×

Kenalan dengan Adobe Photoshop, Aplikasi Populer untuk Mengedit Foto dan Grafis

July 2, 2020 | No Comments

Sebagai seorang fotografer atau desainer grafis pemula, tentu saja Adobe Photoshop adalah istilah yang tak asing lagi di telingamu.

Tak heran, salah satu pilihan aplikasi editing grafis ini merupakan salah satu pilihan yang paling populer. Dengan menguasainya, tentu kamu bisa menjadi pekerja grafis yang andal.

Akan tetapi, apakah kamu masih bingung dengan apa itu Adobe Photoshop, serta apa saja yang bisa kamu lakukan melalui aplikasi ini?

Tak perlu bertanya-tanya lagi, Glints sudah merangkum informasinya, hanya untukmu.

Apa Itu Adobe Photoshop?

apa itu adobe photoshop

© Pixabay.com

Melansir situs resminya, Adobe Photoshop (PS) adalah aplikasi yang bisa digunakan untuk mengedit dan mengubah komposisi foto, hingga desain grafis.

Nah, aplikasi ini merupakan besutan dari perusahaan Adobe.

Ada banyak hal yang bisa kamu buat hanya dengan aplikasi ini, mulai dari mengatur objek foto, mengolah foto menjadi poster atau packaging, dan lain-lain.

Untuk memahami lebih lanjut soal apa saja fungsi dari Adobe Photoshop, intip fitur-fitur unggulannya, yuk!

Baca Juga: Ingin Membuat Mockup Desain? Ketahui 10 Aplikasi Ini!

Fitur Unggulan Adobe Photoshop

Fitur-fitur dari aplikasi ini merupakan perwujudan dari banyaknya tools yang ada.

Tools Adobe Photoshop adalah berbagai fitur-fitur kecil yang bisa digunakan untuk tugas tertentu.

Misalnya, untuk memotong gambar, untuk memilih font, serta tools lain yang bisa menunjang kegiatan edit foto dan desain grafismu.

Dirangkum dari Adobe dan HubSpottools itu di antaranya:

1. Layers

layers adobe photoshop

© Helpx.adobe.com

Layer merupakan lapisan dari satu gambar atau foto yang sedang kamu desain.

Tool ini layaknya sepotong kaca bening yang disusun secara tertumpuk. Tiap kaca tadi akan didesain sesuai dengan kebutuhanmu.

Misalnya, lapisan kaca terbawah adalah background, lapisan selanjutnya merupakan bayangan, lalu ada lapisan warna, lapisan kata-kata, dan lain-lain.

Kamu juga bisa melakukan grouping agar layer-mu lebih rapi.

2. Eyedropper

eyedropper adobe photoshop

© Youtube.com / Jeremy Schuback

Tool Adobe Photoshop selanjutnya adalah eyedropper. Eyedropper digunakan untuk “mencuri” warna dari layer yang ada.

Pencurian warna ini bekerja layaknya fungsi copy saat kamu ingin menduplikasi dokumen.

Apabila kamu menggunakan tool eyedropper, kamu meng-copy warnanya, dan bisa kamu paste di mana pun.

3. Fill atau paint bucket

fill atau paint bucket

© Hubspot.com

Fill bekerja layaknya kamu menuang cat dalam salah satu lapisan layer-mu. Selain mengisinya dengan warna, kamu juga bisa menggunakan fitur fill untuk mengisi pola ke layer.

Fitur ini bisa dimanfaatkan untuk mewarnai atau memberi pola dengan cepat. Pasalnya, kamu hanya tinggal “menuang” warna pada layer tanpa perlu mewarnainya satu per satu.

Baca Juga: 5 Contoh Profesi yang Bisa Jadi Prospek Kerja Lulusan Desain Komunikasi Visual

4. Select dan mask

select dan mask adobe photoshop

© Helpx.adobe.com

Kamu tentu pernah mendengar soal Adobe Photoshop yang digunakan untuk menghapus background foto.

Lalu, objek utama tanpa background tadi digabungkan dengan foto lainnya.

Salah satu tool Adobe Photoshop yang bisa dimanfaatkan untuk melakukannya adalah sheet dan mask.

5. Integrasi dengan Adobe Fonts

integrasi dengan adobe fonts

© Helpx.adobe.com

Nah, selain berbagai fitur tadi, Adobe juga menciptakan integrasi di antara berbagai aplikasi yang dibuatnya.

Salah satunya adalah jembatan di antara Adobe Photoshop dan Adobe Fonts. Melalui integrasi ini, kamu tak perlu lagi mencari-cari font jika sedang mendesain.

6. Match font

match font

© Helpx.adobe.com

Selain integrasi dengan penyedia font, aplikasi Adobe Photoshop juga memberikan fitur tambahan bernama match font.

Kamu bisa mencari apa nama font yang sama atau mirip dengan gambar pada fotomu.

Baca Juga: Aplikasi-Aplikasi yang Harus Dikenali saat Kerja di Startup

Fitur dan tools yang telah dibahas hanya sebagian dari banyaknya fungsi yang ditawarkan oleh Adobe Photoshop.

Dengan mencoba-coba serta bereksplorasi sendiri, kamu akan memahami bahwa aplikasi ini merupakan aplikasi yang memiliki banyak manfaat dan fitur untuk memenuhi tujuan desainmu.

Harga Adobe Photoshop

harga adobe photoshop

© Kknews cc

Informasi selanjutnya soal Adobe Photoshop yang perlu kamu ketahui adalah harga yang harus kamu bayarkan.

Adobe Photoshop bukan aplikasi yang gratis, jadi kamu harus membayar untuk menggunakannya secara legal.

Nah, kata situs resminya, ada berbagai pilihan skema langganan yang bisa kamu pilih, di antaranya:

  • langganan khusus PS saja, sebesar Rp283.300 per bulan
  • langganan paket fotografi Adobe (Photoshop dan Lightroom), sebesar Rp134.800 per bulan
  • langganan semua aplikasi Adobe, sebesar Rp715.100 per bulan

Aplikasi Alternatifnya

aplikasi alternatif adobe photoshop

© Freepik.com

Kamu telah mengetahui apa itu PS, berikut fitur-fitur dan harganya. Lantas, apakah kamu ingin mengetahui berbagai alternatif aplikasi ini yang mirip?

Beberapa aplikasi alternatif Adobe Photoshop bersifat gratis. Selain itu, kamu bisa mengaksesnya melalui website maupun laptop.

Dirangkum dari LifeHack, alternatif pilihan yang ada adalah:

  • PicMonkey, website, gratis
  • Canva, website, gratis
  • Pixlr Editor, website, gratis
  • GIMP, untuk OS X, Windows, dan Linux, gratis
  • Acorn, OS X, 49,99 dolar AS
  • Pixelmator, OS X, 29,99 dolar AS
  • Corel PaintShop Pro, Windows, 69,99 dolar AS

Baca Juga: 5 Pilihan Software Desain Alternatif Procreate yang Gratis

Demikian informasi soal aplikasi grafis yang satu ini. Menguasai Adobe Photoshop adalah hal yang penting untuk membuat karya grafismu bisa menjadi semakin baik.

Selain menguasai aplikasi yang satu ini, masih banyak yang harus kamu pelajari agar mahir dalam dunia desain, lho!

Jangan khawatir, kamu bisa belajar bersama-sama sesama desainer pemula di Glints Komunitas.

Wadah ini merupakan tempat berdiskusi dengan sesama pengguna soal karier, pekerjaan, termasuk skill apa saja yang harus dikuasai apabila ingin menjadi profesional di bidang desain.

Nah, jangan sampai kamu ketinggalan banyak informasi penting. Ikut obrolan ini sekarang, yuk!

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up