Kecerdasan Buatan, Inovasi Teknologi untuk Kerja Lebih Mudah

Diperbarui 20 Mei 2021 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam kehidupan umat manusia adalah hal yang semakin lumrah di era yang semakin canggih ini.

    Jika sebelumnya kecerdasan buatan hanya bisa dilihat di film-film science fiction, kini teknologi seperti Siri sudah ada di genggaman tangan jutaan pengguna gadget iOS.

    Untuk kamu yang menginginkan kemudahan dan kenyamanan dalam bekerja, kecerdasan buatan siap hadir untuk melayani.

    Benarkah kecerdasan buatan akan mengubah masa depan?

    Apa saja yang bisa dilakukan kecerdasan buatan dalam membantu pekerjaan manusia? Berikut ulasan lengkapnya.

    Baca Juga: Akankah Software Akuntansi Menggantikan Fungsi Akuntan?

    Apa Itu Artificial Intelligence?

    artificial intelligence adalah

    © Freepik.com

    Artificial intelligence adalah algoritma komputer yang didesain untuk membuat keputusan.

    Kemampuan algoritma ini dibuat dengan meniru cara kerja otak manusia.

    Oleh karena itu, tak heran jika beberapa aplikasi dari artificial intelligence mampu belajar dan terus berkembang dengan data yang diolahnya, seperti machine learning.

    Sudah banyak startup dan perusahaan berbasis internet yang berlomba-lomba mengembangkan teknologi ini.

    Selain itu, profesi machine learning engineer pun semakin diminati.

    Survei Narrative Science pada tahun 2016 mengatakan 38% perusahaan besar sudah menggunakan teknologi kecerdasan buatan, dan angka tersebut akan terus meningkat hingga 62% pada 2018.

    Melansir Fractal, Forrester Research juga memprediksi lebih dari 300% peningkatan investasi pada teknologi kecerdasan buatan di tahun 2017 dibanding tahun 2016.

    Selain itu, diperikirakan bahwa pasar kecerdasan buatan akan tumbuh dari 8 miliar dolar AS di 2016 menjadi lebih dari 47 miliar dolar AS di tahun 2020.

    Di dunia kerja, kecerdasan buatan akan mempengaruhi hampir semua industri.

    Meskipun begitu, kecerdasan buatan tidak menghilangkan peran manusia secara keseluruhan.

    Bahkan, teknologi ini akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan baru.

    Manusia akan lebih fokus mengerjakan bagian yang lebih kompleks dan menantang dari yang dilakukan kecerdasan buatan.

    Perkembangan ini harus diantisipasi oleh para petinggi perusahaan untuk mengelola sumber daya manusia dan pekerja yang dimilikinya.

    Selain itu, dengan menguasai teknologi baru ini, perusahaan akan berpotensi membentuk masa depan yang lebih kompetitif.

    Seperti yang terjadi pada teknologi informasi dan internet, siapa yang lebih dulu bersiap-siap menyambut teknologi kecerdasan buatan akan menuai hasilnya di kemudian hari.

    Baca Juga: NLP: Kecerdasan Buatan yang Bantu Komputer Pahami Bahasa Manusia

    Kemampuan Kecerdasan Buatan

    perbedaan machine learning dan deep learning

    © Pexels.com

    1. Asisten virtual

    Seperti dibahas di atas, Siri adalah salah satu contoh asisten virtual yang menggunakan teknologi artificial intelligence.

    Dalam kebutuhan bisnis, asisten virtual bisa membantu perusahaan untuk selalu terhubung dengan pelanggan secara real-time dan personal.

    Perusahaan penerbangan internasional Emirates, misalnya melakukan hal ini.

    Kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan dalam bantu asisten virtual chatbot yang dapat berkomunikasi langsung dengan pelanggan yang memiliki pertanyaan atau keluhan.

    Dengan adanya chatbot yang selalu stand by merespons pertanyaan dari pelanggan, perusahaan bisa lebih mudah dalam mengelola sistem customer relationship management.

    Dalam kasus tertentu seperti terjadinya delay pada penerbangan, pelanggan juga bisa langsung terhubung dengan sistem yang memberi update informasi jadwal secara real-time.

    Ada beberapa penyedia teknologi kecerdasan buatan untuk aplikasi asisten virtual.

    Di antaranya adalah Amazon, Apple, Artificial Solutions, Assist AI, Creative Virtual, Google, IBM, IPsoft, Microsoft, dan Satisfi.

    2. Melakukan analisis bisnis

    Dewasa ini, perekonomian digital dunia digerakkan oleh data.

    Namun, data tidak berarti apa pun jika tidak dilakukan usaha untuk mengekstrak dan mengolahnya menjadi sesuatu yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut.

    Untuk itu, artificial intelligence adalah teknologi yang hadir untuk mempermudah pengolahan data untuk bisnis.

    Kecerdasan buatan mampu mengolah dan menemukan informasi berharga dari tumpukan milyaran data.

    Selain itu, kecerdasan buatan juga dapat terus berkembang dan beradaptasi dalam memilah informasi mana yang biasa lebih dibutuhkan oleh penggunanya.

    Informasi tersebut kemudian dapat dianalisis lebih lanjut oleh kecerdasan buatan sesuai kebutuhan untuk mendapatkan insight bisnis.

    Salah satu bidang yang dapat memanfaatkan insight bisnis dari kecerdasan buatan adalah perbankan.

    Kecerdasan buatan mampu memberi rekomendasi produk finansial pada nasabah.

    Hal itu didasarkan pada analisis komprehensif terhadap kondisi pasar, keputusan yang pernah diambil nasabah, dan kejadian yang baru dialami nasabah.

    Fitur ini akan membuat hubungan antara bank dan nasabah menjadi lebih personal.

    3. Otomasi sistem

    Mesin dapat mempermudah dan mempercepat manusia dalam bekerja.

    Seperti mesin-mesin tersebut, kecerdasan buatan juga dapat digunakan dalam mengotomasi pekerjaan yang sebelumnya biasa dilakukan manusia.

    Akhir-akhir ini, penggunaan kecerdasan buatan dalam otomasi sistem makin meningkat.

    Artificial intelligence adalah teknologi yang mampu melakukan pekerjaan tersebut dan meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan yang biasa terjadi ketika dikerjakan manusia.

    4. Mendeteksi penipuan

    Salah satu kegunaan lain dari kecerdasan buatan adalah mendeteksi penipuan terutama dalam hal keuangan.

    Teknologi ini sangat bermanfaat dalam sektor finansial dan hukum.

    Misalnya, kecerdasan buatan dapat melakukan deteksi pada sikap yang menunjukkan tanda-tanda penipuan.

    Hal itu dilakukan dengan menganalisis koneksi setiap faktor dan memberi penilaian seberapa besar kemungkinan klaim tersebut palsu.

    Jika teknologi deteksi penipuan pada kecerdasan buatan ini didesain dengan baik, hal ini akan sangat menghemat waktu dan memudahkan pekerjaan asuransi.

    4. Rekomendasi hiburan sesuai preferensi

    Kecerdasan buatan mampu menganalisis selera musik atau tontonanmu dan merekomendasikan lagu serta film atau video yang mungkin kamu akan suka.

    Semua hiburan yang pernah kamu putar selalu dicatat dan dianalisis berdasarkan ciri tertentu dan ditampilkan padamu dalam bentuk rekomendasi.

    Baca Juga: Ketahui 6 Perbedaan Machine Learning dan Deep Learning bagi Pemula

    Itu tadi adalah beberapa hal menarik tentang artificial intelligence.

    Potensi kemampuan yang dimiliki teknologi kecerdasan buatan sangat luar biasa.

    Tak cuma soal artificial intelligence, Glints punya banyak artikel penting lain soal perkembangan teknologi yang mengubah dunia kerja.

    Kamu bisa mendapatkannya dengan sign up untuk mendapatkan newsletter blog berisi informasi tepercaya seputar dunia karier.

    Tak hanya itu, dengan membuat akun, kamu juga bisa melamar ke berbagai lowongan kerja dan mengembangkan diri lewat Glints ExpertClass.

    Tunggu apa lagi? Yuk, sign up sekarang!

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 2 / 5. Jumlah vote: 1

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait