Chief Information Officer Adalah Cita-citamu? Pahami Dulu Kariernya
Ditulis oleh : Irene Anindyaputri
Menjadi chief information officer mungkin adalah puncak jabatan yang diidamkan banyak orang. Tak dapat dipungkiri, pekerjaan ini tergolong strategis untuk bidang IT.
Menurut Investopedia, chief information officer adalah eksekutif perusahaan yang bertanggung jawab dalam manajemen, implementasi, dan penggunaan teknologi dan informasi komputer.
Dahulu, posisi ini mungkin bukanlah hal yang populer. Seiring dengan perkembangan zaman, keberadaan CIO menjadi semakin dibutuhkan karena tugas dan tanggung jawabnya yang penting.
Isi Artikel
Tugas Chief Information Officer
Secara garis besar, tugas dan fungsi CIO adalah menjamin keakuratan data, ketepatan waktu, dan keamanan teknologi dan informasi yang dibutuhkan perusahaan untuk mencapai tujuan.
Adapun tugas dan perannya menurut Whatis.com, antara lain:
- melakukan antisipasi kecenderungan perubahan teknologi, ekonomi bisnis, tata kelola, dan peluang bisnis di perusahaan
- memimpin tim dan memberikan arahan
- memberikan strategi dan menentukan arah
- mengorganisasikan SDM
- mengelola pelayanan dan proyek
- mengukur dan meningkatkan teknologi, informasi, dan komunikasi
Dari penjelasan di atas dapat dipahami bahwa tugas dan peran chief information officer sangat besar. Itulah salah satu alasan mengapa perusahaan melakukan seleksi ketat terhadap calon CIO.
Baca Juga: Cara Praktis Belajar Coding untuk Pemula, Coba Yuk!
Skill dan Kualifikasi
Untuk menjadi chief information officer, kamu harus memiliki sejumlah keahlian khusus. Selain paham mengenai teknologi informasi, seorang CIO harus bisa mengerti kondisi perusahaan.
Dengan begitu, CIO bisa memenuhi tugas dan perannya.
Adapun kemampuan yang harus dimiliki adalah sebagai berikut.
- jiwa kepemimpinan
- mampu merencanakan dan mengatur strategi
- memiliki keahlian teknis
- menguasai manajemen keuangan
- kecakapan interpersonal
- key finding
Sementara itu, kualifikasi chief information officer menurut ZDnet.com, di antaranya adalah:
- memahami secara luas mengenai konsep dan prinsip kerja teknologi
- memiliki pemahaman luas mengenai bisnis dan pendukungnya
- memiliki pengetahuan luas mengenai aplikasi bisnis dan hal terkait lainnya
- memiliki keterampilan dalam manajemen proyek
- memiliki pemahaman terkait operasi dan manajemen produksi
Secara khusus, latar belakang pendidikan chief information officer umumnya adalah studi di bidang IT. Dalam beberapa kasus, gelar magister mungkin diperlukan.
Baca Juga: 8 Kiat Agar Lancar Belajar Bahasa Pemrograman
Jenjang Karier Chief Information Officer
Jenjang karier chief information officer terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki kemampuan dan kualifikasi. Meski demikian, karier ini tergolong membutuhkan pembuktian jangka panjang.
Menurut CIO, beberapa chief information officer memulai karier sebagai programmer atau analyst. Tak hanya itu, karier juga bisa dimulai dari sisi developer.
Setelah itu, umumnya mereka harus menempuh jabatan supervisor dan manajemen dahulu sebelum menjadi CIO.
Secara khusus, kamu juga harus menunjukkan keahlian dalam bidang project management untuk menempuh karier tersebut.
Semakin tinggi jabatan kamu, semakin besar pula gaji dan benefit yang akan kamu dapatkan. Namun, untuk mencapai puncak diperlukan kerja keras dan komitmen terhadap perusahaan.
Sangat penting untuk terus mengasah kemampuan dan membenahi diri agar impian kamu sebagai seorang CIO dapat diwujudkan. Pastikan juga untuk selalu membaca informasi terkini mengenai teknologi dan bisnis.
Baca Juga: Kenali Beragam Lowongan Kerja IT untuk Fresh Graduate
Demikianlah informasi mengenai chief information officer yang perlu kamu ketahui. Jika karier ini adalah impianmu, maka kamu harus memulainya dengan bekerja di bidang IT.
Di Glints kamu bisa menemukan beragam pekerjaan di bidang tersebut. Jadi tunggu apa lagi? Segera sign up dan temukan pekerjaan impianmu!
