Skill Kerja yang Paling Dicari Perusahaan di Indonesia pada 2026 Berdasarkan Data Glints
Ditulis oleh : Glints Indonesia
Skill apa yang paling banyak dicantumkan perusahaan dalam lowongan di Glints pada 2026?
Data Glints menunjukkan bahwa Customer Service, Teamwork, Communication, Microsoft Office, dan Excel menjadi lima skill yang paling banyak dicantumkan dalam lowongan kerja di Glints Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Analisis ini mengulas skill yang paling dibutuhkan perusahaan, mulai dari skill dasar hingga kemampuan digital dan teknis, serta membandingkannya dengan minat kandidat terhadap pengembangan skill berdasarkan data Google Trends.
Isi Artikel
Skill Kerja Paling Dibutuhkan di Indonesia
- Customer Service menempati peringkat pertama: skill ini tercantum dalam sekitar 28% lowongan di Glints Indonesia selama Januari–Agustus 2026.
- Skill teratas mencakup soft skill dan skill komersial:Customer Service, Teamwork, Communication Skills, Microsoft Office, serta Sales and Marketing menjadi lima skill yang paling sering dicantumkan (lihat Grafik 1).
- Skill digital banyak berpusat pada posisi marketing: Marketing Communications, Digital Marketing, Social Media, dan Content Marketing termasuk skill digital dan marketing yang paling sering muncul dalam lowongan untuk posisi marketing.
- Skill coding tetap bersifat spesialis: MySQL, Python, dan JavaScript termasuk skill yang umum dicari untuk posisi teknologi, sementara Machine Learning dan Artificial Intelligence mulai muncul sebagai kebutuhan yang lebih spesifik.
- Minat pencarian terhadap posisi data analyst cukup tinggi: berdasarkan analisa Google Trends, pencarian “data analyst” maupun pencarian terhadap kursus dan program magang di posisi ini menunjukkan minat yang relatif tinggi di Indonesia.
Metodologi
Laporan ini menganalisis kebutuhan skill dalam lowongan kerja yang dipublikasikan di Glints Indonesia selama 1 Januari – 31 Agustus 2026.
- Data skill diekstraksi dari kolom skill yang diisi oleh perusahaan ketika memublikasikan lowongan.
- Persentase menunjukkan porsi lowongan yang mencantumkan suatu skill dari seluruh lowongan yang dianalisis. Karena satu lowongan dapat mencantumkan beberapa skill, total persentase seluruh skill dapat melebihi 100%.
- Data Google Trends mencakup tren pencarian di Indonesia selama periode 30 hari.
Customer Service Memimpin di Posisi Teratas
Customer Service merupakan skill yang paling sering dicantumkan dalam lowongan di Glints Indonesia selama periode analisis. Skill ini muncul pada sekitar 28% lowongan, diikuti oleh Teamwork sebesar 24%, Communication Skills sebesar 23%, dan Microsoft Office sebesar 15%.
Kebutuhan terhadap lima skill tersebut menunjukkan adanya standar dasar yang jelas di pasar kerja Indonesia: perusahaan pada dasarnya menilai penting kemampuan bekerja dengan orang lain, disertai penguasaan dasar perangkat perkantoran standar. Namun, di luar kebutuhan fundamental tersebut, skill digital dan teknis juga mulai bermunculan, memperluas keterampilan yang dibutuhkan perusahaan dari kandidat.
Lanskap Skill: Tiga Tingkatan
Lowongan kerja sepanjang Januari hingga Agustus 2026 memperlihatkan tiga lapisan besar permintaan skill berdasarkan seberapa luas skill tersebut dibutuhkan: skill universal yang berlaku lintas posisi, skill digital dan bisnis yang semakin umum, serta skill teknis spesialis yang terkonsentrasi pada pekerjaan tertentu.
Tingkat 1: Skill Universal
Skill yang disebutkan pada 10% atau lebih lowongan kerja
Skill-skill ini merupakan syarat dasar, yang muncul pada beragam posisi dan industri. Customer service, teamwork, dan communication memimpin kategori ini, bersama Microsoft Office dan Excel sebagai perangkat kerja yang umum digunakan.
| Skill | Porsi lowongan | Hal yang ditunjukkan |
|---|---|---|
| Customer Service | 28% | Interaksi frontline berlangsung secara luas |
| Teamwork | 24% | Budaya kolaboratif menjadi ekspektasi |
| Communication Skills | 23% | Komunikasi tertulis dan lisan |
| Microsoft Office | 15% | Literasi digital dasar |
| Sales and Marketing | 14% | Pencapaian pendapatan |
| Microsoft Excel | 13% | Pengolahan data dasar |
| Administration | 11% | Dukungan operasional |
Tingkat 2: Skill Digital & Bisnis Terapan
Skill yang disebutkan pada 3–11% lowongan kerja
Skill-skill ini muncul lebih jarang dibandingkan skill universal, namun mencerminkan peran perangkat digital dan proses bisnis yang terstruktur yang semakin besar dalam pekerjaan sehari-hari. Skill terkait marketing, sales, dan analitik tampil menonjol pada tingkatan ini.
| Skill | Porsi lowongan | Hal yang ditunjukkan |
|---|---|---|
| Sales Strategy | 11% | Pendekatan terstruktur terhadap pendapatan |
| Marketing Communications | 7% | Pengelolaan merek dan pesan |
| Sales Management | 6% | Kinerja penjualan |
| Digital Marketing | 6% | Keahlian kanal daring |
| B2B Sales | 6% | Fokus business-to-business |
| Social Media | 6% | Pemasaran berbasis platform |
| Content Marketing | 5% | Akuisisi berbasis konten |
| Google Sheets | 5% | Kolaborasi berbasis cloud |
| Microsoft Word | 4% | Produktivitas digital sehari-hari |
| Google Analytics | 3% | Pengambilan keputusan berbasis data |
| Salesforce | 2% | Manajemen hubungan pelanggan |
Tingkat 3: Skill Teknis
Skill yang disebutkan pada 4% atau lebih lowongan kerja di bidang teknologi
Skill-skill ini merupakan yang paling spesialis, terkonsentrasi pada posisi teknologi dan posisi teknis lainnya. Pemrograman, analisis data, dan desain tampil menonjol, yang menunjukkan adanya posisi-posisi dengan kebutuhan keahlian teknis yang lebih mendalam.
| Skill | Porsi posisi teknologi | Hal yang ditunjukkan |
|---|---|---|
| MySQL | 17% | Manajemen basis data |
| JavaScript | 14% | Pengembangan web |
| Python | 13% | Pemrograman dan otomatisasi |
| PostgreSQL | 13% | Manajemen basis data |
| Node.js | 11% | Pengembangan backend |
| React.js | 10% | Pengembangan frontend |
| Java | 10% | Pemrograman enterprise |
| SQL | 8% | Query data |
| Data Analysis | 5% | Kemampuan analitis |
| Machine Learning | 4% | Data science dan ML |
| Artificial Intelligence | 4% | AI dan otomatisasi |
Kebutuhan Skill pada Setiap Posisi
Komposisi skill bervariasi cukup signifikan antarposisi. Dengan melihat posisi-posisi yang paling umum di platform, kita dapat memahami bagaimana tren yang lebih luas ini diterjemahkan menjadi kebutuhan rekrutmen yang spesifik.
| Posisi | Kompetensi yang Paling Banyak Diminta | Poin utama |
|---|---|---|
| Administrative Staff |
| Posisi ini berpusat pada perangkat lunak perkantoran, administrasi, dan entri data, yang mencerminkan fokus operasionalnya. |
| Accountant |
| Excel menjadi skill kedua yang paling banyak diminta, yang menegaskan pentingnya penguasaan spreadsheet di samping pengetahuan akuntansi. |
| Sales Representative |
| Posisi sales menggabungkan keahlian komersial dengan kemampuan komunikasi dan pelayanan pelanggan. |
| Full Stack Developer |
| Komposisi skill mencakup pengembangan frontend maupun backend, dengan JavaScript dan React.js yang dipadukan dengan teknologi basis data dan sisi server. |
| Customer Service Representative |
| Posisi ini menggabungkan kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah dengan keterampilan menghadapi pelanggan, yang menunjukkan bahwa posisi layanan menuntut lebih dari sekadar interaksi frontline. |
| Digital Marketing Specialist |
| Digital marketing menjadi inti dari posisi ini, didukung oleh skill social media, konten, dan komunikasi pemasaran di berbagai kanal daring. |
Kesenjangan Google Trends: Skill yang Dipelajari Kandidat vs Skill yang Dicari Perusahaan
Melihat perilaku pencarian kandidat berdampingan dengan permintaan perusahaan mengungkap pergeseran yang menarik dalam lanskap skill di Indonesia. Google Trends menunjukkan skill yang sedang aktif dieksplorasi dan dipelajari para pencari kerja, sementara data Glints memperlihatkan bagaimana minat tersebut diterjemahkan menjadi permintaan rekrutmen.
“Data analyst” merupakan salah satu istilah terkait skill yang paling banyak dicari di Google di Indonesia, dengan minat yang tinggi terhadap kursus dan program magang. Di Glints, skill terkait data seperti Data Analysis, Python, dan SQL masih berada pada tahap berkembang, namun termasuk di antara kebutuhan skill baru yang paling menonjol di platform.
Kandidat secara aktif membangun skill di bidang data, sementara permintaan dari perusahaan mulai tumbuh seiring dengan hal tersebut. Bagi perusahaan, kondisi ini membuka peluang untuk melangkah lebih awal dan memanfaatkan pasokan talenta dengan skill data yang terus berkembang, sebelum kemampuan tersebut menjadi lebih umum di pasar. Skill yang saat ini diinvestasikan oleh kandidat dapat menjadi indikasi awal mengenai arah permintaan perusahaan berikutnya.
Kandidat dapat menelusuri lowongan data analyst di Glints, lowongan SQL di Glints, dan lowongan Python di Glints.
© 2026 Glints Indonesia. Data merepresentasikan tren agregat dari lowongan kerja di Glints. Metrik masing-masing perusahaan tidak diungkapkan. Laporan ini disusun hanya untuk tujuan informasi.
