7 Beasiswa ke Jerman untuk Berbagai Jenjang Pendidikan
Ditulis oleh : Alisatul Aini
Pilihan beasiswa ke Jerman untuk berbagai jenjang pendidikan dan project penelitian ternyata cukup beragam.
Kamu bisa pilih beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Jerman maupun pemerintah Indonesia.
Bahkan, banyak juga pendanaan dari yayasan-yayasan dari Jerman yang sudah bekerja sama dengan Indonesia selama bertahun-tahun.
Kalau kamu sedang mencari beasiswa yang pas, coba simak artikel Glints di bawah ini!
1. Erasmus+
Erasmus+ atau Erasmus Plus adalah program yang didanai oleh Uni Eropa (UE) untuk bidang pendidikan, pelatihan, pemuda, dan olahraga.
Penerima beasiswa Erasmus+ dapat menempuh studi tingkat S1, S2, S3 hingga pasca-doktoral di negara-negara Eropa yang berbeda, termasuk Jerman.
Salah satu pilihan program beasiswa Erasmus+ yang paling populer adalah EMJM (Erasmus Mundus Joint Masters).
Melalui program tersebut, kamu bisa memperoleh lebih dari 1 gelar master dari perguruan tinggi di Eropa selama 1 atau 2 tahun akademik.
EMJM mencakup berbagai macam disiplin ilmu, di antaranya:
- pertanian dan kehutanan
- bisnis dan manajemen
- komunikasi dan informatika
- pendidikan dan pengajaran
- teknik
- humaniora
- hukum
Bagi mahasiswa S2, benefit beasiswa yang akan diperoleh adalah biaya kuliah dan uang pangkal, biaya perjalanan, akomodasi, hingga tunjangan bulanan.
2. Beasiswa DAAD
DAAD adalah singkatan dari Deutscher Akademischer Austauschdienst German Academic Exchange Service.
Organisasi ini membantu negara-negara berkembang dalam mendirikan perguruan tinggi, memperkuat bahasa Jerman dan studi Jerman di luar negeri, serta berfokus dalam bidang kebijakan pembangunan.
DAAD telah mendukung program pertukaran akdemik antara Jerman dan Indonesia selama beberapa dekade.
Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk pemberian beasiswa, hibah penelitian, dan membangun kolaborasi dengan beberapa perguruan tinggi.
Selain beasiswa kuliah sarjana hingga doktoral, DAAD Indonesia juga menawarkan layanan berikut:
- konseling mengenai beasiswa yang tersedia untuk belajar di Jerman
- sesi orientasi tentang pendidikan tinggi, studi, dan penelitian di Jerman
- menyelenggarakan pameran pendidikan
- kursus pra-keberangkatan bagi pemegang beasiswa DAAD
3. Basiswa Friedrich Ebert Stiftung (FES)
Friedrich Ebert Stiftung (FES) adalah adalah yayasan nirlaba dari Jerman yang didanai oleh Pemerintah Republik Federal Jerman.
Yayasan ini memang berkomitmen untuk memajukan pembangunan sosial, politik, dan ekonomi melalui pendidikan, penelitian, dan kerja sama internasional.
FES menyediakan beasiswa untuk mahasiswa yang memang sedang belajar di Jerman dari seluruh jurusan pascasarjana.
Selain beasiswa tersebut, FES Indonesia juga menawarkan kesempatan fellowship bagi mahasiswa pascasarjana Indonesia di bidang ilmu sosial dan politik.
Peserta fellowship FES berpeluang mendapatkan tunjangan transportasi terbatas, namun tidak diberikan honor.
4. Friedrich Naumann Foundation for Freedom (FNF)
Friedrich Naumann Foundation for Freedom (FNF) adalah yayasan asal Jerman yang menyelenggarakan pendidikan politik terkait HAM, demokrasi, ekonomi pasar, dan perubahan iklim di Jerman.
Mereka hanya menyediakan beasiswa untuk mahasiswa S1 yang masih berkuliah dan mahasiswa yang berencana melanjutkan studi S3.
Untuk mendapatkan pendanaan dari FNF, kamu masih harus memiliki 2 semester tersisa sebelum menyelesaikan studi S1 kamu.
Pendanaan akan diberikan selama satu tahun. Kamu dapat mengajukan perpanjangan untuk satu tahun lagi sampai kamu menyelesaikan studi.
Tahapan seleksi beasiswa FNF terdiri dari seleksi berkas dan 1-on-1 wawancara bersama tim independen.
5. LPDP
Pilihan beasiswa untuk ke Jerman selanjutnya adalah LPDP.
Ini merupakan beasiswa dari pemerintah Indonesia bagi kamu yang ingin kuliah S2 ke luar negeri maupun dalam negeri.
Kamu dapat memilih sendiri negara tujuanmu, termasuk Jerman. Hampir semua biaya keperluan selama persiapan hingga kelulusan kuliah dapat ditanggung oleh LPDP.
Ada 3 tahapan seleksi yang harus kamu ikuti, yaitu:
- seleksi administrasi
- seleksi bakat skolastik (bagi yang mendaftar tanpa Letter of Acceptance dari kampus tujuan)
- seleksi substansi atau wawancara
Setelah menyelesaikan studi, kamu wajib kembali ke Indonesia untuk mengabdi dan memberi kontribusi untuk Indonesia.
6. Beasiswa Heinrich Böll Foundation
Heinrich Böll Foundation adalah yayasan dari Jerman yang telah memberikan beasiswa kepada sekitar 1.500 mahasiswa sarjana, pascasarjana, dan doktoral dari berbagai negara setiap tahunnya.
Beasiswa ini juga didanai oleh Federal Ministry of Education and Research dan Federal Foreign Office dari Jerman.
Mereka memprioritaskan penerima beasiswa yang memiliki catatan akademis yang unggul, terlibat secara aktif di bidang sosial dan politik, dan memiliki minat terhadap nilai-nilai dasar yayasan, yaitu:
- ekologi dan keberlanjutan
- demokrasi dan hak asasi manusia
- keadilan
Salah satu syarat untuk mendaftar beasiswa ini adalah telah berada di level B2 bahasa Jerman.
7. Boehringer Ingelheim Fonds (BIF)
Boehringer Ingelheim Fonds (BIF) memberikan beasiswa untuk mahasiswa PhD selama 2 hingga 3,5 tahun, khsusnya untuk peneliti pemula yang ingin mengejar project PhD dalam penelitian biomedis dasar.
Program ini cocok bagi kamu yang ingin merasakan melakukan penelitian di laboratorium terkemuka bertaraf internasional di negara-negara Eropa.
Selain tunjangan bulanan, BIF juga menawarkan seminar atau pelatihan, tunjangan perjalanan, dukungan individu dan pribadi, serta jaringan alumni dari seluruh dunia.
Dalam salah satu programnya, BIF memberikan MD fellowship kepada mahasiswa kedokteran yang belajar di Jerman untuk membantu mereka mengejar project penelitian biomedis dasar di Eropa.
Demikian 7 pilihan beasiswa ke Jerman yang bisa kamu pertimbangkan.
Selain beasiswa ke Jerman, Glints Blog masih punya banyak artikel lain tentang informasi beasiswa di dalam dan luar negeri.
Pembahasannya cocok bagi kamu yang mungkin masih ingin pertimbangkan negara tujuan selain Jerman untuk menuntut ilmu.
Kamu bisa memperoleh informasi penting seperti proses pendaftaran, benefit, hingga persyaratan beasiswanya.
Tertarik? Baca kumpulan artikel terbarunya di sini, ya!
