Panduan Lengkap Resign Kerja: Cara, Alasan Tepat, dan Template Suratnya

Diperbarui 06 Agu 2022 - Dibaca 17 mnt

Isi Artikel

    Panduan Ini Berisi:

    Dalam karier, akan ada masa di mana muncul keinginan untuk mencari pekerjaan yang lebih baik dan akhirnya memutuskan untuk resign kerja.

    Meski begitu, mengutip Robert Walters, topik resign masih canggung dibicarakan karena takut dianggap tidak loyal pada perusahaan.

    Karena itu, masih banyak juga yang belum paham mengenai tata cara resign kerja yang tepat dari perusahaan.

    Padahal, karyawan diharapkan bisa resign secara profesional. Hal itu bertujuan agar kamu memiliki reputasi yang baik setelah meninggalkan perusahaan.

    Oleh karena itu, Glints menghadirkan panduan ini untuk membantumu mempersiapkan diri saat akan mengundurkan diri.

    Dalam panduan ini, ada juga template surat resign bahasa Indonesia dan Inggris yang bisa kamu gunakan secara gratis.

    Klik tombol di bawah ini untuk download template dari Glints:

    DOWNLOAD TEMPLATE

    Supaya proses pengunduran dirimu bisa berjalan lancar dan tetap profesional, yuk baca panduan lengkap dari Glints di bawah ini.

    Panduan Resign Kerja Ini Dihimpun dari:

    • wawancara dengan praktisi di bidang human resources
    • riset pustaka

    cara resign kerja

    Umumnya, proses resign memiliki alur sebagai berikut:

    Setelah memahami seperti apa alur saat akan mengajukan resign, kamu bisa langsung mulai mempersiapkan diri. Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan:

    Contoh-contoh alasan resign 

    Hal utama dan yang paling penting adalah menyiapkan alasan untuk resign

    Apabila alasan resign kerjamu dianggap kurang meyakinkan, bisa saja permintaan resign-mu ditolak oleh atasan.

    Maka, Glints sudah siapkan apa saja contoh-contoh alasan resign yang meyakinkan berikut ini:

    1. Menemukan pekerjaan baru yang lebih sesuai keinginan

    Alasan ini sering dipakai oleh karyawan yang ingin resign. Asalkan kamu bisa menjelaskannya dengan bahasa yang baik, pasti akan mudah diterima oleh atasan dan HRD.

    2. Ingin mengubah jalur karier

    Kamu merasa tak betah dengan karier yang saat ini digeluti? Coba utarakan alasan ini kepada atasan dan HR saat meminta izin untuk mengundurkan diri. 

    Namun, pastikan sebelum resign kamu sudah mendapatkan karier yang memang benar-benar sesuai dengan passion dan skill-mu.

    3. Pengembangan diri 

    Menyeimbangkan waktu untuk bekerja dan belajar memang tidak mudah. 

    Nah, kamu bisa menggunakan alasan pengembangan diri saat akan kembali menempuh pendidikan yang lebih tinggi. 

    4. Ada keperluan pribadi

    Resign kerja dengan alasan menyelesaikan urusan keluarga yang penting atau ada masalah kesehatan juga akan mudah diterima oleh atasan dan HR. 

    Namun, pastikan kamu memakai alasan yang jujur dan tidak mengada-ada. Jika ketahuan bohong tentu saja akan membuat hubunganmu dengan perusahaan menjadi buruk. 

    5. Kondisi perusahaan sedang tidak baik

    Saat kondisi perusahaan sedang tidak stabil, kamu bisa membuatnya menjadi alasan untuk resign.

    Biasanya atasan dan HR pasti memaklumi alasan resign yang satu ini karena memang kondisi perusahaan yang sedang tidak baik.

    Cara menyampaikan niatan resign kerja ke atasan

    Setelah menyiapkan alasan, selanjutnya kamu harus bersiap untuk menyampaikan niatan resign kepada atasan.

    Biar tidak meninggalkan kesan buruk, perhatikan cara menyampaikannya berikut:

    1. Minta waktu untuk berbicara secara personal

    Menurut Indeed, bertemu secara langsung dengan atasan merupakan etika profesional saat akan menyampaikan pengunduran diri.

    Saat bertemu langsung dengan atasan, pasti akan lebih mudah untuk melakukan dialog dua arah yang efektif.

    2. Jelaskan alasan resign

    Pada saat pertemuan dengan atasan, pastikan kamu sudah memilih apa alasan mengundurkan yang paling tepat.

    Menurut Debby Laurentina, Assistant People Ops Manager Glints, ada hal penting yang perlu diingat saat menjelaskan alasan resign, yaitu:

    3. Ucapkan terima kasih

    Setelah mengemukakan alasan resign kerja, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada atasanmu.

    Apalagi jika selama ini kamu telah diberikan kesempatan untuk berkembang dan mendapatkan banyak ilmu darinya.

    Lalu, kamu juga bisa membagikan kesan selama bekerja dan masukan untuk atasan, tim, atau perusahaan 

    4. Tawarkan bantu proses handover pekerjaan

    Sebelum kamu resign kerja dan meninggalkan perusahaan, tak ada salahnya untuk membantu proses handover ke penggantimu. 

    The Balance Careers menyebutkan jika hal tersebut memang tidak wajib dilakukan. 

    Namun, jika kamu menyatakan bersedia untuk membantu proses transisi, tentu akan terlihat profesional. Atasanmu pun juga akan sangat terbantu dengan inisiatifmu tersebut.

    5. Siapkan surat resign resmi

    Sudah mendapatkan persetujuan dari atasan? Kini, saatnya kamu mempersiapkan surat pengunduran diri resmi.

    Perhatikan juga notice period sesuai ketentuan perusahaanmu. Umumnya perusahaan di Indonesia menerapkan 1 month notice. Jadi kamu harus memberikan surat resign satu bulan sebelum hari terakhirmu bekerja.

    Cara membuat surat resign kerja

    Saat menyiapkan surat pengunduran diri, ada beberapa hal yang harus dicantumkan, yaitu:

    Surat resign bisa ditulis dengan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, tergantung dengan kebijakan perusahaanmu.

    Namun, saat ini sudah banyak perusahaan yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utama untuk berkomunikasi.

    Nah, jika perusahaanmu salah satunya, sebaiknya pahami dulu contoh surat pengunduran diri resmi dalam Bahasa Inggris di bawah ini:

    Career Contessa menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang tidak perlu ditulis di surat resign, yaitu:

    Checklist sebelum meninggalkan perusahaan

    Sebelum meninggalkan perusahaan, kamu perlu memastikan beberapa hal berikut ini:

    Perlu diingat, meskipun sudah memastikan semua hal di atas, kamu harus tetap komitmen bekerja sampai hari terakhir di kantor.

    Selesaikan setiap tugasmu sehingga saat meninggalkan kantor sudah tidak ada lagi tanggungan pekerjaan. Dengan begitu, kamu akan menunjukkan profesionalitas hingga detik terakhir di tempat kerja.

    Cara menjaga hubungan baik dengan eks atasan dan perusahaan

    Meskipun sudah resign kerja, bukan berarti kamu jadi memutus tali silahturahmi dengan mantan atasan atau perusahaan. 

    Ada beragam manfaat yang bisa kamu dapatkan saat bisa menjaga hubungan baik dengan eks atasan atau perusahaan, lho. Berikut ini contohnya:

    Setelah tahu pentingnya menjaga hubungan baik dengan eks atasan dan perusahaan, pahami juga bagaimana cara melakukannya berikut ini:

    1. Patuhi aturan resign perusahaan 

    Selalu patuhi aturan resign yang dibuat oleh perusahaan dan tetap bekerja secara profesional hingga hari terakhir.

    2. Lakukan proses handover dengan baik 

    Ikut membantu proses handover pekerjaan juga akan memberikan kesan yang baik untukmu. Atasan maupun perusahaan pasti akan menghargai niat baikmu untuk terlibat dalam proses tersebut.

    cara resign kerja

    3. Berhati-hati menjawab pertanyaan “kenapa resign” 

    Ketika memutuskan resign, pasti orang-orang di sekitar akan bertanya apa penyebab kita meninggalkan perusahaan.

    Kania Laksita Raras, Content Lead Glints, menceritakan pengalamannya saat menjaga hubungan baik dengan eks atasan dan perusahaan.

    Menurutnya, apabila mengucapkan alasan resign yang terkesan negatif, kemudian didengar oleh eks atasan, tentu kamu akan meninggalkan citra buruk.

    Berdasarkan pengalamannya, berikan jawaban yang lebih fokus pada aspek positif yang menyebabkan kamu resign.

    Misalnya, daripada kamu menjawab:

    “Perusahaan sebelumnya tidak jelas arah dan tujuannya.”

    Sebaiknya katakan:

    “Saya menemukan perusahaan dengan visi & misi yang lebih sesuai minat.”

    Intinya, menurut Kania, kamu harus hati-hati dalam menjawab.

    4. Ikuti media sosialnya

    Cara termudah untuk tetap berhubungan baik dengan eks atasan adalah dengan mengikuti akun media sosialnya, seperti LinkedIn.

    Dengan mengikuti LinkedIn mantan atasan, kamu bisa tahu mengenai perkembangan karier profesionalnya. Saat ia mendapatkan promosi atau membuat sebuah postingan, kamu bisa memberikan komentar atau mengirim pesan ucapan selamat.

    5. Berikan kartu ucapan atau hampers di hari spesial

    Menurut The Muse dengan mengirimkan kartu ucapan atau hampers bisa menunjukkan kepedulianmu untuk tetap berhubungan baik.

    Hari spesial seperti tahun baru atau hari raya bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengirimkan kartu ucapan atau hampers ke eks atasan.

    6. Kirimkan update mengenai karier profesionalmu

    Kamu baru saja mendapatkan promosi? Coba bagikan kabar bahagia itu kepada mantan atasanmu.

    Tak lupa, ucapkan terima kasih karena pengalaman yang didapatkan saat di bawah bimbingannya dulu.

    7. Rencanakan pertemuan 

    Apabila kamu masih tinggal satu kota dengan mantan atasan, tidak ada salahnya untuk mengajaknya bertemu secara langsung. Kamu bisa menawarkan untuk melakukan reservasi makan siang di tempat yang dekat dengan lokasi kantormu dulu. 

    Melansir CompTIA, gunakan kesempatan bertemu tersebut untuk berdiskusi atau sekadar memberi tahu perkembangan kariermu kepada eks atasan. 

    Sebelum melakukan reservasi, pastikan jika mantan atasanmu punya waktu untuk bertemu, ya. Jangan sampai kamu terlalu memaksanya.

    Nah, setelah memahami bagaimana cara resign kerja yang baik. Sekarang, saatnya kamu siapkan surat resign yang akan diserahkan ke atasan dan tim HR.

    Tak perlu repot membuatnya dari awal, Glints sudah menyiapkan template surat resign yang bisa langsung kamu isi dan sesuaikan sendiri, lho.

    Ada dua variasi dari template surat resign yang bisa kamu pakai. Setiap variasi tersedia dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

    Jadi, kamu bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhanmu. Agar lebih maksimal, Glints menyarankanmu untuk membuka dan mengedit template di laptop/komputermu, ya.

    Yuk, klik tombol di bawah ini untuk dapatkan template secara gratis!

    DOWNLOAD TEMPLATE

    Berikut cara dapat dan edit template surat resign gratis dari Glints:

    1. Setelah tombol di atas diklik, file .rar akan otomatis ter-download.
    2. Kemudian, cek folder Downloads di laptop/komputermu, lalu klik kanan pada file-nya dan klik Extract to Resignation-Letter-Template-2022.
    3. Pilih dan buka salah satu template dengan Microsoft Word.
    4. Bagian atas adalah contoh yang Glints buat, nanti kamu scroll ke bawah dan akan menemukan template yang bisa diisi.
    5. Hapus bagian contoh yang ada di atas, lalu isi template berdasarkan arahan dan modifikasi juga sesuai kebutuhanmu.

    Nah, jika penjelasan soal cara persiapan resign kerja dan template gratis ini bermanfaat, jangan lupa untuk membagikan artikel ini, ya!

    Caranya mudah, cukup dengan klik button media sosial yang ada di bawah (di sisi kiri kalau dari laptop) dan bagikan artikel ini ke rekan kerja atau teman-temanmu.

    resign kerja

    Seberapa bermanfaat artikel ini?

    Klik salah satu bintang untuk menilai.

    Nilai rata-rata 3.8 / 5. Jumlah vote: 12

    Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

    We are sorry that this post was not useful for you!

    Let us improve this post!

    Tell us how we can improve this post?


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel Terkait