×

Kenali Financial Check Up, Upaya Menjaga Kesehatan Keuangan

September 22, 2020 | No Comments

Layaknya kesehatan, kondisi finansial juga perlu diperiksa, lho! Pemeriksaan finansial ini disebut juga sebagai financial check up.

Meskipun sedang merasa sehat, kamu tetap perlu memeriksa kesehatanmu ke dokter. 

Begitu pula dengan finansial. Meskipun kamu merasa memiliki literasi keuangan yang cukup dan disiplin dalam mengelola keuangan, kamu tetap perlu memeriksa kondisi keuanganmu.

Dalam artikel ini, Glints akan menjabarkan berbagai hal terkait financial check up. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: Bingung Bagaimana Memulai Pencatatan Pengeluaran? Intip 6 Tipsnya di Sini

Pengertian Financial Check Up

financial check up

© Freepik.com

Ketika kamu ingin melakukan check up kesehatan, biasanya kamu akan datang ke rumah sakit dan menemui dokter.

Namun, jangan khawatir. Financial check up tidak berarti kamu harus membayar jasa financial advisor atau penasihat keuangan lainnya. Kamu bisa melakukannya sendiri di rumah.

Namun sebelum membahasnya lebih lanjut, sebenarnya apa itu financial check up?

Dikutip dari The Balance, financial check up adalah kesempatan untuk me-review kondisi finansialmu selama 12 bulan terakhir dan memastikan kalau kamu masih berada di jalur yang tepat dalam mengelola keuangan.

Ada beberapa hal yang perlu kamu periksa ketika melakukan pemeriksaan keuangan, antara lain utang, harta, rasio aset lancar, cash flow, investasi, dan rasio menabung.

Tak lupa, kamu juga harus memastikan bahwa dana daruratmu masih aman.

Financial check up setidaknya dilakukan setahun sekali atau setelah kejadian yang besar, seperti menikah atau melahirkan, seperti ditulis Investopedia.

Jika tinggal bersama pasangan atau keluarga, kamu bisa melakukan pemeriksaan keuangan bersama mereka. Namun, jika kamu tidak tinggal dengan orang lain, kamu bisa melakukannya sendiri.

Baca Juga: Ingin Mencatat Pengeluaran? Pahami Dulu 6 Manfaatnya di Sini

Manfaat Financial Check Up

setia pada budget manfaat mencatat pengeluaran

© Freepik.com

1. Mengetahui pengeluaran secara detail

Pernahkah kamu merasa gajimu cepat habis? Misalnya, kamu gajian pada tanggal 1 setiap bulannya. Kemudian, di tengah bulan kamu sudah kehabisan uang.

Hal tersebut bisa terjadi karena kamu tidak rutin mencatat pengeluaran. Padahal, sudah ada berbagai pilihan aplikasi keuangan yang bisa membantumu mencatat pemasukan dan pengeluaran.

Dengan melakukan financial check up, kamu bisa me-review kembali pengeluaran-pengeluaran terbesarmu selama satu tahun belakangan.

Selain itu, kamu juga bisa mengingat kembali, apakah kamu justru banyak mengeluarkan uang untuk membeli hal-hal yang tidak kamu gunakan?

2. Mengontrol pengeluaran

Manfaat financial check up berikutnya adalah mengontrol pengeluaran.

Setelah mengetahui pengeluaranmu selama setahun belakangan, kamu bisa membuat komitmen dengan diri sendiri untuk lebih hemat.

Kamu bisa menahan diri untuk membeli berbagai hal yang sudah terlalu banyak kamu beli setahun kemarin.

3. Mempersiapkan keuangan masa depan

Ada baiknya kamu merencanakan keuangan di masa depan.

Apakah kamu berencana untuk menikah, punya anak, membeli rumah, atau mobil? Jika iya, rencana tersebut bisa menjadi bagian dari perencanaan keuanganmu.

Hitung kebutuhan uangmu di masa depan. Kemudian, berdasarkan hasil pemeriksaan keuangan, tentukan cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga: Ingin Mengatur Keuangan? Ini 5 Alternatif Metode Untukmu

Cara Melakukan Financial Check Up

financial check up

© Freepik.com

1. Tentukan tujuan keuangan

Hal pertama yang harus kamu lakukan dalam financial check up adalah menentukan tujuan keuangan. Kegiatan atau tujuan apa yang ingin kamu capai dalam jangka pendek maupun panjang? 

2. Evaluasi perubahan kondisi finansial

Ada kalanya kamu mengalami perubahan kondisi finansial, seperti dampak pandemi Covid-19, terkena PHK, atau penjualan menurun.

Perubahan tersebut harus menjadi pertimbanganmu kala melakukan financial check up.

3. Evaluasi aset

Kamu juga perlu mengevaluasi aset yang kamu miliki, seperti rumah, apartemen, dan kendaraan. Apakah kamu merawatnya dengan baik? Apakah semua asetmu dilindungi oleh asuransi?

4. Siapkan dana darurat

Ada beragam fungsi dana darurat yang tidak boleh luput dari perhatianmu. Siapkan dana darurat dengan jumlah yang sesuai dengan pengeluaran, kondisi, dan statusmu.

5. Evaluasi investasi

Investasi apa pun yang kamu pilih harus di-review secara berkala. 

Apakah kamu berhasil menumbuhkan modalmu di instrumen investasi tersebut? Apakah kamu justru rugi berlebihan?

6. Evaluasi utang

Hal berikutnya yang perlu kamu perhatikan dalam financial check up adalah utang.

Apakah kamu masih punya utang pada seseorang, lembaga, atau bahkan kartu kredit? Jika iya, segera lunasi utang tersebut agar tidak terus membengkak.

7. Evaluasi pembayaran pajak

Jika kamu sudah terdaftar sebagai wajib pajak, jangan lupa untuk me-review pembayaran pajakmu.

Apakah ada pajak yang belum kamu bayarkan tahun ini?

Baca Juga: Cara Membuat dan Mengalokasikan Dana Darurat

Demikian penjelasan Glints mengenai financial check up. Intinya, financial check up adalah kegiatan me-review kondisi finansialmu selama 12 bulan terakhir.

Dengan memeriksa keuangan secara berkala, kamu bisa memastikan bahwa pengelolaan keuanganmu masih berada di jalur yang tepat.

Jika masih penasaran dengan hal-hal lain seputar finansial, kamu bisa bertanya di kanal Personal Finance Glints Komunitas, lho!

Kamu bisa berdiskusi dengan sesama pengguna Glints dan para profesional tentang masalah keuangan dan karier.

Tertarik? Yuk, segera buat akunmu dan mulai berdiskusi!

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up