Tingkatkan Traffic dan Penjualan, Ketahui Cara Segmentasi Email Marketing
Ditulis oleh : Arkan Perdana
Email marketing dipakai marketer untuk mengirimkan promosi, perkenalan program, penawaran baru kepada konsumen. Supaya email marketing-mu sampai pada konsumen yang tepat, kamu membutuhkan segmentasi.
Tak hanya agar email terkirim ke konsumen atau target yang tepat, dengan segmentasi juga bisa membantumu tahu kebutuhan dari mereka.
Maka, Glints sudah merangkum cara melakukan segmentasi yang tepat untuk email marketing-mu.
Isi Artikel
Segmentasi Email Marketing
Bersumber dari Emailmonday, segmentasi email marketing adalah sebuah cara yang dilakukan untuk memecah user menjadi grup-grup atau kelompok yang lebih kecil berdasarkan kriteria spesifik.
Pengelompokkan karakter calon konsumen ini berdasarkan
- usia
- jenis kelamin
- tempat tinggal
- hingga kebiasaannya
Dengan segmentasi tersebut, kamu bisa mengirimkan email yang lebih personal dan relevan untuk mereka.
Dibandingkan mengirimkan email secara acak atau ke semua user, dengan bisa saja email marketing-mu tidak dibutuhkan oleh pembaca.
Segmentasi ini juga berpengaruh pada data dari email marketing-mu, misalnya open rate, click rate, hingga conversion rate.
Cara Melakukan Segmentasi
1. Ketahui demografinya
Bersumber dari Neil Patel, langkah awal melakukan segmentasi email marketing adalah dengan membaginya berdasarkan demografi.
Informasi demografi yang bisa kamu pilah adalah seperti umur, jenis kelamin, penghasilan, dan sebagainya.
Kamu bisa mendapatkan informasi ini saat user baru sign up atau mendaftar akunnya.
Namun, perlu diperhatikan, informasi yang diminta jangan terlalu detail atau banyak, agar calon user tidak membatalkan niatnya mendaftar.
Patut diingat pula bahwa pilihlah informasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnismu.
Misalnya bisnismu adalah fashion, maka penting untuk mengetahui informasi jenis kelamin serta umurnya.
2. Ketahui engagement dari email marketing tersebut
Maksudnya adalah membedakan subcriber berdasarkan bagaimana engagement user terhadap email yang kamu kirimkan.
Engagement ini bisa berarti apakah pembaca hanya membaca email, atau sampai klik call-to-action (CTA) yang diberikan.
Hal ini dapat diukur dengan open rate dan click through rate pada email-mu.
3. Wilayah geografis
Kemudian, segmentasi berikutnya bisa berdasarkan wilayah geografis user email marketing-mu.
Hal ini dapat bermanfaat jika kamu memiliki layanan atau promosi khusus yang hanya tersedia di beberapa wilayah.
Terutama jika kamu memiliki user dari tempat yang tersebar di berbagai wilayah, kamu bisa mengirimkan email di waktu tertentu menyesuaikan waktu aktif di wilayah tersebut juga.
4. Pembelian sebelumnya
Poin selanjutnya dari melakukan segmentasi email marketing adalah berdasar pada pembelian sebelumnya yang dilakukan oleh user.
Hal ini tentu akan membuat email yang dikirimkan lebih relevan, terutama jika kamu memiliki lini produk yang cukup beragam.
Misalkan, dia baru saja membeli lipstik dari situsmu, maka lebih baik sertakan user dalam email marketing yang berhubungan dengan produk kosmetik.
5. Ketertarikan
Hal terakhir yang bisa kamu lakukan dalam membagi segmentasi untuk email marketing-mu adalah berdasarkan ketertarikan user.
Berbeda dengan poin empat yang berdasarkan pembelian sebelumnya, pada poin ini lebih ditekankan pada produk atau layanan seperti apa yang disukai oleh pengguna.
Contohnya, dia tidak hanya membeli sebuah lipstik, tapi juga telah menyimpan beberapa produk kecantikan seperti eyeliner dalam keranjang, mereka bisa jadi user untuk email promosi atau diskon produk kecantikan.
Manfaat Segmentasi Email Marketing
Sebagai pelaku bisnis, tentu melakukan segmentasi pada email marketing akan mendapatkan beragam manfaat.
- Kamu bisa lebih dekat dan memahami konsumen karena menggunakan konten dan bahasa yang sesuai dengan preferensi dari user.
- Konsumen akan lebih tertarik untuk mengetahui lebih lanjut apa yang ditawarkan.
- Tentunya meningkatkan traffic dan penjualan produkmu.
Nah, itulah penjelasan dari Glints mengenai segmentasi email marketing untukmu.
Tidak hanya tentang segmentasi email, ada banyak tips dan trik email marketing yang bisa kamu pelajari di Glints ExpertClass.
Dalam webinar tersebut, kamu akan dipandu oleh para pakar marketing. Kamu juga bisa berdikusi dengan mereka di akhir sesi.
Yuk, cek kelas-kelas marketing yang ada di Glints ExpertClass, sekarang juga!
