Canva vs Adobe Spark, Mana yang Terbaik untuk Kebutuhan Desain Grafis?

Diperbarui 11 Nov 2024 - Dibaca 9 mnt
Ditulis oleh : Andre Oliver

Sebagai dua software desain grafis online terbesar di dunia, banyak desainer yang kerap membandingkan Canva vs Adobe Spark.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Kedua perangkat ini memiliki fitur dan proses kerja yang terkenal cukup unik. Namun, apakah Canva dan Adobe Spark memiliki kelebihan yang membuat salah satu dari mereka lebih unggul?

Kira-kira, mana yang lebih cocok untuk digunakan desainer pada tahun 2021 ini? Berikut pemaparannya yang sudah Glints rangkum khusus untukmu.

Baca Juga: Adobe Fresco vs Procreate: Mana yang Terbaik untuk Ilustrator

Apa Itu Canva dan Adobe Spark?

canva vs adobe spark

© Freepik.com

Sebelum membandingkan Canva vs Adobe Spark, kita harus mengulas kedua tools tersebut terlebih dahulu.

Melansir Business Insider, Canva adalah platform desain grafis gratis yang memungkinkan penggunanya untuk membuat undangan, kartu nama, pamflet, rencana pelajaran, latar belakang Zoom, dan keperluan desain profesional lainnya.

Pengguna bahkan dapat mengunggah foto pribadi mereka dan menambahkannya ke template Canva menggunakan antarmuka drag and drop yang mudah untuk dimanfaatkan.

Canva dapat dikatakan seperti Photoshop versi gratis di mana pengguna tidak memerlukan pengetahuan pengeditan foto yang luas untuk memanfaatkannya.

Di sisi lain, menurut Digital, Adobe Spark adalah aplikasi web yang digunakan untuk membuat grafik di media sosial, video promosi, dan single page website.

Aplikasi ini cukup mudah digunakan, sehingga memungkinkan desainer pemula untuk mampu membuat desain berkualitas profesional.

Bagi kamu yang mencari software tingkat pemula yang mampu menghasilkan visual yang apik, Adobe Spark bisa menjadi pilihan yang tepat.

Kelebihan Canva dan Adobe Spark

canva vs adobe spark

© Freepik.com

Bila ingin membahas Canva vs Adobe Spark, ada beberapa aspek yang perlu kita jadikan pembanding antara masing-masing software.

Baca Juga :  4 Tips Berkarier Sebagai Data Engineer Meski Tak Punya Pengalaman IT

Mulai dari fitur hingga kompatibilitasnya dengan beragam device, semua aspek yang dapat menunjukkan kelebihan dan kekurangannya perlu dijabarkan.

Nah, pertama-tama, kita pahami terlebih dahulu kelebihan utama dari masing-masing aplikasi. Berikut penjelasannya:

1. Kelebihan Canva

Seperti yang sudah Glints jelaskan, tampilan antarmuka serta fitur dalam Canva sangatlah mudah untuk digunakan.

Dengan fitur drag and drop-nya, pengguna tinggal menyeret elemen apa pun seperti teks, ikon, kotak, gambar, musik, video, bagan, template, dan meletakkannya di mana pun mereka mau.

Hal itu sesuai dengan yang diungkapkan oleh Ecomsay.

Fitur ini secara tidak langsung memberikan kesan fleksibel untuk proses pembuatan desain yang menakjubkan dalam kurun waktu beberapa menit.

Selain itu, yang kerap dibandingkan antara Canva vs Adobe Spark adalah kumpulan template desain yang mereka miliki.

Canva menawarkan lebih 420.000 template dengan fitur editing dan kemampuan untuk kolaborasi yang lebih baik.

Penawaran tersebut jauh lebih banyak daripada Spark, yang memiliki kurang lebih 26.000 template desain.

Baca Juga: Adobe Fresco vs Adobe Photoshop: Mana yang Paling Dibutuhkan Designer?

2. Kelebihan Adobe Spark

Melansir Gaerf, fitur-fitur yang dimiliki Adobe Spark tidak jauh berbeda dengan yang dimiliki Canva.

Namun, ada 2 tool utama yang tidak dimiliki Canva, yakni kemampuan untuk merekam atau import audio saat sedang membuat video dan merancang web.

Harga yang mereka tempatkan untuk fitur-fitur pro-nya juga lebih murah bila dibandingkan dengan Canva.

Pengguna dapat menggunakan versi pro dari Adobe Spark dengan harga 19 dolar AS setiap bulannya.

Di sisi lain, pengguna perlu membayar hingga 30 dolar AS untuk versi pro-nya.

Kelemahan Canva dan Adobe Spark

canva vs adobe spark

© Freepik.com

Rasanya, tidak lengkap jika membahas Canva vs Adobe Spark tanpa mengulas kelemahan kedua software.

Baca Juga :  Berisikan Informasi Lengkap Terkait Bisnis, Ketahui Apa Itu Sales Kit

Nah, seperti apa kekurangan dari kedua tool desain ini? Berikut Glints jelaskan untukmu.

1. Kelemahan Canva

Saat membahas kelemahan Canva, hal yang harus dibahas adalah fitur penyimpanannya.

Menurut Trust Radius, yang membedakan Canva vs Adobe Spark adalah tool untuk auto save.

Canva tidak memiliki fitur tersebut, sehingga pengguna harus menyimpan file mereka secara manual.

Selain itu, Canva cukup sulit untuk dipahami bila penggunanya tidak memiliki pengalaman desain yang mumpuni.

2. Kelemahan Adobe Spark

Menyadur laman Techrev, ketika mengulas Canva vs Adobe Spark, kita perlu membahas fitur sharing yang dimiliki Adobe Spark.

Aplikasi tersebut hanya mampu untuk melakukan sharing pada dua media sosial, yakni Facebook dan Twitter.

Selain itu, tidak seperti kompetitornya, pengguna tidak dapat menempatkan teks tertentu pada hasil editing mereka.

Adobe Spark juga memiliki kekurangan pada bagian template. Kualitasnya lebih cocok untuk story telling media sosial ketimbang untuk keperluan desain grafis.

Baca Juga: Cara Menggunakan Canva untuk Mendesain dengan Mudah

Itu dia penjelasan singkat Glints mengenai perbandingan antara Canva vs Adobe Spark yang perlu kamu ketahui.

Intinya, bila kamu adalah seorang desainer yang membutuhkan tools sederhana dengan ribuan template berkualitas, Canva bisa menjadi opsi yang baik.

Namun, bila kebutuhanmu adalah untuk social media story telling dengan harga yang relatif murah, Adobe Spark-lah yang harus kamu gunakan.

Nah, kalau ingin dapat info lebih dalam seputar dunia para desainer, kamu bisa sign up di Glints.

Dengan membuat akun, kamu akan berlangganan newsletter Glints Blog yang berisi info penting seputar kerja termasuk dunia desain.

Tak hanya itu, dengan mendaftar, kamu juga bisa mendapat insight dari desainer ternama dengan ikut Glints ExpertClass.

Baca Juga :  Tanpa Skill Coding, 5 Pekerjaan IT Ini Tinggi Peminat, lho!

Menarik, kan? Yuk, sign up sekarang!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon