Skill Kerja yang Paling Dicari Perusahaan di Indonesia pada 2026 Berdasarkan Data Glints

Diperbarui 09 Okt 2026 - Dibaca 20 mnt
Ditulis oleh : Glints Indonesia

Glints Labour Market Insights · Data Januari–Agustus 2026 · Waktu baca 6 menit

Skill apa yang paling banyak dicantumkan perusahaan dalam lowongan di Glints pada 2026?

Data Glints menunjukkan bahwa Customer Service, Teamwork, Communication, Microsoft Office, dan Excel menjadi lima skill yang paling banyak dicantumkan dalam lowongan kerja di Glints Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Analisis ini mengulas skill yang paling dibutuhkan perusahaan, mulai dari skill dasar hingga kemampuan digital dan teknis, serta membandingkannya dengan minat kandidat terhadap pengembangan skill berdasarkan data Google Trends.


Skill Kerja Paling Dibutuhkan di Indonesia

  • Customer Service menempati peringkat pertama: skill ini tercantum dalam sekitar 28% lowongan di Glints Indonesia selama Januari–Agustus 2026.
  • Skill teratas mencakup soft skill dan skill komersial:Customer Service, Teamwork, Communication Skills, Microsoft Office, serta Sales and Marketing menjadi lima skill yang paling sering dicantumkan (lihat Grafik 1).
  • Skill digital banyak berpusat pada posisi marketing: Marketing Communications, Digital Marketing, Social Media, dan Content Marketing termasuk skill digital dan marketing yang paling sering muncul dalam lowongan untuk posisi marketing.
  • Skill coding tetap bersifat spesialis: MySQL, Python, dan JavaScript termasuk skill yang umum dicari untuk posisi teknologi, sementara Machine Learning dan Artificial Intelligence mulai muncul sebagai kebutuhan yang lebih spesifik.
  • Minat pencarian terhadap posisi data analyst cukup tinggi: berdasarkan analisa Google Trends, pencarian “data analyst” maupun pencarian terhadap kursus dan program magang di posisi ini menunjukkan minat yang relatif tinggi di Indonesia.

Grafik 1. Persentase lowongan di Glints Indonesia yang mencantumkan lima skill teratas, Januari–Agustus 2026.

Metodologi

Laporan ini menganalisis kebutuhan skill dalam lowongan kerja yang dipublikasikan di Glints Indonesia selama 1 Januari – 31 Agustus 2026.

  • Data skill diekstraksi dari kolom skill yang diisi oleh perusahaan ketika memublikasikan lowongan.
  • Persentase menunjukkan porsi lowongan yang mencantumkan suatu skill dari seluruh lowongan yang dianalisis. Karena satu lowongan dapat mencantumkan beberapa skill, total persentase seluruh skill dapat melebihi 100%.
  • Data Google Trends mencakup tren pencarian di Indonesia selama periode 30 hari.

Customer Service Memimpin di Posisi Teratas

Customer Service merupakan skill yang paling sering dicantumkan dalam lowongan di Glints Indonesia selama periode analisis. Skill ini muncul pada sekitar 28% lowongan, diikuti oleh Teamwork sebesar 24%, Communication Skills sebesar 23%, dan Microsoft Office sebesar 15%.

Kebutuhan terhadap lima skill tersebut menunjukkan adanya standar dasar yang jelas di pasar kerja Indonesia: perusahaan pada dasarnya menilai penting kemampuan bekerja dengan orang lain, disertai penguasaan dasar perangkat perkantoran standar. Namun, di luar kebutuhan fundamental tersebut, skill digital dan teknis juga mulai bermunculan, memperluas keterampilan yang dibutuhkan perusahaan dari kandidat.


Lanskap Skill: Tiga Tingkatan

Lowongan kerja sepanjang Januari hingga Agustus 2026 memperlihatkan tiga lapisan besar permintaan skill berdasarkan seberapa luas skill tersebut dibutuhkan: skill universal yang berlaku lintas posisi, skill digital dan bisnis yang semakin umum, serta skill teknis spesialis yang terkonsentrasi pada pekerjaan tertentu.

Tingkat 1: Skill Universal

Skill yang disebutkan pada 10% atau lebih lowongan kerja

Skill-skill ini merupakan syarat dasar, yang muncul pada beragam posisi dan industri. Customer service, teamwork, dan communication memimpin kategori ini, bersama Microsoft Office dan Excel sebagai perangkat kerja yang umum digunakan.

SkillPorsi lowonganHal yang ditunjukkan
Customer Service28%Interaksi frontline berlangsung secara luas
Teamwork24%Budaya kolaboratif menjadi ekspektasi
Communication Skills23%Komunikasi tertulis dan lisan
Microsoft Office15%Literasi digital dasar
Sales and Marketing14%Pencapaian pendapatan
Microsoft Excel13%Pengolahan data dasar
Administration11%Dukungan operasional

Tingkat 2: Skill Digital & Bisnis Terapan

Skill yang disebutkan pada 3–11% lowongan kerja

Skill-skill ini muncul lebih jarang dibandingkan skill universal, namun mencerminkan peran perangkat digital dan proses bisnis yang terstruktur yang semakin besar dalam pekerjaan sehari-hari. Skill terkait marketing, sales, dan analitik tampil menonjol pada tingkatan ini.

SkillPorsi lowonganHal yang ditunjukkan
Sales Strategy11%Pendekatan terstruktur terhadap pendapatan
Marketing Communications7%Pengelolaan merek dan pesan
Sales Management6%Kinerja penjualan
Digital Marketing6%Keahlian kanal daring
B2B Sales6%Fokus business-to-business
Social Media6%Pemasaran berbasis platform
Content Marketing5%Akuisisi berbasis konten
Google Sheets5%Kolaborasi berbasis cloud
Microsoft Word4%Produktivitas digital sehari-hari
Google Analytics3%Pengambilan keputusan berbasis data
Salesforce2%Manajemen hubungan pelanggan

Tingkat 3: Skill Teknis

Skill yang disebutkan pada 4% atau lebih lowongan kerja di bidang teknologi

Skill-skill ini merupakan yang paling spesialis, terkonsentrasi pada posisi teknologi dan posisi teknis lainnya. Pemrograman, analisis data, dan desain tampil menonjol, yang menunjukkan adanya posisi-posisi dengan kebutuhan keahlian teknis yang lebih mendalam.

SkillPorsi posisi teknologiHal yang ditunjukkan
MySQL17%Manajemen basis data
JavaScript14%Pengembangan web
Python13%Pemrograman dan otomatisasi
PostgreSQL13%Manajemen basis data
Node.js11%Pengembangan backend
React.js10%Pengembangan frontend
Java10%Pemrograman enterprise
SQL8%Query data
Data Analysis5%Kemampuan analitis
Machine Learning4%Data science dan ML
Artificial Intelligence4%AI dan otomatisasi

Kebutuhan Skill pada Setiap Posisi

Komposisi skill bervariasi cukup signifikan antarposisi. Dengan melihat posisi-posisi yang paling umum di platform, kita dapat memahami bagaimana tren yang lebih luas ini diterjemahkan menjadi kebutuhan rekrutmen yang spesifik.

PosisiKompetensi yang Paling Banyak DimintaPoin utama
Administrative Staff
  1. Microsoft Office
  2. Microsoft Excel
  3. Administration
  4. Customer Service
  5. Office Administration
Posisi ini berpusat pada perangkat lunak perkantoran, administrasi, dan entri data, yang mencerminkan fokus operasionalnya.
Accountant
  1. Accounting
  2. Microsoft Excel
  3. Tax Accounting
  4. Financial Analysis
  5. Bookkeeping
Excel menjadi skill kedua yang paling banyak diminta, yang menegaskan pentingnya penguasaan spreadsheet di samping pengetahuan akuntansi.
Sales Representative
  1. Sales and Marketing
  2. Communication Skills
  3. Sales Strategy
  4. Customer Service
  5. B2B Sales
Posisi sales menggabungkan keahlian komersial dengan kemampuan komunikasi dan pelayanan pelanggan.
Full Stack Developer
  1. JavaScript
  2. React.js
  3. MySQL
  4. Node.js
  5. PostgreSQL
Komposisi skill mencakup pengembangan frontend maupun backend, dengan JavaScript dan React.js yang dipadukan dengan teknologi basis data dan sisi server.
Customer Service Representative
  1. Customer Service
  2. Communication Skills
  3. Problem Solving
  4. Customer Support
  5. Customer Relationship Management
Posisi ini menggabungkan kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah dengan keterampilan menghadapi pelanggan, yang menunjukkan bahwa posisi layanan menuntut lebih dari sekadar interaksi frontline.
Digital Marketing Specialist
  1. Digital Marketing
  2. Social Media
  3. Marketing Communications
  4. Content Marketing
  5. Content Strategy
Digital marketing menjadi inti dari posisi ini, didukung oleh skill social media, konten, dan komunikasi pemasaran di berbagai kanal daring.

Kesenjangan Google Trends: Skill yang Dipelajari Kandidat vs Skill yang Dicari Perusahaan

Melihat perilaku pencarian kandidat berdampingan dengan permintaan perusahaan mengungkap pergeseran yang menarik dalam lanskap skill di Indonesia. Google Trends menunjukkan skill yang sedang aktif dieksplorasi dan dipelajari para pencari kerja, sementara data Glints memperlihatkan bagaimana minat tersebut diterjemahkan menjadi permintaan rekrutmen.

“Data analyst” merupakan salah satu istilah terkait skill yang paling banyak dicari di Google di Indonesia, dengan minat yang tinggi terhadap kursus dan program magang. Di Glints, skill terkait data seperti Data Analysis, Python, dan SQL masih berada pada tahap berkembang, namun termasuk di antara kebutuhan skill baru yang paling menonjol di platform.

Kandidat secara aktif membangun skill di bidang data, sementara permintaan dari perusahaan mulai tumbuh seiring dengan hal tersebut. Bagi perusahaan, kondisi ini membuka peluang untuk melangkah lebih awal dan memanfaatkan pasokan talenta dengan skill data yang terus berkembang, sebelum kemampuan tersebut menjadi lebih umum di pasar. Skill yang saat ini diinvestasikan oleh kandidat dapat menjadi indikasi awal mengenai arah permintaan perusahaan berikutnya.

Kandidat dapat menelusuri lowongan data analyst di Glints, lowongan SQL di Glints, dan lowongan Python di Glints.


© 2026 Glints Indonesia. Data merepresentasikan tren agregat dari lowongan kerja di Glints. Metrik masing-masing perusahaan tidak diungkapkan. Laporan ini disusun hanya untuk tujuan informasi.


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon