Arkeolog: Definisi, Tanggung Jawab, Skill & Cara Memulai Kariernya
Ditulis oleh : Vivianisa
Arkeolog adalah salah satu profesi yang umum menjadi incaran mahasiswa lulusan arkeologi.
Profesi ini banyak bersinggungan dengan sejarah, kebudayaan serta peradaban masa lalu.
Namun, apakah jenis profesi ini hanya untuk mahasiswa lulusan arkeologi saja?
Yuk ketahui serba serbi dari profesi arkeolog melalui ulasan di bawah ini!
Isi Artikel
Definisi Arkeolog
Disadur dari Indeed, seorang arkeolog adalah ahli sejarah yang memperoleh keahlian melalui pengalaman dengan dokumen dan artefak sejarah.
Arkeologi adalah bidang yang mempelajari artefak untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang masyarakat sejarah dan sejarah daerah tertentu.
Maka dari itu, arkeolog merupakan julukan yang diberikan kepada seorang ahli arkeologi.
Seorang arkeolog dapat membantu tidak hanya dalam mengidentifikasi potensi lokasi penggalian dan penggalian yang dihasilkan, tetapi juga dalam mengartikan setiap artefak yang ditemukan selama penggalian.
Ia kemudian menggunakan informasi ini bersama dengan pengetahuan dan data historis yang ada untuk membuat penemuan tentang periode waktu artefak tersebut.
Tanggung Jawab
Setelah mengetahui apa itu profesi arkeolog, selanjutnya kamu juga perlu mengetahui apa tanggung jawab yang dimiliki dari profesi ini.
Kembali mengutip Indeed, tugas dan tanggung jawab seorang arkeolog adalah:
1. Melindungi barang bersejarah
Tujuan utama dari profesi ini adalah melindungi dan melestarikan peninggalan bersejarah.
Maka dari itu, dalam arkeologi menekankan ilmu mengenai sejarah manusia untuk merasakan koneksi emosional dengan leluhur terdahulu.
Artefak yang ditemukan oleh arkeolog dapat membuktikan sejarah terdahulu dan membantu masyarakat mengenang kehidupan masa lampau.
2. Mengidentifikasi area penggalian
Melaksanakan penggalian arkeologi di situs-situs bersejarah adalah salah satu pekerjaan penting seorang arkeolog.
Arkeolog dapat menganalisis peta, foto udara, data geografis, dan catatan untuk mengidentifikasi lokasi potensial untuk situs penggalian.
Dalam melakukan hal ini, arkeolog bekerja sama dengan ilmuwan dan arkeolog lokal yang memiliki pengetahuan mendalam tentang daerah tersebut.
3. Mengikuti kegiatan penggalian
Penggalian adalah bagian penting dalam arkeologi di mana arkeolog lapangan melakukan proyek jangka panjang untuk mengangkat dan memindahkan banyak tanah.
Tujuan penggalian adalah mengungkap peninggalan sejarah dan mempelajari peradaban masa lalu.
Arkeolog berupaya menjaga artefak yang ditemukan agar tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
4. Menjaga benda bersejarah
Setelah arkeolog lapangan menemukan artefak, proses selanjutnya adalah melakukan pelestarian.
Selama proses ini, tugas seorang arkeolog adalah membersihkan dan menjaga artefak serta memastikan bahwa semua prinsip etika arkeologi terimplementasi.
Analisis artefak dilakukan dari segi, bahan, bentuk, serta menilai tingkat kerusakan, untuk mempelajari lebih lanjut tentang guna objek tersebut di masa lalu.
Sebagai langkah terakhir dalam proses ini, arkeolog akan menstabilkan bahan agar generasi mendatang dapat mempelajari barang-barang tersebut.
5. Melakukan riset
Salah satu elemen penting dari banyaknya tanggung jawab seorang arkeolog adalah melakukan penelitian.
Melalui riset, hal ini dapat membantu arkeolog dalam memahami data yang dibagikan oleh arkeolog lapangan selama dan setelah penggalian.
Penelitian yang dilakukan oleh arkeolog umumnya mencakup tiga jenis utama dalam arkeologi yaitu:
- teori sosial
- teori rekonstruksi
- teori metodologis
Cara Menjadi Arkeolog
Disadur dari Indeed, kamu dapat mengawali karier sebagai arkeolog dengan langkah-langkah di bawah ini:
1. Pendidikan sarjana
Seorang profesional arkeolog memilih untuk memulai karirnya dengan memperoleh gelar sarjana dengan jurusan yang relevan.
Jurusan yang relevan contohnya adalah antropologi, arkeologi, sejarah, atau ilmu budaya.
Melalui pendidikan formal ini, kamu dapat memiliki landasan pengetahuan yang diperlukan untuk bekerja dalam bidang arkeologi.
2. Pertimbangkan gelar pascasarjana
Menempuh pendidikan pascasarjana dapat meningkatkan kualifikasi profesional kamu sebagai seorang arkeolog.
Keputusan untuk memiliki gelar Master juga bisa menjadi pilihan yang baik jika kamu sudah tahu spesialisasi yang kamu inginkan di bidang arkeologi.
3. Pengalaman bekerja
Pengalaman kerja secara langsung sangat berguna bagi kamu yang ingin berprofesi sebagai arkeolog.
Kamu dapat menambah pengalaman bekerja di lapangan dengan mencari kesempatan untuk terlibat dalam proyek arkeolog berpengalaman.
4. Tingkatkan skills
Sebagian besar arkeolog memiliki keterampilan dalam melakukan penelitian, komunikasi, dan pemikiran analitis yang sangat baik.
Pasalnya, kemampuan tersebut sangat penting untuk menunjang pekerjaannya sehari-hari.
Kemampuan penting lainnya adalah mengetahui cara menulis laporan teknis yang baik, serta dapat menggunakan sistem informasi geografis (GIS).
Kamu dapat belajar dari berbagai sumber seperti membaca buku, mengikuti kelas online, mendapat pelatihan formal atau belajar dari mentor.
5. Jalin networking
Sama halnya dengan industri lainnya, networking atau koneksi memiliki manfaat yang luas.
Kamu dapat membangun koneksi dengan para ahli di bidangnya dan mencari tahu peluang pekerjaan di institusi lokal seperti museum, situs bersejarah, atau lembaga pemerintah.
Skill yang Diperlukan Arkeolog
Menjadi seorang arkeolog memiliki tantangannya tersendiri.
Maka dari itu, skill di bawah ini dapat membantu menunjang profesi ini.
Mengutip Indeed, kemampuan tersebut diantaranya adalah:
1. Fisik yang bugar
Ketika seorang arkeolog harusnya bekerja di situs penggalian, ia membutuhkan fisik yang tangguh untuk melakukan aktivitas seperti menggali, dan lainnya.
Beberapa lokasi penggalian bisa jadi memiliki medan yang sulit untuk dilintasi.
Maka dari itu, seorang arkeolog membutuhkan stamina yang prima untuk dapat melakukan pekerjaan fisik.
2. Ketelitian
Mencari, mengekstrak artefak, menganalisis dan mengkategorikan artefak di laboratorium adalah contoh dari beberapa tanggung jawab seorang arkeolog.
Kegiatan di atas memerlukan tingkat kecermatan yang tinggi.
Kemampuan untuk mengamati semua detail, sekecil apa pun merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang seorang arkeolog.
3. Komunikasi
Kemampuan berkomunikasi yang baik merupakan hal krusial dalam profesi ini.
Pada saat bekerja di lapangan, kemampuan ini berguna dalam memastikan setiap orang mengikuti prosedur yang benar.
Tidak hanya itu, komunikasi yang efektif juga dibutuhkan dalam menyampaikan hasil analisis secara akurat kepada stakeholder lainnya.
4. Pengetahuan sejarah
Seorang arkeolog perlu memahami secara mendalam mengenai sejarah peradaban manusia saat menjalankan tugas profesionalnya.
Pengetahuan ini tidak hanya digunakan untuk mengidentifikasi artefak tetapi juga untuk menempatkannya dalam periode waktu yang tepat.
5. Rasa ingin tahu yang tinggi
Karena arkeologi adalah bidang yang didorong oleh penemuan-penemuan baru, seorang arkeolog mendapat manfaat dari kecenderungan alaminya untuk menyelidiki dan mencari informasi tentang hal-hal yang tidak mereka pahami.
Rasa ingin tahu akan membuat pekerjaan tetap menarik, yang pada gilirannya akan memudahkanmu memberikan perhatian penuh untuk mendapatkan hasil terbaik.
Itu dia penjelasan mengenai profesi arkeolog dari Glints.
Profesi ini dapat menjadi pilihan bagi kamu yang hobi traveling dan mempelajari sejarah kebudayaan.
Tahukah kamu ada opsi alternatif pekerjaan lainnya untuk kamu yang hobi traveling.
Ingin tahu apa saja? Yuk baca artikel nya di sini!
