Tips Menyampaikan Ide Kreatif

Diperbarui 21 Feb 2022 - Dibaca 4 mnt

Isi Artikel

    Ide kreatif bisa muncul kapan saja dan di mana saja. Betul? Namun, ada 1 kendala yang kerap kita hadapi, yaitu cara penyampaiannya. Nggak jarang nih kalau banyak sekali ide yang muncul tapi ujung-ujungnya malah berakhir tidak disampaikan dan sia-sia deh idenya. Jangan sampai hal ini terjadi! Ide kreatif yang muncul harus didevelop dengan baik melalui presentasi. Bagaimana caranya?

    Merincikan Ide Kreatif

    Jika ide kreatif tiba-tiba muncul, jangan lupa dirincikan melalui catatan. Kamu bisa menulisnya secara manual di buku catatan atau manfaatkan notes di smartphone kamu untuk menulis. Jangan underestimate kekuatan menulis, lho! Dengan terbiasa menulis kamu akan lebih mudah untuk menyampaikan semua ide-ide yang terbersit di otakmu. Merincikan ide bisa dimulai dari poin-poinnya saja apa yang ingin kamu sampaikan dan inti dari ide-ide mu. Dengan adanya poin, kamu pastinya tidak akan lupa dan tidak akan bingung saat menjabarkannya apalagi di depan orang banyak. So, sudah coba untuk memulai menulis lagi?

    Menjelaskan dengan Gaya Bahasamu

    Salah satu kendala dalam menyampaikan sebuah ide kreatif biasanya jika kita harus menyampaikannya bukan dengan gaya kita sendiri. Biasanya nih hal ini terjadi saat presentasi di depan orang banyak dengan audiens yang lebih formal. Hal yang terjadi biasanya kita akan menggunakan bahasa yang lebih baku untuk menyesuaikannya, tapi kadang malah membuat kita bingung untuk mengutarakannya karena tidak terbiasa. Nah, tidak usah kaku-kaku banget untuk menjelaskannya secara baku, jelaskan menurut gaya bahasamu agar lebih mudah didengar dan tidak belibet. Kamu juga bisa menjelaskan dengan kalimatmu sendiri tanpa harus terpatok dengan buku.

    Fokus pada Alasan

    Di balik setiap ide pasti ada tujuan dan alasan kan? Sebelum kamu menyampaikan semua ide kreatif yang ada di dalam otakmu, fokuslah terhadap tujuan dan alasannya. Kenapa? Karena setiap orang yang mendengarkan idemu pasti akan bertanya “mengapa demikian?”. Selain menjadi lebih mudah untuk menyampaikan seluruh ide, dengan berfokus pada alasan juga bisa membuat idemu menjadi lebih valid. Jangan lupa untuk selipkan alasan personal di dalam alasan-alasanmu karena hal ini biasanya akan membuat presentasi akan lebih memorable dan menjadikannya lebih hidup.

    Jelaskan Tahap Selanjutnya

    Untuk membuat presentasimu menjadi lebih detil dan idemu tidak terlihat ‘nanggung’ di tengah jalan, jelaskan juga tahap selanjutnya yang kamu inginkan. Jelaskan apa motivasi utama dirimu dalam ide-ide yang ingin kamu jalankan juga masukkan keterlibatakn audiens ke dalamnya jika idemu akan dijalankan. Jelaskan juga seberapa pentingnya sih ide kreatif kamu ini perlu dieksekusi, sertakan juga akibat dan manfaat yang jelas dalam rencana atau ide-idemu.

    Tanyakan Feedback

    Ide kreatif yang kamu miliki takkan berhasil jika tidak adanya campur tangan dari para audiens. Tanyakan pendapat serta masukkan bahkan kritik kepada audiens pada ide-ide kreatif yang sudah kamu sampaikan. Pelajari semua input yang diberikan untuk menyempurnakan idemu. Input-input yang masuk biasanya akan membuat idemu lebih matang, lho! Jangan baper, usahakan tetap selalu positif dalam menerima feedback. Singkirkan yang tidak membantu dan ambil yang baik dan menjadi sebuah solusi dari ide-idemu.

    Ilutrasikan Ide Kreatif-mu

    Kadangkala, kita juga suka bingung untuk menjelaskan bagaimana sih ide yang ingin kita sampaikan? Bagaimana sih secara garis besar intinya? Jika kamu bingung untuk menjelaskannya dengan kata-kata, mengapa tidak kamu sampaikan melalui ilustrasi? Selain kamu lebih mudah untuk menjelaskannya, audiens juga lebih paham menangkap inti dari ide kreatif yang ingin kamu sampaikan. Bentuk ilustrasi ini bisa dalam bentuk gambar, diagram, bahkan infografik yang saat ini sedang banyak dipakai untuk mempermudah pembaca atau audiens dalam memahami data.

    Go With the Flow

    Terlalu banyak pikiran dan nervous malah membuat kita menjadi gugup dalam menyampaikan ide kreatif yang sudah disiapkan dalam waktu yang cukup lama. Daripada pusing kebanyakan mikir, go with the flow saja dan belajarlah untuk membaca situasi yang sedang berlangsung. Baca situasi melalui ekspresi dari para audiens sehingga kamu bisa tahu kapan waktunya kamu harus melakukan sesi tanya jawab atau bahkan menyegarkan suasana prsentasi yang menegangkan dengan cerita-cerita lain. Bagaimana sih caranya untuk dapat bisa ‘mengalir’ seperti ini? Kamu bisa asal terbiasa kok. Seringlah latihan atau lakukan presentasi secara sukarela untuk sekaligus melatih skill-mu.

    Baca juga: 7 Cara Tak Terduga untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif

    Nah, itu dia yang bisa kamu mulai lakukan untuk memperlancar skill-mu dalam menyampaikan ide-ide kreatif melalui presentasi. Selain skill presentasi, skill apa saja sih yang bisa kamu asah untuk pengembangan karirmu? Cek Glints Blog di sini, yuk!

     

     

      Seberapa bermanfaat artikel ini?

      Klik salah satu bintang untuk menilai.

      Nilai rata-rata 3 / 5. Jumlah vote: 2

      Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

      We are sorry that this post was not useful for you!

      Let us improve this post!

      Tell us how we can improve this post?


      Comments are closed.

      Artikel Terkait