Yuk, Pikat Audiensmu di YouTube Shorts dengan 10 Ide Konten Ini!

Diperbarui 23 Nov 2022 - Dibaca 12 mnt

Isi Artikel

    Sebagai platform video pendek yang sedang naik daun, ada berbagai ide konten menarik yang bisa kamu tayangkan di YouTube Shorts.

    Mulai dari video jenaka hingga keperluan promosi, sudah banyak, lho, content creator yang memanfaatkan media ini.

    Pasalnya, meskipun hanya berdurasi 30 hingga 60 detik, Shorts sangat cocok bagi kamu yang ingin meraih minat audiens baru dengan cepat.

    Nah, kira-kira, apa saja ide konten populer yang bisa kamu luncurkan di Shorts? Simak 10 contohnya yang sudah Glints kurasikan di bawah ini.

    Baca Juga: 6 Ide Konten dan Promosi yang Bisa Kamu Manfaatkan di Twitter Spaces

    1. Video life hack

    ide konten youtube shorts

    © Freepik.com

    Di tengah-tengah kesibukan, pastinya kita ingin melakukan semua kegiatan dengan praktis untuk menghemat waktu.

    Bahkan, bila memungkinkan, rasanya kita ingin mencari cara paling mudah untuk menuntaskan kegiatan setiap harinya.

    Nah, melihat hal tersebut, membuat video life hack dapat menjadi ide konten yang baik untuk YouTube Shorst, sesuai diungkap oleh Dev.

    Jenis konten ini selaras dengan video edukasi. Ia bisa membuat audiens percaya pada keahlianmu dan menggaet minat mereka dengan cepat.

    Tak perlu repot-repot, kamu bisa membuat video berdasarkan hal yang paling relevan dengan kehidupan sehari-sehari.

    Apabila kamu ingin mempromosikan produk, paparkanlah sebaik mungkin dalam video bahwa ia adalah solusi dari masalah kita setiap harinya.

    2. Video penjelasan fakta menarik

    ide konten youtube shorts

    © Freepik.com

    Ide konten berikutnya yang bisa kamu muat dalam YouTube Shorts adalah video tentang berbagai fakta menarik.

    Mengapa konten ini patut kamu tayangkan? Sebab, audiens ingin mempelajari hal baru dengan format yang mudah dipahami.

    Mereka tak ingin menghabiskan banyak waktu untuk belajar, terutama bila sedang di tengah kesibukan.

    Tak hanya itu, video fakta menarik juga bisa menjadi opsi konten yang baik bila kamu ingin meningkatkan engagement channel YouTube.

    Nah, apa saja fakta-fakta yang bisa kamu bahas dalam video? 

    Sebagai contoh, kamu bisa ulas tren yang sedang populer dalam topik channel-mu.

    Selain itu, sebagai inisiatif promosi, kamu juga bisa bahas fakta-fakta menarik tentang produk yang dijual oleh badan usahamu.

    3. Video BTS (behind the scenes)

    ide konten youtube shorts

    © Freepik.com

    Selanjutnya, video BTS atau behind the scenes juga bisa menjadi ide konten yang baik untuk platform YouTube Shorts.

    Jenis video ini bahkan akan lebih cocok untuk badan usaha atau bisnis baru.

    Mengapa demikian? Sebab, menurut Wouter Manders, audiens senang melihat sisi lain dari perusahaan dan tak hanya dari segi bisnis. 

    Dengan video BTS, perusahaan bisa menunjukkan bahwa mereka tetaplah manusia dan mudah untuk dihubungi audiens.

    Untuk konten dalam video BTS, kamu bisa tunjukkan proses produksi atau momen di mana staf perusahaan sedang berbaur.

    Dijamin dengan jenis video ini, perusahaan bisa menggaet minat dan emosi audiens dalam waktu yang ringkas.

    4. Video micro review

    © Pexels.com

    Kamu mungkin telah melihat banyak video review di YouTube yang panjang di mana para creator mengulas dapat produk dan berbagai hal lainnya. 

    Nah, jenis video tersebut juga bisa kamu tempatkan sebagai ide konten di YouTube Shorts dengan waktu yang lebih singkat. 

    Bagi kamu yang belum tahu, jenis konten ini disebut juga sebagai micro review.

    Dalam video ini, kamu akan meninjau secara singkat tentang produk atau layanan yang baru kamu gunakan.

    Video ini dapat menjadi cara yang ampuh untuk tingkatkan kepercayaan audiens terhadap konten dalam channel-mu.

    Baca Juga: 6 Ide Konten TikTok yang Bisa Kamu Gunakan untuk Strategi Marketing

    5. Video Q and A singkat

    © Freepik.com

    Ide konten selanjutnya yang bisa kamu tayangkan di YouTube Short adalah video Q and A singkat.

    Jenis konten ini akan menantangmu untuk langsung menjawab pertanyaan audiens.

    Namun, melansir laman Drost Designs, usahamu akan terbayar karena video ini mampu tingkatkan kredibilitas channel dan badan usaha tempatmu bekerja.

    Tak hanya itu, konten Q and A juga bisa datangkan target audiens yang lebih sesuai dengan topik-topik channel-mu.

    6. Video eksperimen

    © Freepik.com

    Video eksperimen merupakan salah satu ide konten yang cukup populer pada Reels dan TikTok.

    Nah, dikarenakan Shorts memiliki format yang serupa, jenis video ini diperkirakan dapat membawa kesuksesan yang serupa pada platform tersebut.

    Sebagai contoh, kamu bisa bereksperimen menggunakan berbagai jenis bahan dan resep bila memiliki channel dengan topik makanan.

    Selain itu, untuk keperluan promosi, kamu juga bisa manfaatkan produk untuk keperluan eksperimen dengan bantuan para ahli.

    Dengan strategi ini, audiens bisa melihat channel dan perusahaan sebagai badan yang terpercaya.

    7. Video tutorial

    © Freepik.com

    Jika perusahaan atau channel hendak meluncurkan produk baru, video tutorial bisa menjadi ide konten YouTube Shorts yang menarik.

    Nah, jenis video ini bisa menjadi cara bagi perusahaan untuk memberikan edukasi terkait penggunaan produk dengan biaya yang rendah.

    Konten ini juga bisa menjadi strategi yang baik untuk mempromosikan produk serta meningkatkan angka customer experience.

    Perlu diingat bahwa video Shorts hanya berdurasi paling lama 60 detik. Maka dari itu, jangan lupa untuk bikin skrip dan petunjuk yang ringkas, ya.

    8. Recycled content

    © e.vnexpress.net

    Salah satu cara untuk tingkatkan viewers adalah dengan memproduksi konten sebanyak mungkin.

    Namun, tentunya hal tersebut cukup mustahil apabila budget untuk keperluan produksimu terbatas.

    Maka dari itu, menurut laman Devrecycled content dapat menjadi ide konten yang baik bagi kemajuan YouTube Shorts channel-mu.

    Recycled content di sini merupakan video-video lama dari channel pribadimu. Nah, nanti kamu bisa memilih bagian terbaiknya dan luncurkan di Shorts selama 60 detik.

    Selain mempopulerkan Shorts channel-mu, strategi ini juga bisa menjadi cara yang efektif untuk tingkatkan engagement dari video-video lamamu.

    9. Video perbandingan

    © Freepik.com

    Seperti yang sudah Glints paparkan, terdapat banyak konten menarik yang dapat kamu manfaatkan untuk keperluan promosi.

    Akan tetapi, video perbandingan adalah salah satu contoh terbaiknya yang bahkan masih sering digunakan perusahaan besar.

    Video perbandingan di sini bukan berarti kamu membandingkan kualitas produk perusahaan dengan milik kompetitor.

    Justru, kamu membandingkan produk terbaru perusahaan dengan produk-produk terdahulu.

    Kamu dapat memperlihatkan progres serta fitur-fitur terbaru di dalamnya. Dengan itu, audiens akan mengerti bahwa perusahaanmu memperhatikan kepuasan serta ide dan masukan dari mereka.

    10. Video sejarah perusahaan dan channel

    © Freepik.com

    Ide konten terakhir yang bisa kamu manfaatkan pada YouTube Shorts adalah video sejarah singkat perusahaan dan channel.

    Selama kurang lebih 60 detik, kamu bisa sentuh emosi penonton dengan menceritakan sejarah terbentuknya perusahaan dan channel YouTube-mu.

    Bahkan, dalam skrip, kamu bisa sertakan kisah emosional dan langkah-langkah yang harus diambil agar akun YouTube dan perusahaanmu bisa terus berjalan hingga sekarang.

    Nah, karena sifat video ini yang cukup emosional, kamu secara tidak langsung bisa tingkatkan angka kesetiaan pelanggan sekaligus persiapkan mereka untuk produk-produk yang akan datang.

    Jangan lupa, karena video ini bersifat sentimental, pastikan kamu sudah bentuk skrip dengan teknik storytelling yang baik.

    Baca Juga: Manfaatkan Instagram reels untuk Marketing dengan 7 Ide Konten Ini

    Itulah penjelasan Glints mengenai sepuluh ide konten YouTube Shorts yang bisa kamu manfaatkan untuk gaet minat audiens.

    Semoga uraian Glints di atas dapat membantumu agar bisa menjadi content creator YouTube yang andal, ya!

    Nah, selain tips-tips di atas, kamu bisa gali ilmu lebih dalam dengan ikut Glints ExpertClass. Di sana, ada banyak pakar yang siap berbagi pengetahuan penting soal pembuatan konten.

    Dengan tips dari mereka, kamu akan dapat banyak pengetahuan untuk bikin kontenmu viral.

    Tunggu apa lagi? Yuk, lihat pilihan kelasnya sekarang!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 3.3 / 5. Jumlah vote: 7

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait