Ternyata Interior Kantor yang Salah Dapat Mengurangi Produktivitas!

Diperbarui 28 Jun 2022 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Apakah Anda sering mendengar keluhan para pegawai karena pusing? Sakit mata? Bahkan stress? Atau Anda sering melihat para pegawai yang tidak produktif yang mengakibatkan pekerjaan terbengkalai? Jangan cepat menyimpulkan bahwa pegawai Anda memiliki sikap yang kurang baik, lho! Faktor keadaan dan juga interior kantor yang salah ternyata dapat mempengaruhi kinerja para pegawai. Apa saja sih yang membuat interior kantor menjadi kurang nyaman?

    Baca Juga: Dekorasi Kantor Kekinian Ini Bikin Karyawan Betah, Lho!

    1. Kombinasi warna yang kurang tepat

    © Dezeen.com

    Memiliki kantor dengan ruangan berwarna-warni mungkin adalah suatu impian dari sebagian pemilik kantor untuk menarik perhatian dari para millenial. Interior kantor Google bisa menjadi salah satu contoh faktor yang menarik anak muda untuk bekerja di sana dengan salah satu alasan “kantornya lucu”. Namun, tidak semua kantor dapat dijadikan kantor yang berwarna-warni seperti Google, lho! Sebelum memilih cat yang sesuai, ada baiknya Anda mengenali dulu karakteristik kantor apakah cocok dengan warna-warna yang mencolok atau warna yang netral. Pemilihan warna ruangan yang pas pastinya dapat membuat pegawai menjadi nyaman dan akhirnya produktif, sebaliknya jika Anda memilih warna yang terlalu suram atau terlalu terang akan membuat pandangan mata menjadi terganggu bahkan dapat berakibat lelah yang berlebihan atau cenderung stress.

    2. Peletakkan barang yang tidak berguna

    Memiliki furniture yang bagus dan estetis akan menjadi salah satu keinginan pemilik untuk memperindah interior kantornya. Namun, furniture yang baik tidak hanya memiliki bentuk yang bagus tapi juga harus memiliki fungsi yang maksimal. Jangan sampai Anda meletakan furniture ukuran besar tapi malah mempersempit ruangan dan akhirnya tidak memanfaatkan sudut ruangan dengan baik. Belum lagi jika Anda meletakkan hiasan-hiasan yang sebenernya tidak berguna, hal ini akan membuat pegawai merasa terganggu dan tidak nyaman. Daripada menggunakan hiasan yang tak berguna, lebih baik letakkan beberapa tanaman hijau sebagai interior kantor yang dapat menjadikan penyegar di tengah-tengah kesibukan bekerja. Tanaman hijau dipercaya dapat mengurangi kadar stress, lho!

    3. Penggunaan material

    interior kantor

    © Pexels,com

    Ingat! Saat Anda membangun kantor, Anda akan menggunakannya dalam waktu jangka yang lama. Jangan sampai Anda menghemat budget dan memakai material-material yang tidak memiliki kualitas baik dan membuat ruangan menjadi jelek seperti cat tembok yang kusam atau lantai yang terkelupas. Jangan sampai Anda memilih material sekadar dari nilai estetikanya saja demi interior kantor tapi tidak memiliki kualitas yang baik. berkonsultasilah sebelum memilih material dengan jasa designer atau konsultasikan dengan pakar material yang terpercaya.

    4. Penerangan

    Tahukah Anda? Penerangan yang buruk dalam ruangan kantor akan mengakibatkan pandangan mata menjadi buram dan berujung menimbulkan penyakit-penyakit lainnya, lho! Penerangan yang baik adalah penerangan yang tidak terlalu gelap dan juga tidak terlalu terang serta harus diseimbangkan dengan penerangan alami alias sinar matahari. Hindari ruangan dengan penerangan yang remang-remang yang akan menimbulkan kerusakan pada mata. Juga pilihlah bentuk lampu atau penerangan yang sesuai dengan tema interior kantor untuk menambah estetika pada ruangan Anda.

    5. Ventilasi

    Selain rumah, kantor pun juga butuh ventilasi yang baik, lho! Bayangkan saja ruangan kantor yang tidak memiliki ventilasi yang dapat membuat pengap atau bahkan menimbulkan penyakit yang tak ada habisnya. Jangan sampai pegawai tidak produktif karena sakit akibat pergantian udara yang buruk. Selain itu, aroma tak sedap bisa saja muncul jika ventilasi tak bekerja dengan baik.

    6. Pendingin ruangan

    Pemilihan pendingin ruangan sebagai salah satu interior kantor merupakan hal yang wajib. Namun, hal ini juga harus diperhatikan agar suhu ruangan tidak menjadi terlalu dingin atau terlalu panas. Jangan buat pegawai Anda menjadi kepanasan atau menggigil kedinginan yang pada akhirnya mengurangi produktivitas dalam bekerja. Usahakan suhu ruangan menjadi suhu seperti ruangan normal agar terciptanya produktivitas yang tinggi.

    7. Kursi dan meja

    pencahayaan di tempat kerja

    © Freepik.com

    Jika Anda berpikir bahwa kursi dan meja tidak ada hubungannya dengan produktivitas para pegawai Anda salah besar. Memilih kursi dan meja untuk menjadikan interior kantor menjadi menarik sih sah-sah saja, namun apakah Anda sudah memperhatikan kenyamanannya? Kursi dengan bentuk yang lucu memang akan menambah portfolio  kantor Anda menjadi “youth office”, tapi kursi yang tidak empuk dan tidak nyaman akan menimbulkan penyakit seperti sakit punggung, leher, encok yang membuat pekerjaan menjadi tertunda terus-menerus.

    Selain kursi, meja pun juga harus diperhatikan lebarnya dan bentuknya, lho! Membangun kantor dengan konsep open working office mungkin menjadi salah satu ide yang baik untuk meminimalisir furniture yang digunakan. Walaupun dia antara pegawai tidak memiliki privasi, tapi meja yang digunakan pun juga harus disesuaikan dengan luas atau lebarnya. Jangan sampai para pegawai saling berdempetan dan berhimpitan saat bekerja bahkan saling tendang akibat menggunakan meja panjang secara beramai-ramai. Ruang gerak menjadi salah satu kenyamanan dalam bekerja, lho!

    Baca Juga: Berbagai Cara Menghilangkan Stres Setelah Seharian Bekerja

    Nah, bagaimana? Apakah kesalahan-kesalahan dalam menata interior kantor di atas ada di kantor Anda? Jangan sampai kesalahan-kesalahan ini terjadi berlarut-larut dan tidak diperbaiki secepatnya. Bukan hanya dapat mengurangi produktivitas, interior kantor yang buruk bisa jadi membuat para pegawai Anda tak nyaman dan memutuskan resign, lho! Yuk buat nyaman kantor Anda dan pilih kandidat terbaik Glints dalam TalentHunt.

      Seberapa bermanfaat artikel ini?

      Klik salah satu bintang untuk menilai.

      Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

      Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

      We are sorry that this post was not useful for you!

      Let us improve this post!

      Tell us how we can improve this post?


      Comments are closed.

      Artikel Terkait