6 Teknik Copywriting yang Baik untuk Kamu Coba!

Diperbarui 09 Feb 2022 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Menyampaikan informasi dan pesan suatu brand kepada konsumen atau audience dengan efektif adalah misi dari implementasi teknik copywriting pada strategi pemasaran.

    Penyampaian pesan yang efektif bisa membantu mendorong penjualan. Untuk itu, diperlukan teknik copywriting yang baik dan benar.

    Merangkai kata-kata menjadi kalimat menarik yang bisa mendorong penjualan barang atau layanan secara efektif adalah pekerjaan yang menantang.

    Apalagi, setiap platform memiliki karakteristik dan keterbatasannya masing-masing. Copywriter harus menyesuaikan copy yang dibuatnya kepada masing-masing platform yang tersedia.

    Jadi, teknik copywriting seperti apa yang Glints maksud di sini? Ayo, geser ke atas!

    Baca Juga: Pakai Teknologi Terkini, Ini 10 Tren Digital Marketing Tahun 2022

    Rumus dan Teknik Copywriting yang Baik

    teknik copywriting

    © Pexels.com

    Kamu mungkin memiliki banyak ide yang ingin dituangkan dan diubah menjadi sebuah copy yang yang menarik.

    Akan tetapi, ada kemungkinan copy yang menarik itupun belum tentu memberikan dampak yang efektif.

    Untuk membuat copywriting yang baik dan optimal pada berbagai platform, berikut rumus dan teknik copywriting yang bisa kamu gunakan:

    1. Masalah, situasi ideal. dan solusi

    Formula yang pertama adalah menyajikan masalah, memberikan gambaran situasi ideal, dan ditutup dengan cara penyelesaian masalah atau solusi.

    Inilah salah satu formula yang cukup banyak digunakan, yaitu mengawali dengan mendiskripsikan sebuah permasalahan yang banyak dialami oleh audience.

    Setelah diikuti dengan situasi ideal di mana permasalahan itu tidak ada, tutup dengan solusi agar permasalahan tersebut bisa terselesaikan.

    Contohnya adalah “Duduk terlalu lama bisa membuat badan sakit-sakit. Kamu bisa mengatasinya dari kursi kerja kamu. Simak cara-cara berikut ini”.

    2. Teknik copywriting “ini rahasia…”

    Teknik copywriting yang kedua adalah dengan menggunakan kalimat pengungkapan rahasia.

    Menggunakan kalimat ini seakan memposisikan bahwa kamu akan memberikan sebuah informasi yang tidak diketahui atau belum banyak diketahui orang.

    Kalimat ini bisa memberikan dampak yang lebih emosional. Audience akan tertarik untuk membuka link yang diberikan dengan judul ini, karena dibuat penasaran.

    3. Fokus pada fitur, kelebihan, keuntungan

    Formula berikutnya yang dapat digunakan dalam copywriting adalah dengan fokus pada kelebihan produk atau layanan tersebut.

    Kalimat dapat berawalan dengan deskripsi fitur produk, seperti apa yang dapat dilakukan oleh produk tersebut.

    Selanjutnya, kamu bisa menjelaskan apa kelebihan dari produk tersebut yang dapat membantu konsumen.

    Ketika menggunakan formula ini, kamu bisa menutupnya dengan keuntungan atau dampak yang akan diterima konsumen dengan membeli produk tersebut.

    Jika disusun menjadi kalimat, contohnya kurang lebih akan menjadi seperti ini. “Produk ini adalah… yang dapat membantu kamu… sehingga kamu…”.

    Baca Juga: Content Marketing: Mengenal Arti, Manfaat, Bentuk, dan Skill-nya

    4. Formula 4C pada teknik copy

    Formula 4C terdiri dari clear, concisecompelling, credible, atau artinya dalam bahasa Indonesia adalah jelas, ringkas, menarik, dan dapat dipercaya.

    Formula ini dapat membantu kamu untuk fokus pada tujuan dari copy yang kamu buat untuk audience.

    Teknik copywriting berikutnya adalah memastikan bahwa apa yang kamu sampaikan itu jelas, ringkas, menarik, dan dapat dipercaya oleh audience. 

    5. “Cara cepat untuk…”

    Kalimat berikutnya yang dapat kamu gunakan dalam membuat copywriting adalah “Cara cepat untuk….”.

    Di zaman serba digital dan cepat, audience tidak punya banyak waktu untuk mengonsumsi sebuah konten, apalagi konten dalam bentuk tulisan.

    Menggunakan formula ini dapat menunjukkan bahwa kamu tahu betapa pentingnya waktu audience, sehingga kamu paham bahwa mereka membutuhkan solusi cepat.

    6. Teknik copywriting dengan menggunakan nomor

    Teknik copywriting berikutnya adalah dengan menggunakan nomor di bagian judul untuk menarik perhatian pembaca.

    Salah satu alasan audience malas untuk membaca sebuah artikel adalah persepsi akan artikel yang panjang dan bertele-tele.

    Penggunaan nomor untuk memberikan jumlah poin informasi yang akan didapatkan audience pada sebuah artikel akan lebih menarik perhatian audience.

    Dengan cara ini audience akan bisa memprediksi seberapa banyak informasi yang akan ia baca.

    Menggunakan nomor juga bisa mempermudah audience yang cenderung ingin membaca artikel secara cepat seperti membaca bagian poinnya saja.

    Masih banyak formula dan teknik copywriting yang dapat kamu terapkan untuk membuat copywriting yang menarik.

    Kamu juga bisa membuat formula kamu sendiri dengan mengeksplor dan mempraktikkannya kepada audience-mu.

    Jangan lupa juga secara berkala melakukan riset mengenai perkembangan gaya copywriting yang audience-mu suka.

    Baca Juga: Yuk, Maksimalkan Facebook Marketing untuk Bisnismu!

    Yuk, sign up di Glints sekarang untuk dapatkan tips seputar karier juga informasi lowongan pekerjaan yang tepat untukmu! Psst, apa kamu sudah tahu tentang komunitas Glints?

    Manfaatkan forum diskusi ini untuk bertanya-tanya atau sekadar meluapkan keresahan terkait karier dan kehidupan profesional kamu di sana.

      Seberapa bermanfaat artikel ini?

      Klik salah satu bintang untuk menilai.

      Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah vote: 2

      Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

      We are sorry that this post was not useful for you!

      Let us improve this post!

      Tell us how we can improve this post?


      Comments are closed.

      Artikel Terkait