Kupas Tuntas Joomla, Dari Fitur-Fitur hingga Keunggulannya dengan WordPress

Diperbarui 10 Des 2020 - Dibaca 10 mnt
Ditulis oleh : Maulana Adieb

Apakah kamu pernah mendengar tentang Joomla? Joomla adalah salah satu CMS (content management system) yang bisa dipakai untuk melakukan kegiatan content marketing.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Jika bicara CMS tentu kamu sudah tidak asing lagi dengan WordPress. Tak bisa dimungkiri, WordPress menjadi CMS yang paling populer sampai saat ini.

Kendati demikian, Joomla juga tidak kalah hebat dari WordPress, entah itu dari tampilannya atau bahkan dari fitur yang disajikan.

Penasaran mengenai CMS yang satu ini? Tenang, di artikel ini Glints akan menjelaskan pengertiannya, fitur-fitur di dalamnya, serta perbedaannya dengan WordPress.

Yuk, disimak bersama-sama!

Apa Itu Joomla?

joomla

© Freepik.com

Dilansir dari Techopedia, Joomla adalah content management system atau CMS open source yang biasanya digunakan untuk membuat konten website.

CMS yang satu ini ditulis dalam PHP dan menggunakan database MySQL untuk menyimpan data.

Melansir situs resminya, versi pertama Joomla dirilis pada tahun 2005. Sejak saat itu, CMS ini menjadi salah satu opsi terbaik selain WordPress dalam pengembangan konten web.

Bagi kamu yang masih pemula mengenai CMS, Joomla masih cocok digunakan karena mempunyai interface atau tampilan yang intuitif. Hal itu memudahkanmu dalam memaksimalkan fitur yang tersedia.

Selain itu, sistem manajemen kontennya dinilai sangat mudah untuk diakses dan diaplikasikan meskipun kamu tidak mempunyai pengetahuan pemrograman web.

Untuk men-download Joomla, kamu bisa langsung menuju ke situs resminya.

Masih dari situs resminya, saat ini Joomla menggunakan versi 3.9.23 yang telah dirilis pada tanggal 24 November 2020.

Bagi kamu yang mungkin ingin mencari suasana baru perihal CMS selain WordPress, Joomla menjadi alternatif yang tepat untuk melakukan content marketing.

Baca Juga: Content Manager: Pengertian, Tugas, dan Skill yang Harus Dimiliki

Fitur-Fitur Joomla

seo audit adalah

© Freepik.com

CMS yang satu ini memiliki ribuan ekstensi dan template gratis yang bisa kamu gunakan untuk mempercantik website-mu.

Baca Juga :  Traffic Tak Kunjung Naik? Pahami 6 Cara Meningkatkan Organic CTR di Sini

Nah, selain itu, masih banyak fitur-fitur dari Joomla yang sangat memanjakan penggunanya.

Berikut Glints akan menyebutkan beberapa fiturnya:

1. Multilingual

Salah satu fitur unik dari Joomla adalah multilingual. Dilansir dari TemplateToaster, CMS ini bahkan mendukung 75 bahasa sekaligus.

2. Keamanan

Saat memilih CMS, salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah sistem keamanannya.

Jika sistem keamanannya buruk, otomatis itu akan membuat website-mu rawan terkena serangan virus atau bahkan hacker.

Nah, Joomla mempunyai fitur keamanan yang kuat. Pasalnya, CMS ini menyediakan two factor authentication.

3. Forum

Siapa sangka kalau Joomla mempunyai forum bagi para penggunanya dan bersifat terbuka. Dengan begitu, siapa saja dapat bergabung di dalamnya.

Melalui forum ini, kamu dapat berbagi kreasi website-mu, bisnismu, atau bahkan saling belajar satu sama lain dengan sesama pengguna.

Forum menjadikan semua orang di seluruh dunia dapat terhubung dalam satu lingkaran pembicaraan online.

4. Media manager

Fitur Joomla lainnya adalah media. Hal ini tidak berbeda jauh dengan WordPress. Kamu dapat menambahkan file gambar apapun ke dalam artikel yang ingin dipublikasikan.

Selain itu, media manager juga memudahkanmu dalam mengelola folder media dengan mudah.

5. Content management

Fitur ini juga hampir sama dengan WordPress. Joomla memudahkan penggunanya untuk mengatur setiap konten yang ada di dalam website.

Kamu bisa mengatur sistem pengkategoriannya, waktu publikasinya, pengeditannya, atau bahkan pengarsipan beberapa konten untuk diamankan.

6. Responsif

Siapa yang tidak ingin mempunyai website yang responsif saat dibuka, entah itu melalui seluler ataupun komputer.

Nah, Joomla hadir dengan fasilitas website yang responsif dan mudah dijelajahi oleh user.

Dengan demikian, kamu tidak perlu khawatir terkait kinerja website-mu.

Baca Juga :  9 Strategi Digital Marketing yang Bisa Ditempuh saat Ramadan

Baca Juga: 10 Situs untuk Download Tema WordPress, Percantik Tampilan Blog!

Perbedaan Joomla dan WordPress

joomla

© Freepik.com

Sedari tadi, tampaknya Joomla sering kali dikaitkan dengan WordPress. Memang, ada beberapa letak persamaan antara kedua CMS tersebut.

Sebenarnya, di mana, sih, letak perbedaan keduanya? 

Untuk menjawab rasa penasaranmu, di bawah ini Glints akan memberikan beberapa perbedaannya:

1. Search engine optimization (SEO)

Berbicara tentang content marketing tentu tidak terlepas dari SEO. Pasalnya, SEO membantu artikelmu untuk berada di peringkat teratas halaman pencarian Google.

Nah, letak perbedaan pertama antara Joomla dan WordPress adalah dari segi SEO-nya.

Dilansir dari Theme Isle, pemakai jasa WordPress biasanya menggunakan plugin yang bernaam Yoast SEO.

Tak bisa dimungkiri, kualitas dari plugin tersebut sangat baik untuk meningkatkan SEO website dengan mengukur warna dari merah, oranye, hingga hijau.

Jika warnanya hijau, otomatis kualitas SEO-nya sudah bagus. Namun, apabila merah dan oranye, kamu perlu memperbaikinya terlebih dahulu.

Hal itu berlaku dalam meta description, SEO title, keyword density, dan lain-lain.

Sementara dari sisi Joomla, CMS ini juga mempunyai plugin yang mirip seperti Yoast, yaitu Easy Fronted SEO (EFSEO).

Kendati demikian, dinilai Yoast SEO mempunyai nilai lebih dibandingkan dengan EFSEO.

2. Keamanan

Perbedaan lainnya terletak dari segi keamanan. 

Dari perbedaan yang satu ini, bisa dinilai kalau Joomla memiliki keunggulan lebih dibandingkan dengan WordPress.

Bagaimana tidak, CMS yang satu ini sudah dilengkapi dengan fitur keamanan dasar seperti SSL dan opsi lainnya seperti two factor authentication.

Sementara itu, WordPress tidak dilengkapi dengan fitur SSL. Kendati demikian, kamu bisa mengubah file intinya untuk bisa mengaktifkannya beserta two factor authentication.

Baca Juga :  Emotional Marketing: Strategi Efektif Menghubungkan Brand dan Audiens

Dari segi keamanan, WordPress lebih bergantung kepada plugin yang sudah tersedia.

Baca Juga: 5 Plugin WordPress yang Bisa Kamu Gunakan untuk Toko Online

Demikian penjelasan singkat mengenai Joomla beserta fitur-fitur yang bisa kamu manfaatkan di dalamnya.

Setelah membaca artikel ini, kira-kira kamu lebih cenderung ingin menggunakan Joomla atau WordPress? Semua itu, kembali kepada kebutuhan masing-masing, ya.

Nah, selain Joomla dan WordPress, sebenarnya masih ada lagi, lho, tool penting lain yang bisa kamu manfaatkan untuk content marketing.

Untuk mengetahuinya, kamu bisa berlangganan newsletter blog Glints secara gratis.

Glints menyediakan beragam artikel seputar marketing, content marketing, hingga dunia bisnis dan dunia kerja.

Tunggu apa lagi, yuk, segera sign up dan nantikan informasi menarik selanjutnya!


Komentar ditutup.

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon