6 Tips Membuat Proposal Desain Ini agar Rancanganmu Dilirik Klien

Tayang 27 Mei 2021 - Dibaca 7 mnt
Ditulis oleh : Andre Oliver

Ingin mendapatkan persetujuan klien tanpa harus revisi berulang kali? Jika ya, kamu perlu memahami tips untuk membuat proposal desain yang tepat.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Sama halnya seperti kamu merancang kerangka desain, menulis proposal harus dilaksanakan dengan baik dan teliti.

Pasalnya, menurut laman Bidsketch, proposal merupakan cara terbaik untuk menjual skill-mu sebagai seorang desainer dengan memberikan presentasi yang jelas dan solid.

Jika proposalmu terlihat kaku dan kurang informatif, klien tak akan mendapatkan gambaran mengenai kemampuanmu sesungguhnya.

Nah, agar kamu bisa menggaet hati para klien, berikut Glints paparkan enam tips untuk membuat proposal desain yang apik. Simak selengkapnya di bawah, ya!

Baca Juga: PRD dan MRD dalam Desain Produk: Apa Sih, Perbedaannya?

1. Ketahui kebutuhan klien

© Freepik.com

Melansir Creative Market, tips pertama untuk membuat proposal desain yang baik adalah untuk mengetahui kebutuhan klien.

Hal satu ini sebaiknya sudah diketahui sebelum mulai menulis agar kamu tidak perlu menulis ulang proposal yang sudah dirancang.

Maka dari itu, segera tanya pada klien hal-hal yang sekiranya ia khawatirkan. Ketahui faktor dan aspek dalam desainmu yang menurutnya dapat ditonjolkan.

Intinya, pastikan isi proposal desainmu bisa menjawab dan menjadi solusi bagi kebutuhannya.

2. Lakukan riset

tips membuat proposal desain

© Freepik.com

Meskipun klien sudah menjelaskan kebutuhannya, bukan berarti informasi tersebut sudah cukup untuk membuat proposal yang apik.

Sejatinya, kamu juga harus meneliti perusahaannya agar bisa memahami identitas dari brand, produk, atau layanan klien secara mendalam.

Informasi mengenai hal-hal tersebut sangatlah penting. Sebab, kamu jadi bisa memahami seberapa banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memberikan klien desain yang tepat.

Selain itu, informasi tersebut juga dapat membantumu untuk menyusun proposal desain yang jauh lebih menggugah di mata klien.

Baca Juga :  Micro Conversion: Apa itu, Jenis, Manfaat, Cara Tracking-nya

Baca Juga: 7 Hal yang Harus Diperhatikan saat Membuat Proposal Bisnis

3. Jelaskan kelebihanmu

tips membuat proposal desain

© Freepik.com

Tips membuat proposal desain berikutnya yang harus dilakukan adalah menjelaskan kelebihanmu.

Penting bagi kamu untuk selalu berasumsi bahwa klien juga menerima proposal desainer lain.

Bisa saja ia menerima proposal dan rancangan desain dari pesaingmu.

Nah, agar hal tersebut tidak terjadi, menangkanlah hati klien dengan penjelasan yang lengkap tentang kelebihan yang dimiliki desainmu. Hal sesuai dengan yang diungkapkan oleh Invision App.

Namun, jangan sampai penjelasanmu terlihat terlalu menjual.

Agar lebih natural, kamu bisa mulai penjelasan dari hal kecil, seperti mengapa desainmu yang paling cocok dengan budaya perusahaan si klien.

4. Sertakan data-data yang penting

tips membuat proposal desain

© Freepik.com

Sebelum mulai merancang desain, pastinya kamu sudah jalankan berbagai penelitian seperti user research kan?

Nah, tips selanjutnya untuk membuat proposal desain yang menarik adalah untuk menyertakan data-data penting yang sudah kamu saring.

Menurut Maze, kumpulan data tersebut akan membuat proposalmu terlihat lebih meyakinkan dan penuh pertimbangan.

Selain itu, minat klien juga menjadi lebih mudah untuk kamu dapatkan. Sebab, desain yang dirancang berdasarkan kebutuhan audiens sudah pasti akan diprioritaskan klien.

5. Price bracketing

tips membuat proposal desain

© Freepik.com

Tips terakhir untuk membuat proposal desain yang wajib kamu ketahui adalah untuk menyertakan price bracketing.

Bagi yang belum tahu, price bracketing adalah kisaran harga yang perlu dibayar pelanggan untuk produk-produk tertentu.

Menyadur Justinmind, strategi ini memungkinkan desainer untuk menutup biaya tak terduga dan memberikan mereka sisa untuk dikelola sendiri.

Maka dari itu, jangan takut untuk berdiskusi dengan klien terkait price bracketing.

Namun, jangan lupa untuk cantumkan harga yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Baca Juga :  Terus Jadi Tren, Ini Pengertian hingga Masa Depan dari Flat Design

Sebab, yang memahami kualitas dan biaya yang dikeluarkan untuk rancanganmu adalah dirimu sendiri.

Baca Juga: Yuk, Pahami Creative Concept, Kunci Keberhasilan Campaign dan Branding

Itulah enam tips yang perlu kamu ketahui untuk membuat proposal desain yang apik.

Intinya, proposal desain merupakan sarana bagi desainer untuk menjual skill dan kualitas mereka.

Maka dari itu, agar klien yang membacanya bisa tertarik, jangan sampai proposal rancanganmu terlihat membosankan, ya.

Agar skill desainmu makin mumpuni, kamu perlu terus mengembangkan diri. Kamu bisa melakukannya dengan mengikuti Glints ExpertClass.

Di sana, ada banyak pilihan kelas yang bisa kamu ikuti untuk mempertajam kemampuan desainmu.

Kelasnya sendiri dipandu oleh praktisi berpengalaman, sehingga ada banyak ilmu yang bisa membantu kariermu.

Tunggu apa lagi? Yuk, cek kelasnya sekarang!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon