Digital Talent Scholarship: Definisi, Jenis-Jenis, & Persyaratannya
Ditulis oleh : Idzni Meutia
Bagi kamu yang bercita-cita menjadi web developer, operator network, programmer, dan berbagai profesi teknologi lainnya, Digital Talent Scholarshipadalah program yang tepat untukmu.
Beasiswa ini terbuka bagi kamu yang ingin mengembangkan potensi keterampilan di bidang TIK, yang relevan dengan kebutuhan industri digital.
Tak sebatas pada mahasiswa, program DTS juga terbuka bagi lulusan sarjana atau diploma, pekerja terampil, wirausaha, hingga aparatur negara.
Yuk, pelajari serba-serbinya dalam artikel Glints di sini!
Apa Itu Digital Talent Scholarship?
Digital Talent Scholarship (DTS) adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Program ini berkolaborasi dengan perguruan tinggi, perusahaan teknologi global, dan teknologi pendidikan nasional untuk menawarkan pelatihan terkini sesuai kebutuhan industri.
Dikutip dari Detik, terdapat pelatihan dari berbagai bidang seperti
- pemasaran digital
- graphic designer
- video content creator
- web developer
- mobile programmer
Tujuannya mencakup:
- meningkatkan kompetensi
- kualitas sumber daya manusia
- mengurangi pengangguran
- mempercepat peningkatan keterampilan dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0
Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, sertifikasi, atau program pendidikan yang disediakan.
Digital Talent Scholarship menyelenggarakan beberapa batch penerimaan setiap tahunnya.
Setiap batch memiliki periode pendaftaran dan jadwal pelaksanaan yang berbeda, sehingga kamu memiliki kesempatan lebih luas untuk mengikuti program ini sesuai dengan kebutuhanmu.
Jenis-Jenis Digital Talent Scholarship
Mengutip laman resminya, berikut adalah berbagai tipe program beasiswa digital talent, di antaranya adalah:
1. Talent Scouting Academy (TSA)
Bagi kamu yang belum menyelesaikan jenjang perguruan tinggi, Digital Talent Scholarship juga terbuka untukmu, lho.
Disebut Talent Scouting Academy (TSA), program ini sejalan dengan inisiatif “Merdeka Belajar Kampus Merdeka” Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Di bawah ini adalah kriteria umum untuk mengikuti TSA:
- Mahasiswa aktif sarjana dan diploma 3/4 minimal semester 2.
- Bersedia dan berkomitmen mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir.
- Lulus seleksi administrasi dan substansi.
- Memenuhi syarat-syarat lain yang terkait dengan tema pelatihan yang ditawarkan.
- Surat Rekomendasi yang menyatakan kesediaan mengonversi program TSA ke dalam SKS, ditandatangani oleh minimal setingkat kaprodi, dan diunggah sesuai format yang disediakan di sini.
- Lampiran transkip nilai terbaru.
2. Vocational Skills Graduate Academy (VSGA)
Vocational Skills Graduate Academy (VSGA) adalah inisiatif berbasis kompetensi nasional yang ditujukan bagi lulusan SMK/sederajat serta D3 dan D4 di bidang STEM yang belum memasuki dunia kerja.
Sama seperti program Digital Talent Scholarship lainnya, VSGA juga terselenggara baik secara tatap muka maupun online.
Pelatihan tatap muka berlangsung selama 24 jam, sedangkan daring berlangsung selama 90 jam dengan fokus kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Persyaratan umum untuk Vocational Skills Graduate Academy (VSGA) adalah sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia.
- Usia maksimal 29 tahun pada saat mendaftar.
- Belum memiliki pekerjaan tetap atau pernah bekerja namun saat ini tidak sedang bekerja.
- Lulusan SMK/sederajat di bidang multimedia, broadcasting, dan film, atau yang terkait.
- Lulusan diploma di bidang multimedia, broadcasting, dan film, atau yang terkait.
- Memiliki kompetensi dasar di bidang video editing akan diutamakan.
- Lolos seleksi administrasi dan/atau substansi.
- Memiliki perangkat kerja mandiri, seperti laptop.
3. Fresh Graduate Academy (FGA)
Fresh Graduate Academy (FGA) adalah program pelatihan yang dirancang bagi lulusan baru yang belum bekerja.
Tujuannya adalah mempersiapkan lulusan yang belum bekerja agar memiliki keterampilan profesional sesuai dengan perkembangan teknologi, sehingga dapat bersaing di pasar kerja global.
Pelatihan dan sertifikasi yang akan diberikan mencakup bidang:
- pemrograman
- database
- cloud
- cyber security
- network
- big data
- AI atau artificial intelligence
- machine learning
- web developer
- multimedia
- game
- animasi
Berikut adalah persyaratan umum calon peserta FGA:
- Warga Negara Indonesia.
- Usia maksimal 29 tahun pada saat mendaftar.
- Lulusan D3/D4/S1 atau mahasiswa tingkat akhir dari semua jurusan.
- Membawa dokumen pendukung seperti ijazah, SKL, transkrip nilai/surat keterangan sidang.
- Diutamakan bagi lulusan bidang TIK, MIPA, dan teknik lainnya.
- Memiliki kemampuan bahasa Inggris.
- Tidak sedang bekerja.
- Lolos seleksi administrasi dan tes substansi secara online.
- Bersedia menyediakan sarana pelatihan dengan spesifikasi sesuai persyaratan masing-masing tema pelatihan.
- Ijazah/SKL/transkrip nilai akhir (bagi mahasiswa aktif) dalam format PDF dengan ukuran maksimal 1 MB.
Bagi calon peserta penyandang disabilitas, dapat mendaftar dengan menyediakan sarana dan prasarana pendukung pelatihan secara mandiri.
Demikian informasi mengenai Digital Talent Scholarship (DTS).
Intinya, program DTS dapat menjadi wadah yang tepat untuk dapat mempersiapkan diri dengan maksimal menghadapi tantangan industri 4.0.
Bagi kamu yang tertarik dengan pembahasan beasiswa, Glints punya banyak kumpulan artikel serupa yang tak kalah penting.
Kamu bisa pelajari berbagai tahapan seleksi dan persyaratan beasiswa di dalam maupun luar negeri.
Mulai dari tips wawancara hingga penulisan esai, semuanya tersedia untukmu.
Tertarik? Klik link ini untuk temukan kumpulan artikelnya!
