5 Kiat Mengatasi Rasa Iri dengan Teman yang Lebih Sukses
Ditulis oleh : Arkan Perdana
Memulai karier barengan temanmu, tapi dia naik jabatan duluan? Rasa isi pasti muncul dengan loncotan karier temanmu itu.
Memang ada rasa bangga dan senang, tapi tak bisa dibohongi, kamu juga ingin berada di posisinya.
Iya, Glints paham dengan itu. Namun, jangan sampai kamu mandek di perasaan iri dan sedih itu.
Glints kasih tahu, bagaimana caranya mengubah rasa isi jadi motivasi ketika melihat karier teman lebih sukses!
Bolehkah Iri dengan Karier Teman?
Tentu iri pada karier orang lain merupakan hal yang wajar dan dialami oleh banyak orang.
Apalagi jika kamu merupakan orang yang cukup kompetitif. Maka kesuksesan sedikit saja dari orang lain akan menyenggol egomu.
Meski begitu, menurut Harvard Business Review, iri dengan karier teman justru bisa dijadikan pemantik bagi kariermu sendiri.
Maka, iri boleh saja, tapi jangan biarkan itu membuatmu merasa minder atau merasa ‘dipermalukan’.
Oleh karenanya, kendalikan perasaanmu dan ubah jadi sebuah dorongan untuk jadi lebih baik.
Kiat Mengatasi Rasa Isi
Bukanlah hal yang mudah memang dalam menghadapi rasa iri terhadap karier orang lain. Namun, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menghadapinya.
1. Tentukan tujuan utamamu
Mengetahui dengan baik tujuan utama kariermu akan sangat baik dalam menghadapi rasa iri.
Menurut Glassdoor, adanya rencana yang realistis akan membuatmu tetap fokus pada apa yang kamu lakukan sekarang.
Kamu tidak akan terlalu terpengaruh perkembangan karier orang lain, terutama jika itu jauh diluar tujuan kariermu.
Oleh karenanya, buatlah rencana karier yang matang untuk masa depanmu.
2. Lihat berbagai perspektif
Melihat teman menjabat suatu posisi memang memuat iri. Namun, kamu perlu melihat perspektif lain.
Seperti tanggung jawab yang diembannya, beban kerja, dan sebagainya.
Refleksikan pula dengan pekerjaanmu saat ini. Toh, tidak ada pekerjaan yang sempurna. Semua memiliki beban dan risikonya masing-masing.
3. Jangan membandingkan, tapi pertanyakan
Satu hal yang cukup sering dilakukan kala iri dengan orang lain adalah membandingkan.
Padahal, akan lebih baik jika kamu bisa memunculkan pertanyaan-pertanyaan penting dari perkembangan karier temanmu.
Pertanyaan yang dimaksud seperti kerja keras apa yang ia sudah lakukan dan kemampuan apa yang ia punyai. Kemudian…
4. Jadikan itu motivasi
Menurut Interestingintern, rasa iri bisa menjadi motivasi untukmu.
Seperti yang dijelaskan di atas, kamu harus melihat sisi yang sudah temanmu capai serta proses yang mengantarkan sampai ke posisi tersebut.
Maka kamu akan lebih termotivasi untuk mengembangkan dan menambah skill yang kamu punya.
Kamu bisa, lho, menambah ilmu dan skill dengan ikut webinar Glints ExpertClass. Kamu akan dipandu oleh para pakar di bidangnya.
Mereka pun tak segan menjawab berbagai pertanyaan darimu. Tertarik? Yuk, klik tombol di bawah ini untuk cek kelas-kelas Glints ExpertClass!
5. Sadari perjalananmu pasti berbeda
Hal terakhir yang perlu kamu pahami kala iri dengan karier teman adalah menyadari perjalanan kariermu berbeda denganya.
Sudah sejauh mana kamu melangkah hingga berada di posisi saat ini, serta perkembangan apa yang sudah kamu dapatkan.
Dari situ kamu akan sadar bahwa, butuh waktu dan usaha untuk bisa mencapai targetmu. Jadi, yuk, lebih semangat!
Bagaimana? Apakah kamu masih iri dengan karier temanmu? Tentu Glints berharap agar kamu bisa segera berdamai dengan perasaan irimu.
Jangan patah semangat, juga, kamu bisa, kok, mencapai kesuksesan jika terus berusaha keras!
