membaca voice over-nya, dan mencari tahu cara baca kata yang menurutmu asing.

Naskah VO bisa dibacakan dengan banyak gaya, mulai dari formal, santai, soft sell, hard sell, monolog/manifesto, story telling, dan sebagainya. 

Ini biasanya tergantung karakter produk, target pasar, serta permintaan klien.

Untuk mengetahui cara membaca kata tertentu atau pengucapan nama brand yang benar, kamu bisa menanyakan kepada pengarah vokal atau klien, serta mencari tahu di internet.

4. Latihan membaca keras (read out loud)

Mengutip Voice Talent Now, berlatih minimal 15 menit setiap hari bisa membantumu lebih lancar saat rekaman. 

Naskahnya bisa dari mana saja, mulai dari berita, iklan, buku cerita, kemasan produk, atau bahkan baliho yang kamu lihat di pinggir jalan.

Baca Juga: Ingin Berkarier sebagai Script Writer? Pahami Seluk-beluknya di Sini!

5. Gunakan power dan intonasi yang tepat

Jangan lupa berikan power pada suaramu saat berlatih atau rekaman supaya terdengar jelas. 

Baca Juga :  Saturasi Pasar: Definisi, Contoh, dan Cara Menghindarinya

Selain itu, latih beberapa opsi intonasi agar hasil voice over tidak monoton.

Emphasizing atau penekanan pada kata-kata tertentu juga sangat memengaruhi pesan yang akan tersampaikan pada pendengar. 

Kamu bisa memberikan garis bawah pada kata yang ingin ditekan, misalnya angka, kata sifat, kata benda, atau kata kerja yang penting.

situs portofolio voice over

© Pexels.com

6. Percaya diri dalam berakting

Voice acting seringkali digunakan dalam voice over, terutama dubbing

Kamu dituntut untuk menghasilkan emosi yang terdengar pas hanya dengan suara, karena tentu mimik wajah dan gerakan tubuhmu tidak terlihat. 

Dalam industri radio, ini dikenal dengan istilah “theatre of mind.

Meski demikian, menggunakan ekspresi wajah dan gestur saat rekaman bisa membantumu menghasilkan suara yang lebih maksimal, lho! 

Bayangkan kamu masuk dalam karakter yang kamu bawakan, sehingga cara bicara dan gaya tubuhmu akan mengikuti.

7. Memperhatikan gaya voice over profesional

Mulai sekarang, coba perhatikan lebih banyak pada gaya voice over di iklan, dubbing, public announcement, dan sebagainya. 

Beda naskah, beda media, dan beda voice over talent tentu akan menghasilkan voice over yang berbeda-beda pula. 

Tidak apa jika kamu meniru “gaya bermain” voice actor lain di awal, tapi nantinya kamu harus punya gaya khas sendiri, ya.

8. Ikut pelatihan voice over

Zaman sekarang, jalan untuk menjadi voice over talent semakin terbuka dengan banyaknya talkshow maupun pelatihan voice over online dan offline.

Pastikan kamu berguru dengan mentor yang masih aktif di bidangnya. Dari sini, jalanmu menuju industri VO profesional akan lebih terbuka.

Baca Juga: 5 Peralatan yang Kamu Butuhkan untuk Menjadi Artis Voice Over

Tips Mendapatkan Pekerjaan Voice Over

© Freepik.com

Kalau kamu sudah punya bekal ilmu dan sudah meningkatkan skill voice over, kamu bisa mulai terjun ke industri voice over dan mencari pendapatan dari sini. 

Baca Juga :  Pentingnya Menjadi Data Driven untuk Product Manager

Ini cara mendapatkan pekerjaan di dunia voice over:

1. Ikut komunitas voice over

Di sini kamu bisa menjalin relasi dengan teman seprofesi dan mendapatkan informasi casting

Komunitas juga sering mengadakan pelatihan gratis dan tanya jawab dengan mentor.

2. Menjalin relasi di industri voice over

Misalnya para VO talent profesional, produser, pemilik studio, dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam industri voice over

Misalnya, dengan berkunjung ke studio (dengan catatan perlu kenal dengan pihak yang berwenang dulu).

Sebab, tak bisa dipungkiri, banyak pekerjaan voice over yang didapat berdasarkan rekomendasi dari mulut ke mulut.

3. Gunakan media sosial sebagai portofolio

Coba upload konten-konten VO-mu di media sosial, misalnya Instagram dan TikTok.

4. “Jual” suaramu

Ada beberapa situs yang jadi marketplace untuk voice over talent, seperti fiverr, voices.com, dan Voice123.com.

5. Mendaftarkan diri di agensi voice over.

Jika kamu masih pemula dan bingung cara mencari peluang proyek voice over, maka gabung dalam sebuah agensi bisa jadi batu loncatanmu.

Nah, itulah beberapa tips dan trik untuk meningkatkan skill voice over kamu.

Dengan zaman yang sudah maju, media sosial dapat menjadi wadah gratis dan mudah buatmu dapat proyek voice over.

Nah, tak hanya tips meningkatkan skill, Glints pun punya ragam artikel terkait voice over, mulai dari peralatan hingga situs portofolionya.

Yuk, temukan dan baca artikel-artikelnya dengan klik di sini.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon