Beberapa Hal yang Harus Kamu Asah untuk Menjadi UIUX

Diperbarui 08 Apr 2022 - Dibaca 5 mnt

Isi Artikel

    Kata UIUX pasti sudah sering kamu dengar, apalagi ketika membuka portal lowongan pekerjaan. Meskipun sering dijadikan satu posisi, namun nyatanya UI dan UX designer adalah 2 pekerjaan yang berbeda dengan lingkup yang sama. Kedua pekerjaan ini juga tidak melulu mewajibkanmu untuk menempuh bidang pendidikan tertentu. Asal didalami dengan tekun, kamu bisa juga lho memulai karier sebagai UIUX designer!

    Seperti pekerjaan lainnya, tentu ada beberapa kemampuan yang perlu kamu miliki untuk bisa menjadi seorang UI/UX designer. Jika kamu berniat mendalami bidang di UI dan UX design, yuk ketahui perbedaan, lingkup kerja, serta tools yang bisa kamu gunakan untuk belajar UI dan UX!

    Baca Juga: Baca Juga: 9 Kursus Desain Grafis Online bagi Kamu yang Masih Pemula

    Apa Itu UI dan UX Design?

    UI merupakan kependekan dari User Interface. Cakupan UI meliputi semua aspek visual yang ditampilkan pada website maupun aplikasi, seperti tulisan, tombol, menu, warna, hingga tipografi. UI designer diharapkan bisa membuat tampilan (interface) yang mudah digunakan oleh semua pengguna. Dalam perusahaan kecil, biasanya pekerjaan UI Designer juga mencakup perencanaan flow pengguna, membuat mockup atau prototype, hingga eksekusi. Sedangkan di perusahaan besar, pekerjaan seorang UI designer biasanya lebih spesifik untuk merancang layout website atau aplikasi.

    Sedangkan UX merupakan kependekan dari User Experience. Seorang UX designer bertanggung jawab untuk memaksimalkan kepuasan dan pengalaman pengguna yang lebih baik. Pekerjaannya mencakup riset pengguna (user research), mendesain hal-hal penting dalam user interface, mendesain flow website atau aplikasi, serta melakukan testing. Pemahaman terkait sosiologi, psikologi, dan desain bisa membantu seorang UX designer untuk merancang produk yang efisien bagi pengguna.

    Bagaimana Cara Menjadi UI/UX Designer?

     

     Menjadi UIUX

    sumber: blog.prototypr.io

    Belajar Mengenai UIUX

    Memiliki gelar akademis di bidang UIUX bisa menjadi keuntungan, namun hal ini bukanlah syarat mutlak untuk menjadi seorang UI/UX designer. Kamu yang ingin mendalami bidang UIUX bisa belajar sendiri melalui kelas-kelas pelatihan atau berbagai sumber yang bisa diakses melalui internet. Secara informal, berikut beberapa website yang berguna untuk mempelajari UIUX:

    • Fundamentals of UX Design: Sebanyak 16 materi seputar UX design berdurasi masing-masing 2 jam bisa diakses dengan berlangganan senilai US$16,5.
    • Udemy: Situs ini juga menawarkan beragam materi seputar User Experience. Durasi materi berkisar antara 1 hingga 17 jam. Beberapa materi dasar ditawarkan secara gratis, dan sisanya dihargai mulai dari ratusan ribu hingga jutaan Rupiah (untuk materi paket).
    • Lynda: Memuat banyak materi yang bersifat berbayar. Terdapat trial gratis selama 10 hari, dan setelahnya pengguna bisa mengakses materi mulai dari US$25 per bulannya.
    Baca Juga: Ingin Belajar UI/UX? Intip 7 Podcast Berbahasa Inggris Ini!

    Asah Kemampuan yang Relevan dengan Bidang UIUX

    Jurusan di kuliah yang tidak relevan dengan bidang UIUX bisa jadi akan menyumbang beberapa skill yang dibutuhkan. Sebelum menyerah karena gelar akademismu yang tidak sesuai, kamu bisa melatih kemampuan yang akan berguna sebagai UI/UX designer, seperti kemampuan berpikir kritis untuk meningkatkan suatu hal, menggambar, desain, serta menganalisa data. Kemampuan dan bagian mana yang kamu sukai?

    Praktik Menggunakan Beragam Tools UIUX

    Setelah mempelajari dasar-dasar UI/UX, kamu bisa coba mempraktikan ilmu yang sudah didapat menggunakan berbagai tools. Coba buat tampilan interaktif dan lakukan sesi testing. Beberapa tools dan software yang bisa digunakan yaitu:

    • Axure: Merupakan software untuk membuat wireframe (kerangka desain) yang interaktif. Software ini lebih cocok untuk digunakan oleh profesional, dan kurang ideal untuk kamu yang baru pertama kali mencoba UI/UX.
    • Justinmind: Software ini bisa digunakan untuk membuat prototype tampilan berbagai platform, mulai dari mobile hingga website.
    • Balsamiq: Program satu ini merupakan program untuk membuat wireframe dengan elemen simpel dan cepat.

    Selain menggunakan software khusus prototype, kemampuan desain menggunakan Adobe Photoshop atau Adobe Illustrator juga bisa membantumu dalam membuat prototype user interface.

    Cari Mentor

    Bergabunglah dalam komunitas atau forum diskusi UI/UX untuk menemukan teman yang bisa kamu jadikan mentor. Jangan ragu juga untuk mengikuti kelas berbayar agar kamu bisa mempelajari bidang ini dengan lebih dalam.

    Buat Project untuk Dijadikan Portfolio

    Setelah kamu sudah cukup percaya diri, coba libatkan diri dalam project UI/UX yang ada. Kamu bisa bekerja sama dengan designer atau developer lain, atau bahkan menciptakan project-mu sendiri. Setelah itu, kumpulkan semua hasil pekerjaanmu dalam portofolio online yang praktis sebagai bukti dari kemampuanmu sebagai seorang UI/UX designer.

    Baca Juga: Baca Juga: Ingin Mulai Belajar Coding? Berikut Tipsnya

    Posisi ini memang sedang banyak dicari, terutama di perusahaan startup berbasis teknologi. Tertarik untuk meniti karier di bidang UI/UX? Cari banyak lowongan di Glints sekarang! Cukup sign up secara gratis, dan kamu sudah bisa melamar ke puluhan pekerjaan menarik.

      Seberapa bermanfaat artikel ini?

      Klik salah satu bintang untuk menilai.

      Nilai rata-rata 3.3 / 5. Jumlah vote: 3

      Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

      We are sorry that this post was not useful for you!

      Let us improve this post!

      Tell us how we can improve this post?


      Comments are closed.

      Artikel Terkait