Hati-hati, Gunakan Media Sosial dengan Bijak saat Cari Kerja

Tayang 19 Feb 2021 - Dibaca 7 mnt
Ditulis oleh : Maulana Adieb

Tanpa disadari, media sosial memberikan pengaruh yang besar saat kamu cari kerja. Menurut data Job Hunt, 70% pemberi kerja melihat media sosial untuk melakukan screening terhadap calon kandidat mereka.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Sebagai pencari kerja, hal ini harus diperhatikan dengan saksama. Sebab, sering kali kita menggunakan media sosial dengan tidak bijak.

Terlepas dari semua itu, media sosial juga dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap pencarian kerjamu, lho.

Lalu, sebenarnya seberapa besar sih pengaruh media sosial? Bagaimana cara menggunakannya agar tetap positif di mata rekruter? 

Jangan khawatir, berikut Glints telah merangkumnya untukmu.

Pengaruh Media Sosial saat Cari Kerja

pengaruh media sosial saat cari kerja

© Freepik.com

Sebagai pencari kerja, kamu tentu bertanya-tanya, kira-kira apa yang dilihat rekruter dari media sosial dalam menyaring calon kandidat?

Dilansir dari US News, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan diwaspadai oleh rekruter dalam merekrut karyawan baru:

  • informasi yang mendukung kualifikasi kandidat
  • profesionalitas online
  • posting-an orang lain tentang kandidat

Setidaknya, ketiga hal dari media sosial tersebut memberikan pengaruh yang besar saat cari kerja.

Secara tidak langsung, media sosial menjadi salah satu opsi bagi rekruter untuk menilai calon kandidat mereka.

Apakah kandidat berlaku buruk di dalam dunia maya atau justru menunjukkan profesionalitasnya?

Jika berlaku buruk, seperti mem-posting hal provokatif, berkomentar diskriminatif tentang ras, suku, dan agama, menjelekkan perusahaan sebelumnya, atau bahkan berbohong tentang skill, rekruter berpotensi menolaknya.

Di sisi lain, apabila calon kandidat profesional melalui media sosial dengan berbagi pengalaman serta mem-posting hal-hal yang berkaitan dengan skill mereka, rekruter akan memilihnya sebagai opsi.

Baca Juga :  Belajar Mengatur Keuangan: Pentingnya dan 10 Tips

Media sosial bagaikan dua mata pisau, ada yang baik dan juga buruk. Semua tinggal bagaimana kamu sebagai pencari kerja memanfaatkannya dengan baik untuk menarik perhatian rekruter.

Baca Juga: Perlukah Mencantumkan Akun Media Sosial di Dalam CV?

Hal yang Harus Dilakukan

© Unsplash.com

Nah, setelah mengetahui pengaruh media sosial saat cari kerja, apa saja kira-kira hal yang harus dilakukan saat bermain media sosial?

1. Posting terkait pekerjaan

Daripada hanya sekadar mem-posting foto liburanmu, lebih baik kamu bisa gunakan media sosial untuk mem-posting terkait pekerjaan.

Misalnya, kamu baru saja mengikuti pelatihan minggu lalu atau mengikuti sebuah proyek dan kegiatan volunteering.

Posting-an tersebut akan dinilai positif oleh rekruter. Usahakan, posting sesuai dengan posisi yang dilamar.

Sebagai contoh, kamu melamar posisi content writer. Mungkin, kamu bisa membagikan pelatihanmu mengikuti kepenulisan atau sekadar sharing ilmu content writing di media sosial.

2. Tunjukkan kreativitas

Jangan sungkan untuk menunjukkan kreativitasmu ke dalam media sosial. Sebab, hasil karyamu dapat dijadikan sebagai portofolio.

Sebagai contoh, kamu suka menulis blog. Bagikan hasil tulisanmu ke media sosial agar dilihat banyak orang.

Saat cari kerja, kegiatan ini akan memberikan pengaruh yang positif bagimu di media sosial. Bahkan, tidak menutup kemungkinan rekruter juga akan melihatnya dan tertarik dengan hasil kerjamu.

Baca Juga: Bangun Personal Branding di Media Sosial dengan 7 Cara ini!

Hal yang Harus Dihindari

pengaruh media sosial saat cari kerja

© Freepik.com

1. Berbicara kasar dan provokatif

Jangan pernah mem-posting status yang berisi dengan umpatan atau kalimat provokatif soal politik, ras, ataupun agama.

Sebab, hal tersebut memberikan pengaruh yang buruk di media sosial bagi kamu saat cari kerja.

Baca Juga :  Tak Sekadar Diskusi, Ini 5 Tips Memaksimalkan Clubhouse bagi Brand

Ketika rekruter melihatnya, otomatis ia akan menilaimu sebagai orang yang tidak profesional.

Jika terlanjur ada posting-an seperti ini, usahakan untuk menghapusnya secepat mungkin.

2. Mem-posting percakapan pribadi

Ini mungkin terdengar sepele, tetapi kamu harus menghindarinya saat bermain media sosial.

Mem-posting screenshot percakapan pribadimu di media sosial bisa menjadi suatu bumerang.

Terlebih, jika isi chat-nya berbicara hal-hal buruk, seperti menjelekkan perusahaan sebelumnya, menyindir orang lain, dan sebagainya.

Baca Juga: Yuk Ketahui Bagaimana Etika Menggunakan Media Sosial dengan Teman Sekantor

Demikian penjelasan singkat mengenai pengaruh yang diberikan media sosial saat cari kerja beserta hal-hal yang harus dilakukan dan dihindari.

Kalau kamu sudah siap untuk mencari dan melamar kerja, kamu bisa segera menengok berbagai lowongan pekerjaan di Glints.

Ada banyak perusahaan yang tengah menantikan lamaranmu, lho! Kamu bisa membuat akun profesional untuk mulai melamar lowongan yang diincar.

Tak usah tunggu lama, wujudkan karier impianmu sekarang juga!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon