Apa Itu Data Analyst dan Prospek Kerjanya di 2019

Diperbarui 28 Mar 2022 - Dibaca 7 mnt

Isi Artikel

    Saat ini, profesi berbasis data mulai menjamur, termasuk data analyst. Hal ini tak lepas dari kebutuhan perusahaan atau instansi akan data-data yang mereka punya.

    Data-data tersebut biasanya akan mereka analisis dan/atau olah, serta nantinya akan dipakai untuk kepentingan perusahaan/intansi.

    Misalnya, untuk kepentingan marketing, untuk mengetahui data konsumen, dan lain sejenisnya.

    Lantas, apa itu data analyst? Lalu, bagaimana prospek kerjanya di tahun 2019 ini? Yuk, simak saja ulasan di bawah ini!

    Baca Juga: Panduan Belajar Data Analyst Agar Skill Terus Berkembang

    Profesi Data Analyst

    data analyst

    © Pexels.com

    Definisi pekerjaan

    Menurut Morning Future, data analyst adalah sebuah profesi yang berkaitan dengan analisis data.

    Profesi ini menuntut seseorang untuk memahami asal-usul data dan distorsi dengan cara menganalisis data-data tersebut.

    Adapun cara menganalis data-data tersebut tidaklah sembarangan, melainkan dengan menggunakan teknologi khusus.

    Morning Future sendiri menyatakan bahwa profesi ini merupakan profesi masa depan. Pernyataan ini berdasarkan data yang yang dikutip dari World Economic Forum.

    Dalam data tersebut, dinyatakan kalau tahun 2020 nanti profesi ini akan menjadi profesi favorit seluruh dunia.

    Data di atas juga diperkuat oleh data dari IBM. Menurut data tersebut, diperkirakan akan ada 700 ribu perekrutran pada tahun 2020.

    Tanggung jawab

    Selain menjelaskan definisi profesiMorning Future juga menjelaskan dari segi pekerjaan yang dilakukan profesi ini.

    Adapun beberapa pekerjaan, antara lain:

    • Memahami asal-usul data dan kemungkinan terdistorsinya data-data tersebut dengan teknologi khusus.
    • Mengumpulkan dan menganalisis data-data
    • Melakukan identifikasi terhadap korelasi dan pola interpretasi yang terkandung di dalam data-data. Hasil identifikasi ini kelak akan menghasilkan informasi-informasi yang bermanfaat, utamanya bagi pihak perusahaan

    Keterampilan yang Harus Dimiliki

    data analyst

    © Unsplash.com

    Untuk menjadi apa itu data analyst, seseorang harus memiliki sejumlah keterampilan.

    Setidaknya ada tiga keterampilan dasar yang harus dimilikiKetiga keterampilan tersebut adalah:

    1. Keterampilan menganalisis

    Keterampilan satu ini tentu saja harus dimiliki jika kamu ingin menjadi data analyst.

    Lewat kemampuan analisis, kamu bisa mempelajari, meneliti, dan mengambil informasi/kesimpulan dari data-data yang ada secara sistematis.

    2. Menilai bisnis

    Seringkali profesi ini dipakai dalam dunia perbisnisan.

    Pasalnya, data-data yang telah dianalsis nantinya akan dipakai sebagai acuan untuk kemajuan bisnis ke depannya.

    Oleh karenanya, keterampilan satu ini harus kamu miliki.

    3. Berkomunikasi

    Tak hanya menganalisis data, seorang data analyst juga harus pandai menyampaikan hasil analisanya ke pihak yang membutuhkan.

    Oleh sebab itu, kemampuan satu ini juga wajib dimiliki seseorang yang ingin menekuni pekerjaan ini.

    Sasaran Profil Pekerja

    employee of the month

    © Unsplash.com

    Kalau melihat sejumlah keterampilan di atas, bisa disimpulkan kalau semua orang bisa menjadi data analyst.

    Hal ini senada dengan apa yang dinyatakan oleh situs Morning Future.

    Menurut situs tersebut, siapa pun dari latar belakang apa pun bisa melakoni profesi ini, telepas dia adalah sarjana ekonomi, matematika, bahkan humaniora sekalipun.

    Namun, menurut pernyataan Ruli Harjowinoto yang dilansir di Liputan6, biasanya orang yang memiliki profesi ini adalah yang memiliki latar belakang pendidikan matematika.

    Bahkan, lulusan matematika sering dicari untuk profesi satu ini, dan profesi lainnya yang berhubungan dengan data (misalnya: data scientist).

    Baca Juga: 810 Pertanyaan Interview Data Scientist yang Harus Kamu Ketahui

    Jenjang Pendidikan untuk Data Analyst

    bachelor degree

    © Unsplash.com

    Khusus di Indonesia, saat ini belum ada sekolah atau jurusan kuliah khusus. Hal ini wajar, karena profesi satu ini relatif baru.

    Selain itu, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kalau profesi ini bisa dilakoni siapa saja dari latar belakang pendidikan apapun.

    Sementara itu, di luar negeri sendiri, sudah ada instansi yang membuka jurusan kuliah khusus untuk mempelajari apa itu data analyst.

    Instansi tersebut adalah University of Rome Tor Vergata dari Italia. Universitas tersebut membuka jurusan khusus Ilmu Data (Data Science).

    Selain di universitas, Italia juga memiliki sejumlah lembaga kursus yang mempelajari apa itu data analyst.

    Kursus data analyst dari Bocconi University of Milan adalah salah satunya. Kursus tersebut sudah sering diadakan dalam beberapa tahun terakhir.

    Siena dan Trieste adalah dua kota di Italia yang sudah mengadakan kursus apa itu data analyst dari salah satu kampus di Milan tersebut.

    Prospek Kerja Tahun 2019

    data analyst

    © Pexels.com

    Sangat menjanjikan

    Dapat disimpulkan kalau prospek kerja profesi ini sangat menjanjikan.

    Hal ini dikarenakan pekerjaan analis data bisa dilakukan oleh siapa saja dari latar pendidikan apa saja. Bahkan, di tahun 2020 nanti, profesi ini bisa semakin banyak diminati, lho!

    Alasan lainnya prospek kerja profesi ini dianggap menjanjikan adalah karena, banyaknya data yang bermunculan tiap tahunnya.

    Dilansir dari Morining Future, data-data ini sendiri banyak sekali muncul dari sejumlah sumber, seperti media sosial, penggunaan smartphone, email, atau data pencarian di laman Google.

    Sejumlah data tersebut sangat besar dan harus dikelola, karena memiliki potensi serta peluang yang besar jika dimanfaatkan dengan benar.

    Maka dari itulah, profesi data analyst (juga data scientist) kini banyak bermunculan dan prospeknya dinilai menjanjikan.

    Saking menjanjikannya, seorang ekonom Hal Varian Ronald menjuluki profesi ini sebagai “pekerjaan terseksi di abad ke-21.”

    Dibutuhkan oleh tiap instansi

    Mungkin banyak yang mengira kalau data analyst hanya dibutuhkan di ranah statistik dan teknologi.

    Padahal, profesi ini dibutuhkan di tiap instansi. Jika kamu berprofesi ini, kamu bisa bekerja di instansi manajemen transportasi, instansi perbankan, kesehatan, asuransi, dan masih banyak lainnya.

    Semua ini tak lepas dari ketersediaan data yang dimiliki instansi-instansi tersebut, serta urgensi perusahaan untuk mengolah dan mengelola data yang ada ada.

    Baca Juga: Ingin Mulai Belajar Coding? Berikut Tipsnya

    Profesi data analyst memang menggiurkan. Pasalnya, hampir semua perusahaan membutuhkannya. Adapun rata-rata gajinya terbilang cukup tinggi di Indonesia.

    Jadi, apakah kamu tertarik untuk membangun karier di bidang ini?

    Jika iya, kamu bisa menemukan ribuan peluang data analyst di marketplace Glints. Berbagai perusahaan sedang menantikan kandidat emas sepertimu, lho.

    Tak perlu ragu, segera apply sekarang juga. Gratis!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 4 / 5. Jumlah vote: 2

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Comments are closed.

    Artikel Terkait