Literasi Keuangan: Definisi, Tingkat, Manfaat, dan Pemahamannya

Diperbarui 11 Jan 2023 - Dibaca 9 mnt

Isi Artikel

    Dewasa ini, literasi keuangan telah menjadi sesuatu yang harus dimiliki semua lapisan masyarakat.

    Tujuan literasi keuangan adalah untuk mengembangkan pemahaman yang lebih kuat tentang konsep dasar finansial agar kelak masyarakat dapat menangani pengeluaran mereka dengan lebih baik.

    Kali ini, Glints akan merangkum serba-serbi financial literacy yang perlu kamu ketahui.

    Baca Juga: Mau Mencicil Mobil? Berikut Tipsnya Khusus Untukmu

    Definisi Literasi Keuangan

    Dilansir dari Investopedia, financial literacy adalah kemampuan untuk memahami dan menerapkan berbagai keterampilan keuangan, seperti manajemen tabungan pribadi, membuat penganggaran, dan investasi. 

    Literasi keuangan juga dapat membantu individu agar kondisi finansialnya tetap stabil atau tidak fluktuatif.

    Hal ini melibatkan pengetahuan yang kuat mengenai prinsip dan konsep-konsep keuangan, yaitu:

    • perencanaan finansial
    • bunga majemuk
    • pengelolaan utang
    • teknik menabung yang menguntungkan
    • wawasan mengenai nilai uang yang terus berubah.

    Untuk mencapai literasi keuangan, seseorang harus mempelajari keterampilan untuk membuat anggaran hingga kemampuan melacak pengeluaran.

    Selain itu, penting pula untuk mempelajari teknik melunasi utang dan merencanakan dana untuk masa pensiun.

    Penting hukumnya untuk semua orang agar segera memahami konsep financial literacy

    Mengapa? Tanpa adanya kesadaran keuangan, pengeluaran susah untuk dikendalikan, dan keputusan buruk sering terjadi. 

    Hal inilah yang memicu banyak permasalahan pada kesejahteraan finansial seseorang.

    Manfaat Literasi Keuangan

    Manfaat utama dari literasi finansial adalah menumbuhkan kesadaran pada masyarakat untuk membuat keputusan keuangan yang cerdas. 

    Keterampilan seperti cara mengelola uang secara efektif, pembentukan anggaran yang baik, mengendalikan tabungan dan pinjaman, serta investasi adalah manfaat dari financial literacy.

    Namun, manfaat literasi keuangan itu sangat beragam dan tergantung pada keadaan ekonomi masing-masing individu.

    Berikut ini adalah manfaat kesadaran finansial menurut Opploans dan Investopedia:

    • perencanaan tabungan untuk masa pensiun
    • membentuk dan mempertahankan anggaran yang seimbang
    • pendanaan untuk membeli rumah
    • pengetahuan mengenai asuransi untuk berbagai kebutuhan
    • mengawasi pengeluaran agar tidak membludak
    • pengetahuan mengenai investasi dan cara mengelolanya
    • tabungan kendaraan yang lebih tertata
    • pengelolaan dana untuk jenjang pendidikan
    • pengelolaan utang dan pinjaman agar tetap stabil 
    • penggunaan jasa kredit yang tidak berlebihan
    • pembayaran pajak untuk aset dan penghasilan

    Kesadaran finansial mempengaruhi masyarakat pada semua umur dan semua tingkat sosial.

    Kurangnya literasi finansial telah menyebabkan banyak orang untuk menjadi korban pinjaman kredit, modus penipuan, dan pinjaman dengan bunga tinggi yang menumpuk. 

    Hal ini berpotensi untuk mencoreng nama baik seseorang, sejarah peminjaman uang yang buruk, kebangkrutan, dan penyitaan aset.

    Minimnya kesadaran finansial juga menjadi alasan di balik banyak keluarga dan bisnis yang habis dililit utang dalam jumlah besar.

    Hal seperti ini mudah untuk dihindari bila masyarakat mulai memiliki keterampilan literasi keuangan dan membuat keputusan berdasarkan pengetahuan tersebut.

    Baca Juga: Kenali Metode Debt Snowball untuk Melunasi Utang

    Tingkat Literasi Keuangan di Indonesia

    Literasi keuangan di Indonesia sendiri memiliki empat bagian tingkatan menurut Otoritas Jasa Keuangan, yaitu:

    • Well literate: memiliki pengetahuan tentang lembaga jasa keuangan serta produk jasa keuangan, termasuk di dalamnya fitur, manfaat dan risiko, hak dan kewajiban produk maupun jasa keuangan, serta memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan.
    • Sufficient literate: memiliki pengetahuan dan keyakinan tentang lembaga serta produk dan jasa keuangan, termasuk fitur, manfaat dan risiko, juga hak dan kewajiban terkait produk serta jasa keuangan.
    • Less literate: hanya memiliki pengetahuan tentang lembaga jasa keuangan serta produk dan jasa keuangan.
    • Not literate: tidak memiliki pengetahuan dan keyakinan terhadap lembaga jasa keuangan serta produk dan jasa keuangan. Selain itu juga tidak memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan.

    Mulai Memahami Literasi Keuangan

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada baiknya agar semua orang mulai memahami mengenai kesadaran finansial.

    Namun, bagaimana caranya untuk mulai mempelajari literasi keuangan? Apa yang harus diperhatikan ketika kita sedang mengorganisasikan semua keperluan finansial kita?

    Jangan khawatir, semua hal itu bisa dipelajari, lho. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mulai membangun kesadaran finansial sehari-hari:

    1. Siapkan dana untuk keperluan tak terkira

    Menurut DaveRamsey, kamu perlu menyediakan dana untuk hal-hal yang tidak terencana. Yang dimaksud tidak terencana adalah berbagai peristiwa yang bisa merugikan kamu.

    Dana ini disiapkan agar kamu tidak tersungkur dan harus meminjam uang karena sebuah bencana yang bisa kapanpun tanpa ada peringatan.

    2. Segera bayar semua utang

    Literasi keuangan juga bisa terbentuk dengan memperhatikan utangmu.

    Umumnya, utang akan selalu menghambat kemajuan finansialmu. Maka dari itu, bila memungkinkan, segera bayar semua utang yang kamu miliki.

    Agar mudah, utang dapat diurutkan berdasarkan jumlah terkecil hingga terbesar.

    Saat kamu telah melunasi utang dengan jumlah terkecil, secepat mungkin langsung beranjak ke utang yang jumlahnya lebih besar.

    Jangan lupa untuk tetap awasi sumber penghasilan agar keuanganmu tak terkuras.

    Ulangi proses ini sampai semua utang terhapus dan kemajuan finansialmu lebih terasa.

    3. Sediakan tabungan untuk pendanaan masa pensiun

    Tidak ada kata terlalu awal untuk mulai menabung, terutama untuk keperluanmu di masa pensiun mendatang.

    Menurut DaveRamsey, sekitar 87% mahasiswa yang pernah mengikuti kelas ekonomi setuju bahwa investasi harus dilakukan sebagai jaminan di masa pensiun.

    Maka dari itu, mulai sisihkan 15% dari pendapatanmu sebagai investasi di masa tua. Berinvestasi 15% dapat membantu kamu untuk mengatasi kemungkinan inflasi di masa mendatang.

    4. Bangun pundi penghasilan dan periksa pengeluaran

    Tujuan dari literasi keuangan tidak hanya sebagai dasar pengetahuan untuk menabung dan mulai berinvestasi. 

    Tujuan sebenarnya adalah agar kamu dapat melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan, namun dengan pengeluaran yang tetap terkendali.

    Berawal dari prinsip tersebut, hal seperti pensiun dengan dana yang cukup dan keuangan yang stabil dan tak fluktuatif adalah hal yang sudah pasti akan menyusul.

    5. Sediakan tabungan untuk jenjang pendidikan

    Bila tidak kata terlalu awal untuk menabung, tidak ada kata terlambat pula untuk kembali menuai pendidikan.

    Jika kamu memang berniat untuk melanjutkan studi, ada baiknya untuk mulai menyisihkan tabungan sebagai dana untuk kembali bersekolah.

    Rencanakan juga tabungan untuk biaya pendidikan si buah hati bila kamu akan mulai berkeluarga.

    Baca Juga: Financial Advisor: Pengertian serta Kelebihan dan Kekurangan dalam Menggunakan Jasanya

    Itulah pemaparan Glints mengenai literasi keuangan yang bisa kamu pelajari. 

    Sekarang ini, kestabilan keuangan adalah hal terpenting yang harus selalu perhatikan bila kamu ingin hidup dalam kenyamanan.

    Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mulai menanam kesadaran mengenai perencanaan finansial kita.

    Nah, bila kamu ingin tahu informasi lainnya terkait perencanaan finansial kamu bisa berlangganan newsletter blog di Glints.

    Dengan berlangganan, kamu bisa mendapatkan beragam informasi terkait tips keuangan langsung ke inbox-mu, lho.

    Yuk, segera daftar di Glints. Gratis!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait