Apakah Prospek Karier Programmer Menjanjikan? Ini Kata Tech Lead Glints

Diperbarui 11 Nov 2024 - Dibaca 12 mnt
Ditulis oleh : Alvian Zachry

Programmer menjadi salah satu profesi yang paling banyak diincar sekarang karena punya prospek karier yang begitu menarik.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Selain itu, perkembangan bidang teknologi yang cepat membuat banyak perusahaan mencari talenta-talenta dengan skill yang sesuai kebutuhan industri.

Karena itu, tak perlu heran jika programmer kini sangat dibutuhkan dan peluang kerjanya cukup banyak tersedia.

Lalu, apa yang dibutuhkan untuk mulai berkarier sebagai programmer?

Saya akan menjelaskan tentang prospek karier sebagai programmer dan apa saja skill yang dibutuhkan. Simak terus artikel ini, ya!

Baca Juga: Cara Menjadi Programmer yang Andal dan Berkualitas

Prospek Karier Programmer

karier programmer

© Freepik.com

Jika membicarakan prospek karier dari programmer, sebenarnya tergantung dari masing-masing perusahaan.

Namun, pada umumnya jenjang karier programmer adalah:

  • junior programmer (1-2 tahun)
  • middle programmer (3-5 tahun)
  • senior programmer atau lead (lebih dari 5 tahun)

Untuk bisa menaiki tangga karier dari posisi junior ke middle atau senior tak hanya dilihat dari berapa lama mereka bekerja di perusahaan.

Namun juga dari berapa banyak jumlah proyek yang pernah mereka kerjakan sebelumnya.

Selain itu, ada dua jenis role programmer yaitu managerial dan engineering.

Managerial

Role ini memiliki tanggung jawab sebagai pengambil keputusan dan pemimpin dalam sebuah tim programmer.

Mereka juga memberikan bimbingan kepada tim agar performa kerjanya bisa menjadi lebih baik.

Jika memilih role managerial, kamu akan menjadi lebih mudah menjajal posisi sebagai pemimpin atau lead. Bahkan, kamu punya kesempatan untuk jadi seorang CTO (Chief Technology Officer).

Engineering

Berbeda dengan managerial, role sebagai engineering bertanggung jawab utama untuk fokus pada engineering saja.

Baca Juga :  Kupas Tuntas User Research dan Cara Menjalankannya

Artinya, setiap hari fokus seorang engineer adalah membuat coding dan paham dengan segala jenis teknologi yang digunakan di perusahaan.

Selain itu, ia akan menjadi orang pertama yang dicari untuk ditanya apa pun yang berhubungan dengan teknologi.

Skill yang Perlu Dikuasai

prospek karier programmer

© Freepik.com

“Saat programmer kehilangan kemampuan untuk terus belajar hal baru, bisa dikatakan bahwa kariernya telah berhenti dan tak akan berkembang lagi.”

1. Coding

Saat belajar coding, tak perlu menguasai semua bahasa pemrograman. Kamu hanya perlu fokus dengan apa aplikasi atau program yang dibuat.

Misalnya, kamu ingin merancang aplikasi berbasis Android, tentu lebih baik pelajari bahasa pemrograman seperti Java atau Kotlin.

Sementara itu, jika ingin membangun aplikasi iOS, pastikan paham dengan Swift.

2. Analytical thinking

Seorang programmer harus bisa menggunakan analytical thinking untuk mencari jalan keluar dari suatu masalah yang dihadapi.

Dengan memiliki kemampuan ini akan lebih mudah untuk melihat suatu masalah dari bagian yang terkecil sehingga lebih mudah untuk mencari penyelesaiannya.

3. Melihat pola

Saat membuat kode kita akan mengikuti pola yang sama, sehingga kemampuan melihat pola ini juga sangat perlu dimiliki oleh setiap programmer.

Dengan mampu melihat pola tentu akan lebih mudah membuat coding dan meningkatkan kualitas diri sebagai programmer.

Baca Juga: 7 Soft Skill yang Perlu Dimiliki oleh Programmer

4. Komunikasi

Kemampuan komunikasi tetap menjadi salah satu kunci untuk mendapatkan karier yang sukses sebagai programmer.

Apalagi jika ingin mendapatkan role managerial, tentu skill ini dapat membantu proses penyampaian komunikasi yang lebih baik dengan anggota tim. 

Jika seorang pemimpin tak memiliki kemampuan komunikasi yang baik, pasti sulit untuk menyatukan tim dan membuat keputusan untuk mencapai tujuan bersama.

Baca Juga :  Kumpulan Contoh Pertanyaan Wawancara di Berbagai Perusahaan & Cara Jawabnya

5. Bahasa Inggris

Banyak orang kurang menyadari bahwa kemampuan bahasa Inggris juga tak kalah pentingnya untuk dikuasai oleh programmer.

Pasalnya, penulisan kode semuanya menggunakan bahasa Inggris.

Selain itu, dokumentasi bahasa pemrograman atau framework juga resource lainnya, umumnya menggunakan bahasa Inggris.

Jadi, agar lebih memudahkan dalam melakukan coding, sebaiknya kuasai hal yang satu ini dahulu.

6. Mau belajar hal baru

Saat programmer kehilangan kemampuan untuk terus belajar hal baru, bisa dikatakan bahwa kariernya telah berhenti dan tak akan berkembang lagi.

Dengan selalu mau belajar hal baru pasti akan lebih mudah untuk berkontribusi pada perusahaan.

Nah, jika kamu ingin berkarier sebagai programmer, tapi tidak memiliki latar belakang di bidang IT, tak perlu khawatir. 

Kamu bisa menambah skill dengan mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh Glints Academy.

Di sana kamu akan mendapatkan pembinaan dari para mentor yang sudah ahli di bidang IT selama bertahun-tahun. Kurikulumnya pun dibuat sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Tak hanya dapat materi, kamu juga akan dibantu dalam:

  • persiapan memasuki dunia kerja dengan program 1-on-1 career support & consultation
  • praktik langsung dengan mengerjakan proyek untuk membangun portofolio apik

Jadi, kamu akan lebih siap dalam menghadapi interview kerja di industri baru.

Yuk, klik link ini atau gambar di bawah untuk cari tahu lebih jauh soal Glints Academy!

prospek karier programmer

Jangan lewatkan kesempatan untuk ikut Glints Academy agar kamu bisa lebih dekat dengan karier impian!

Tips Berkarier sebagai Programmer

© Pexels.com

Sebelum memutuskan untuk terjun berkarier sebagai programmer, ketahui dulu tipsnya berikut ini:

1. Lakukan aptitude test

Dengan ikut aptitude test kamu akan tahu apakah programmer memang benar-benar pekerjaan yang sesuai untukmu atau tidak.

Baca Juga :  Dari Hati ke Hati dengan Niken Edgina, Operations Manager di Dojo Bali, Soal Tantangan Wanita di Dunia Kerja

Aptitude test sendiri adalah sebuah tes bakat yang bisa membantumu mengetahui apa sebenarnya bakat dan jalur karier yang tepat untukmu.

Baca Juga: Pelajari Aptitude Test agar Rekrutmen Berjalan Sukses

2. Ketahui motifmu untuk masuk industri ini

Pahami diri sendiri dan ketahui apa sebenarnya motifmu sampai ingin mencoba berkarier sebagai programmer.

Apakah mengejar karier tersebut memang sepadan dengan usaha yang dikeluarkan dan sesuai dengan cita-citamu atau tidak.

3. Mulai belajar

Setelah yakin jika programmer adalah karier impianmu, barulah mulai pelajari skill yang dibutuhkan.

Namun, pastikan kamu memilih satu hal yang membuatmu tertarik saja. Jadi, kamu bisa fokus untuk belajar hal tersebut.

4. Coba freelance

Sebelum mulai apply pekerjaan, pastikan kamu sudah memiliki portofolio. Karena itu, kamu bisa mencoba melakukan freelance dan mengerjakan beberapa proyek.

5. Mulai apply pekerjaan

Kita memiliki tendensi untuk underestimate atau overestimate kemampuan sendiri. Untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki, kamu bisa langsung mencoba apply di perusahaan-perusahaan.

Dengan begitu, akan tahu seperti apa kemampuanmu jika dibandingkan dengan kandidat lainnya.

6. Minta feedback

Jika sudah apply dan mengalami kegagalan, jangan sungkan untuk meminta feedback dari rekruter.

Dengan tahu apa yang perlu ditingkatkan, tentu dapat membantumu memperbaiki diri agar bisa lebih siap nantinya.

Demikianlah penjelasan saya soal prospek karier dan apa saja persiapan yang diperlukan untuk berkarier sebagai programmer.

Satu hal utama yang harus kamu lakukan agar bisa menjadi programmer andal adalah dengan konsisten belajar baik secara otodidak, lewat bootcamp, dan mencari peluang baru.

Dengan begitu, pasti kamu bisa menggapai karier programmer impianmu dengan lebih mudah!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon