Harganya Terus Naik, Telatkah Beli Emas Sekarang?
Ditulis oleh : Khairina F. Hidayati
Dikutip dari Kontan, per 9 Agustus 2020, emas Antam dengan ukuran 1 gram telah mencapai Rp1.055.000. Di tengah harga naik yang menggiurkan, apakah angka yang terlalu tinggi ini membuatmu ragu untuk beli emas sekarang?
Sebelum memutuskan, kamu perlu tahu beberapa hal. Mengapa harga emas terus naik? Selain itu, bagaimana proyeksi harga emas ke depannya?
Glints sudah merangkum informasi itu menjadi artikel ini, lho! Sumber yang dikutip juga tidak sembarangan. Simak semuanya, yuk!
Isi Artikel
Mengapa Harga Emas Naik?
Melansir CNBC, harga emas spot di dunia naik setelah The Fed (bank sentral AS) mengeluarkan proyeksi ekonomi buruk.
Pasalnya, angka pasien Covid-19 kembali naik setelah pelonggaran lockdown dilakukan di mana-mana.
Akhirnya, banyak investor yang khawatir dengan prospek ekonomi dunia. Mereka pun memilih beli emas sekarang untuk melindungi nilai uang. Dengan mengubah uang menjadi emas, ia juga menjadi lebih tahan inflasi.
Inilah yang menyebabkan harga emas naik. Banyak orang yang ingin memiliki emas, alias naiknya permintaan.
Faktor lain yang juga memengaruhinya adalah suku bunga acuan yang ditahan hingga tahun 2022. Selain itu, stimulus ekonomi secara besar-besaran di sejumlah negara juga berimbas pada harga emas.
Baca Juga: Mau Investasi Emas? Coba Kenali Tabungan Emas Pegadaian
Proyeksi Harga Emas ke Depan
Setelah mengetahui alasan di balik kenaikan harga emas, apakah kamu ragu untuk beli emas sekarang? Pasalnya, harga emas bisa jadi sudah terlalu tinggi, dan bisa saja takkan naik lagi. Bukannya untung, kamu malah bisa jadi merugi.
Nah, untuk mengetahui jawabannya, kita simak berbagai proyeksi harga emas ke depan, yuk!
Katanya, harga jual emas Antam bisa menyentuh Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per gram. Kenaikan ini akan terus terjadi hingga akhir tahun.
Prediksi ini disampaikan oleh Bhima Yudhistira, ekonom di INDEF, kepada Republika, pada 9 Agustus lalu.
Menurutnya, hal itu dipicu oleh naiknya permintaan, namun suplai emas tidak terlalu banyak dalam 10 tahun terakhir.
Prediksi berbeda disampaikan oleh ahli dan pakar lainnya kepada CNBC pada 10 Juli lalu.
Ole Hansen, Kepala Ahli Strategi Komoditas di Saxo Bank, memprediksi harga emas mencapai 4.000 dolar AS per troy ons. Prediksi ini mungkin dicapai dalam 12 bulan ke depan.
Nah, 1 troy ons adalah 31,1 gram. Kita juga bisa berasumsi kurs yang berlaku adalah Rp15.500/dolar AS. Apabila demikian, 4.000 dolar AS per troy ons kurang lebih sama dengan Rp2 juta per gram.
Prediksi yang lebih menggemparkan dikeluarkan oleh Dan Olivier, pendiri Myrmikan Capita. Menurutnya, emas akan mencapai 10.000 dolar AS per troy ons.
Jika dihitung dengan asumsi sama, angka ini kurang lebih setara dengan Rp4,5 juta per gram.
Apakah prediksi ini mendorongmu untuk beli emas sekarang? Nah, kamu tetap harus hati-hati, ya! Pasalnya, melansir CNBC, pada 7 Agustus lalu, harga emas sempat turun.
Perubahan harga ini terjadi setelah muncul informasi soal berkurangnya pengangguran di AS. Data ini menunjukkan bahwa ekonomi AS mulai menguat kembali secara perlahan.
Meskipun demikian, penurunan harga ini mungkin tidak terjadi dalam waktu dekat. Jadi, selalu waspada dan lakukan berbagai analisis, ya!
Baca Juga: Simak Cara Cek Saldo Tabungan Emas di Pegadaian Ini
Tepatkah Beli Emas Sekarang?
Setelah membaca informasi tadi, kamu mungkin bisa menarik kesimpulan bahwa tidak ada kata terlambat untuk membeli emas.
Hal ini juga disampaikan oleh Wahyu Tribowo Laksono, Analis Central Capital Futures, kepada Kontan, pada 27 Juli lalu.
Emas bisa menjadi pilihan investasi jangka panjang. Selain itu, ia juga bisa menjaga nilai uangmu dari ancaman krisis yang diprediksi terjadi.
Saat pernyataan tersebut disampaikan, harga emas belum menyentuh Rp1 juta.
Nah, bagaimana denganmu yang tengah memegang emas dan tertarik menjualnya? Kamu disarankan tidak menawarkan seluruh logam mulia tersebut.
Jual sebagian dulu, misalnya 50% saja. Pegang dulu sisanya, sambil menunggu potensi kenaikan lebih lanjut.
Hal ini disampaikan oleh Ariston Tjendra, analis emas di Monex Investindo, kepada Detik, pada 2 Agustus lalu.
Ia juga menyarankan membeli emas saat harganya sedikit turun, misalnya di Rp900 ribu-an. Menurutnya, harga emas yang menyentuh Rp1 juta sudah terlalu tinggi.
Baca Juga: 5 Tips untuk Karyawan yang Berminat Investasi Emas
Itulah serangkaian pendapat ahli soal pertimbangan beli emas sekarang. Lewat artikel ini, semoga, kamu bisa mengambil keputusan dengan lebih bijak, ya!
Nah, selain strategi di atas. Ada beberapa hal penting lain tentang investasi emas yang perlu kamu pelajari.
Maka dari itu, Glints sudah siapkan kumpulan artikel tentang investasi emas, mulai dari tips memulainya hingga berbagai bentuk investasinya.
Dengan mempelajarinya, kamu bisa temukan bentuk investasi emas yang paling cocok untukmu.
Tunggu apa lagi? Yuk, baca kumpulan artikelnya di link ini! Semuanya gratis tanpa syarat.
