5 Tips agar Kamu Bisa Produktif Lagi Setelah Istirahat Bekerja

Diperbarui 20 Mar 2022 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Kembali produktif setelah istirahat bekerja dapat menjadi hal yang menantang bagi seseorang, terlepas dari berapa lama atau sebentar seseorang itu beristirahat.

    Apakah kamu pernah kebingungan atau merasa tertekan untuk kembali bekerja setelah lama tidak bekerja?

    Beberapa perusahaan mungkin akan menerimamu begitu saja, namun beberapa juga mungkin mempertimbangkan keputusan istirahat bekerjamu.

    Untuk kamu yang ingin kembali bekerja setelah cukup lama istirahat bekerja, coba simak tips berikut ini agar tetap semangat dan percaya diri untuk kembali produktif!

    1. Pelajari keinginanmu

    kembali dari istirahat bekerja

    © Pexels.com

    Sebelum mencari lowongan terbaru, alangkah baiknya kamu menanyakan pertanyaan: Pekerjaan seperti apa yang kamu inginkan? Apa cita-citamu? Seperti apa karir impianmu? kepada dirimu sendiri.

    Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat membantumu untuk menemukan pekerjaan yang cocok dan memang sesuai minat.

    Pekerjaan yang sesuai tentu dapat meningkatkan kepercayaan dirimu untuk melamar karena merasa memiliki kemampuan untuk pekerjaan tersebut.

    Kamu bahkan bisa mengikuti psikotest secara online atau langsung untuk mengetahui kepribadian dan pekerjaan yang cocok untukmu.

    Mempelajari keinginan ini kerap kali diremehkan namun sesungguhnya penting karena merupakan garis start untuk mencari pekerjaan yang cocok.

    Pekerjaan yang cocok dan memang kamu kuasai bisa membuatmu lebih percaya diri setelah istirahat bekerja.

    Menurut Forbes, sangat penting untuk punya visi ke depan saat mulai kembali berkarier setelah sekian lama.

    Ketahui prioritas dan apa saja yang ingin dicapai di tahun-tahun mendatang.

    Baca Juga: Manfaat Tidur Siang Saat Istirahat Kantor

    2. Asah keahlian

    latih keahlian untuk kembali dari istirahat kerja

    © Pixabay.com

    Walaupun telah menemukan pekerjaan yang cocok, namun kepercayaan diri tetap muncul dari pikiran diri sendiri.

    Untuk menumbuhkan kepercayaan diri setelah istirahat bekerja, kamu bisa mengasah keahlian yang dapat membantu kamu menyelesaikan pekerjaan di tempat kerja baru.

    Kamu dapat mulai dari berefleksi diri ketika bekerja sebelumnya, apa yang kamu bisa dan apa yang kamu tidak bisa.

    Setelah mengetahui apa yang kamu tidak bisa, kamu dapat mulai mencari kursus, seminar hingga training mengenai keahlian tersebut. Penting juga untuk mengikutsertakan minat serta bakat agar mendapatkan hasil yang optimal.

    Dengan membawa ‘bekal’ berupa keahlian yang baik, kamu dijamin akan memiliki kepercayaan diri ketika melamar ke tempat kerja baru setelah istirahat bekerja.

    Seminar, workshop, atau pelatihan juga dapat dimasukkan ke dalam curriculum vitae dan resume-mu sehingga dapat menjadi nilai tambah di matah perusahaan yang akan kamu lamar.

    Yuk, isi waktu luangmu disela-sela istirahat bekerja dengan menambah keterampilan baru!

    3. Buat rencana

    buat rencana kerja

    © Pexels.com

    Meskipun belum memulai pekerjaan baru, namun alangkah baiknya jika kamu sudah tahu mau melakukan apa kedepannya di perusahaan yang baru setelah istirahat bekerja.

    Buatlah rencana jangka pendek dan panjang mengenai apa yang kamu akan lakukan dikemudian hari. Perencanaan dari jauh-jauh hari dapat menghindarkan kamu dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti terjebak dalam pekerjaan yang tidak menyenangkan ataupun tidak cocok.

    Rencana yang kamu buat juga dapat menjadi nilai tambah bagi perusahaan, karena hal ini membuktikan bahwa walaupun memutuskan untuk istirahat bekerja, kamu tetap seseorang yang visioner dan teroganisir.

    Kamu dapat menunjukan rencanamu saat di wawancara dan menunjukan kemampuanmu dalam time management kedepannya.

    Baca Juga: Rutinitas Pagi yang Akan Menunjang Karir Kamu

    4. Update berkas

    update berkas

    © Pexels.com

    Meski sudah optimal mengasah kemampuan dan keahlian, namun tetap saja yang biasanya dilihat pertama kali oleh perusahaan adalah berkas-berkas seperti resume, portofolio, juga curriculum vitae.

    Jadi, jangan lupa untuk tetap buat berkas-berkasmu up to date sehingga bisa menarik perusahaan yang kamu inginkan untuk segera merekrutmu.

    Kamu dapat memanfaatkan waktu luang disaat istirahat bekerja untuk mendesain curriculum vitae-mu agar lebih menarik, juga dapat menyusun kata-kata yang baik untuk menjelaskan alasanmu istirahat bekerja pada cover letter ataupun surat lamaran.

    Kamu juga dapat menemukan apa yang menjadi kekuranganmu dan kelebihanmu saat merapikan portofolio dan curriculum vitae. 

    CV kamu bisa jadi kisi-kisi untuk menemukan keterampilan atau keahlian apa yang kira-kira kamu perlu pelajari.

    Kamu juga bisa jadi semangat untuk mengikuti kegiatan kepanitiaan, kegiatan sosial dan volunteer agar CV kamu semakin keren setelah lama istirahat bekerja!

    5. Hubungi kembali teman kerja lama

    kembali dari istirahat bekerja

    © Pexels.com

    Istirahat bekerja bukan berarti istirahat dari pertemanan juga ya. Kamu tetap harus menjaga hubungan baik dengan teman atau partner kerja di perusahaan yang lama.

    Sudah banyak diakui bahwa networking merupakan salah satu kunci kesuksesan, oleh karena itu hubungan baik dengan teman bekerja merupakan hal yang penting.

    Jika kamu memutuskan untuk kembali bekerja setelah istirahat bekerja, kamu dapat mulai dengan menghubungi teman-teman kerja lamamu.

    Dengan menghubungi mereka, kamu mungkin akan mendapatkan insight mengenai pekerjaan yang sedang dibuka di perusahaan-perusahaan tertentu.

    Kamu bahkan dapat menanyakan jobdesk pekerjaan yang kamu incar jika temanmu memiliki pekerjaan serupa, sehingga kamu menjadi lebih percaya diri karena sudah cukup mengerti apa yang akan dilakukan.

    Baca Juga: 6 Kegiatan Di Hari Minggu Agar Produktif di Minggu Selanjutnya

    Nah setelah menyimak tips-tips diatas, apakah kamu sudah semakin siap untuk bekerja lagi setelah istirahat bekerja? Kamu bisa mulai dengan cari tahu lowongan terbaru di Glints! Yuk, sign up sekarang dan raik kesuksesan di tempat kerja baru!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait