4 Sikap Bijak Ketika Punya Rekan Kerja Penyandang Disabilitas

Diperbarui 13 Feb 2023 - Dibaca 6 mnt
Ditulis oleh : Alifia Seftin Oktriwina

Bukan hal yang aneh lagi jika kamu sekarang memiliki rekan kerja yang merupakan penyandang disabilitas.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Sebagaimana mestinya, perusahaan saat ini sudah mulai mempekerjakan berbagai macam kalangan yang memiliki skill dan pengalaman.

Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya dukungan terhadap penyetaraan hak-hak disabilitas.

Maka, simak rangkuman Glints berikut agar mengetahui apa saja yang boleh dan tidak boleh kamu lakukan.

Sikap Bijak saat Punya Rekan Kerja Penyandang Disabilitas

rekan kerja penyandang disabilitas

© Freepik.com

1. Berikan bantuan ketika dibutuhkan

Jangan pernah berasumsi bahwa rekan kerjamu itu selalu membutuhkan bantuan.

Peduli boleh, perhatian pun tidak ada salahnya, tapi selayaknya rekan kerja lain, teman penyandang disabilitas akan meminta bantumu jika mereka memerlukannya.

Jika ragu, lakukan tiga tahap ini:

  • Tanyakan terlebih dahulu apakah ia memang membutuhkan bantuan.
  • Tawarkan bantuan hanya apabila rekan kerjamu memang terlihat membutuhkan.
  • Lalu, tanyakan bagaimana kamu bisa membantu.

2. Komunikasikan urusan pekerjaan dengan jelas

Seperti yang kita tahu, komunikasi yang baik sangat penting untuk kelancaran dan kenyamanan saat bekerja.

Untuk itu, kamu harus selalu berbicara langsung dan jelas ke rekan kerja penyandang disabilitas, bukan kepada penerjemah bahasa isyarat atau mentor kerja.

Apabila komunikasi tetap tidak jelas, Small Business menyarankan kamu untuk meminta rekan kerjamu menuliskan apa yang ingin disampaikannya atau menyarankan cara lain untuk berkomunikasi. 

Perlakukan ia layaknya rekan kerja yang lainnya. Libatkan dia dalam pekerjaan kelompok sesuai dengan kemampuan dan batasannya.

Baca Juga: Dukungan Untuk Rekan Kerjamu Yang Memiliki Gangguan Mental

3. Maklumi keterbatasannya

Kamu mungkin akan merasa bahwa rekan kerjamu yang memiliki disabilitas mendapat perlakuan khusus dari perusahaan.

Akan tetapi, kamu harus memahami bahwa perlakuan tersebut diberikan untuk mengakomodasi produktivitasnya.

Baca Juga :  Perbedaan Kerja Keras vs Kerja Cerdas: Mana yang Lebih Efektif?

Jangan pernah merasa perlakuan-perlakuan ini adalah tindakan yang tidak adil.

Perlakukan khusus ini tidak menjadi alasan yang mengizinkan kamu melakukan atau mengatakan sesuatu yang dapat menyinggung rekan kerjamu tersebut.

4. Hargai batasan privasinya

Beberapa penyandang disabilitas tidak menyukai jika kamu terlalu terlibat dalam urusannya. Untuk itu, selalu tanyakan apabila kamu menginginkan sesuatu darinya.

Hargai apabila rekan kerjamu jika ia mengatakan “tidak” untuk tawaran bantuanmu. Bahkan apabila kamu merasa bahwa rekan kerjamu benar-benar membutuhkan bantuan.

Baca Juga: Sampaikan Ucapan Resign Ini sebagai Tanda Perpisahan ke Rekan Kerja

Jangan Lakukan Hal Ini ke Rekan Kerja Penyandang Disabilitas

rekan kerja penyandang disabilitas

© Freepik.com

1. Jangan bertanya apa penyebabnya menyandang disabilitas

Percaya atau tidak, rekan kerjamu tersebut mendapatkan pertanyaan ini hampir setiap saat. Pertanyaan ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman bahkan trauma.

Menurut The Muse, jika pertanyaan tersebut diajukan oleh rekan kerja, justru akan membuat seorang penyandang disabilitas merasa gelisah. 

Hal ini dikarenakan penyandang disabilitas harus menyeimbangkan antara tanggung jawab sebagai pekerja dengan kebutuhannya yang diakomodasi oleh tempat kerja.

Sehingga, terkadang penyandang disabilitas merasa menjadi beban di antara rekan kerjanya.

Mengungkit kekurangan rekan kerjamu hanya akan menempatkannya pada posisi yang tidak nyaman.

2. Jangan menghindari interaksi

Sama halnya dengan menghindari rekan kerja yang memiliki latar belakang berbeda, menghindari interaksi dengannya dapat dianggap sebagai tindakan diskriminatif.

Jika kamu sering berinteraksi dengannya, kamu akan lebih memahami rekan kerjamu sebagai seorang penyandang disabilitas. 

Untuk itu, manfaatkan waktu luangmu untuk berinteraksi atau sekedar mengobrol. Dengan begitu, kamu dapat mengurangi rasa canggung yang kamu rasakan dengan rekan kerjamu.

3. Jangan katakan “kamu tidak terlihat seperti penyandang disabilitas.”

Sebagian penyandang disabilitas memang tidak tampak berbeda. Kamu tidak akan tahu jika rekan kerjamu adalah penyandang tuli sebelum berinteraksi langsung dengannya.

Baca Juga :  Ingin Menutup Kartu Kredit? Perhatikan 5 Cara Berikut Ini!

Jadi, meskipun kamu bermaksud baik, lebih baik untuk tidak mengatakan bahwa rekan kerjamu “tidak terlihat seperti penyandang disabilitas”.

Seseorang menjadi penyandang disabilitas berdasarkan kebutuhannya terhadap dukungan teknis dan sosial.

Oleh karena itu, meski secara fisik ia terlihat sama, bukan berarti ia tidak membutuhkan bantuan untuk menjalani kesehariannya.

Jika kamu ingin memuji seorang rekan kerja penyandang disabilitas, pujilah hasil kerja dan prestasinya.

Kamu tidak perlu menyinggung kondisinya sama sekali.

Baca Juga: 7 Contoh Ucapan Ulang Tahun untuk Rekan Kerjamu

Rekan kerja penyandang disabilitas itu sama sama dengan rekan kerja lainnya. Mereka bisa diterima karena skill dan pengalaman kerja mereka.

Bagaimana? Apakah kamu masih melakukan hal yang Glints larang di atas? Jika iya, yuk berubah jadi pribadi yang lebih baik.

Nah, supaya kamu bisa bertindak lebih bijak lagi serta membantu rekanmu. Yuk, ketahui hak-hak penyandang disabilitas yang bisa kamu baca di sini!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon