8 Mitos Teknologi yang selama Ini Dianggap Fakta

Tayang 19 Mei 2026 - Dibaca 8 mnt
Ditulis oleh : Nadiyah Rahmalia

Tahukah kamu ternyata ada banyak mitos teknologi yang banyak dipercayai orang tetapi sebenarnya benar-benar mitos tak berdasar? 

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Kebutuhan akan penggunaan teknologi di era serba digital, telah memaksa kita untuk lebih paham dengan berbagai informasi yang terkait teknologi itu sendiri.

Apa saja mitosnya?

Yuk, cari tahu beberapa di antaranya di bawah ini!

Baca Juga: Memanfaatkan Teknologi saat WFH: Aplikasi dan Gadget Untukmu

1. Mac Apple tidak akan terserang virus

maca apple virus

© Pexels.com

Pengguna Mac sering berbangga dengan mengatakan bahwa produk yang digunakannya kebal dari virus komputer. 

Padahal, dilansir dari How Stuff Works, tidak ada perangkat komputer yang benar-benar kebal dari virus.

Di tahun 2011, seseorang mencoba merilis virus Trojan dengan nama Mac Defender, sebuah program palsu yang mampu menyusup sistem operasi ini sebagai antivirus.

Jadi, informasi ini hanya sekedar mitos teknologi.

2. Incognito mode merahasiakan aktivitasmu di internet

incognito mode mitos teknologi

© Pexels.com

Incognito mode atau private mode yang bisa kamu pilih saat menggunakan web browser tidak membuat aktivitas internetmu dirahasiakan dari provider internet yang kamu gunakan.

Memang, browsing history-mu tidak akan tercatat di komputermu sehingga tidak ada yang tahu situs apa yang pernah kamu buka, tetapi kamu bisa tetap terlacak oleh situs yang kamu tuju.

Nah, informasi situs yang kamu buka bisa dimanfaatkan beragam brand atau produk untuk membuat targeted ads sesuai dengan aktivitasmu di internet, lho.

3. Jangan mengisi daya baterai kecuali hampir habis

charge baterai mitos teknologi

© Pixabay.com

Ini salah satu mitos teknologi yang cukup terkenal.

Kamu pasti pernah mendengar bahwa baterai gadget-mu bisa rusak jika mengisi dayanya sebelum habis.

Fakta ini berlaku bagi baterai dari nikel-kadmium, tetapi tidak untuk baterai lithium-ion yang sudah digunakan massal sekarang ini.

Baca Juga :  Metode SMART: Arti, Keuntungan, dan Contoh Tabelnya

Sebenarnya, bagus untuk menjaga agar bateraimu tidak habis hingga 0%. Bahkan, disarankan untuk menjaga isi bateraimu paling tidak antara 40-80%.

4. Smartphone meledak jika digunakan saat mengisi daya

smartphone meledak

© Pexels.com

Memang benar bahwa baterai smartphone memiliki risiko meledak. 

Akan tetapi, menurut Mashable, tidak ada hubungan langsung antara pengisian daya dengan risiko smartphone meledak jika charger yang digunakan benar dan smartphone dalam kondisi baik.

Hal ini kemungkinan terjadi kalau kamu menggunakan charger yang rusak atau memang ada kesalahan dari manufaktur atau produksi smartphone itu sendiri.

Hal ini terjadi di iPhone 4 yang meledak pada tahun 2013 karena menggunakan charger yang dalam kondisi buruk.

Baca Juga: 4 Aplikasi untuk Kamu yang Kecanduan Smartphone agar Tetap Fokus

5. Mengisi daya terlalu lama merusak baterai

mengisi daya mitos teknologi

© Pixabay.com

Smartphone dan perangkat modern lainnya menggunakan baterai lithium-ion.

Baterai lithium-ion sudah cukup canggih untuk menghentikan pengisian daya ketika baterai sudah penuh.

Jadi, mitos teknologi yang satu ini salah karena sebenarnya, tidak ada risiko gadgetmu akan rusak ketika terus diisi daya seperti yang sering dikatakan banyak orang.

Hanya saja, lebih baik memang kamu hentikan karena hal ini hanya akan membuat tagihan listrikmu naik.

6. Smartphone memicu kanker

smartphone memicu kanker mitos teknologi

© Pexels.com

Dua dekade silam, perbincangan ini banyak dibahas.

Namun, ternyata hingga hari ini belum ada riset yang mampu membuktikan adanya hubungan langsung antara penggunaan smartphone dengan terpicunya kanker.

Sebuah penelitian di Inggris menyatakan bahwa tidak ada bukti bahwa gelombang radio yang diproduksi smartphone bisa menimbulkan risiko kesehatan.

Akan tetapi, penelitian terus dilakukan mengenai hal ini.

7. Semakin tinggi megapixel kamera, semakin bagus fotonya

© Freepik.com

Informasi yang ternyata merupakan mitos teknologi ini dibuktikan tidak benar.

Baca Juga :  Tak Hanya Sehat, 5 Jus Ini Bisa Meningkatkan Produktivitasmu, lho

Memang, resolusi foto yang kamu ambil akan lebih padat dengan megapixel kamera yang tinggi.

Akan tetapi, kemampuan fotografi juga berperan banyak dalam hal ini.

Kamu pun harus memperhatikan pencahayaan dan aspek lainnya untuk mendapatkan suatu foto yang bagus.

Bahkan, menurut The Best Schools, dalam kondisi pencahayaan biasa, kamera dengan 6 hingga 8 megapixel bisa menghasilkan foto yang lebih bagus dari kamera 18 megapixel, lho.

8. Komputer harus dimatikan setiap malam

laptop harus dimatikan

© Pexels.com

Kadang, kita bekerja atau melakukan aktivitas lainnya dengan laptop atau komputer hingga larut. Lalu, kita tidak sengaja tertidur dan lupa mematikan komputer atau laptop hingga pagi.

Jangan panik, wajib mematikan komputer atau laptop setiap malam hanyalah mitos teknologi.

Benar bahwa komputer atau laptopmu dimatikan jika tidak digunakan untuk waktu yang lama, akan tetapi, bukan berarti ia akan rusak jika harus nyala semalaman.

Baca Juga: 4 Tips Menjaga Kesehatan ketika Duduk di Depan Komputer Seharian

Nah, itu dia 8 mitos teknologi yang sering didengar tetapi tidak benar. Adakah yang tadinya kamu percaya? 

Selain pembahasan seperti di atas, tentunya ada banyak sekali informasi dan fakta unik seputar tools kerja yang sering kamu gunakan sehari-hari.

Nah, Glints telah menyiapkan kategori khusus di Glints Blog yang membahas mengenai work tools.

Penasaran? Ayo temukan tools yang kamu butuhkan dengan mempelajari lebih banyak artikelnya di sini! Gratis.


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon