9 Cara Cepat Dapat Kerja, dari CV hingga Interview
Ditulis oleh : Omar Abdullah
Sedang mencari pekerjaan dan ingin segera mendapat panggilan interview? Kamu bisa memulai dengan menentukan posisi yang sesuai, menyiapkan CV yang relevan, dan melamar lowongan secara terarah.
Cara cepat dapat kerja adalah dengan mencari posisi yang cocok dengan kemampuanmu, menyesuaikan CV untuk setiap jenis pekerjaan, melamar melalui sumber tepercaya, serta mempersiapkan diri untuk interview. Kamu juga bisa meminta informasi lowongan dari orang-orang di sekitarmu dan mencatat setiap lamaran agar lebih mudah ditindaklanjuti.
Meski tidak ada cara yang bisa menjamin kamu langsung diterima, langkah-langkah berikut dapat membantu pencarian kerjamu menjadi lebih terarah.
Isi Artikel
1. Tentukan posisi yang sesuai dengan kemampuanmu
Sebelum mulai melamar, tentukan satu sampai tiga jenis posisi yang ingin kamu cari. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah menemukan lowongan yang sesuai dan menyiapkan CV yang relevan.
Untuk menentukan posisi, coba jawab pertanyaan berikut:
- Pekerjaan seperti apa yang pernah kamu lakukan atau ingin kamu pelajari?
- Kemampuan apa yang sudah kamu miliki?
- Lokasi dan jam kerja seperti apa yang bisa kamu terima?
- Apakah kamu mencari pekerjaan penuh waktu, paruh waktu, atau magang?
Misalnya, jika kamu terbiasa menggunakan spreadsheet dan teliti dalam memasukkan data, kamu bisa mencari posisi seperti staf administrasi, admin operasional, atau data entry.
Kamu tidak harus memenuhi semua kualifikasi yang tercantum di lowongan. Namun, perhatikan persyaratan yang dinyatakan wajib dan pastikan kamu bisa menjelaskan kemampuan atau pengalaman yang relevan.
2. Cari lowongan dari sumber yang tepercaya
Setelah menentukan posisi, mulai cari lowongan melalui platform pencarian kerja, situs resmi perusahaan, atau informasi dari jaringan profesionalmu.
Saat membaca lowongan, perhatikan:
- Nama perusahaan dan deskripsi pekerjaannya.
- Lokasi, jenis pekerjaan, dan persyaratan utama.
- Cara melamar dan informasi kontak yang diberikan.
- Informasi gaji, jika tersedia.
Kamu bisa mulai dengan mencari lowongan kerja di Glints dan memilih posisi yang sesuai dengan kebutuhanmu. Baca deskripsi setiap lowongan sebelum melamar agar kamu tahu apa yang dicari perusahaan.
Tips: Coba gunakan beberapa kata kunci untuk posisi yang mirip. Misalnya, selain “admin”, cari juga “administrasi” atau “administration staff”.
3. Sesuaikan CV dengan pekerjaan yang dilamar
CV membantu rekruter memahami pengalaman dan kemampuanmu. Agar lebih mudah dibaca, tonjolkan informasi yang relevan dengan posisi yang kamu incar.
Misalnya, saat melamar sebagai staf administrasi, kamu bisa menampilkan pengalaman mengelola dokumen, memasukkan data, atau menggunakan spreadsheet.
Pastikan CV-mu mencakup:
- Nama dan kontak yang bisa dihubungi.
- Ringkasan singkat tentang dirimu.
- Pengalaman kerja, magang, organisasi, atau proyek yang relevan.
- Pendidikan dan keterampilan yang sesuai.
- Portofolio, jika diperlukan untuk posisi yang dilamar.
Gunakan bahasa yang jelas dan informasi yang jujur. Kamu tidak perlu membuat ulang seluruh CV setiap kali melamar, tetapi periksa kembali bagian mana yang paling relevan untuk ditampilkan.
Contoh deskripsi pengalaman di CV
Daripada hanya menulis:
Bertanggung jawab atas administrasi.
Kamu bisa menjelaskan tugasnya dengan lebih spesifik:
Mengelola dokumen dan memperbarui data pelanggan menggunakan spreadsheet.
Jika kamu memiliki hasil yang bisa dibuktikan, tambahkan juga. Hindari membuat angka atau pencapaian yang tidak sesuai dengan pengalamanmu.
4. Tonjolkan pengalaman meskipun belum pernah bekerja
Belum punya pengalaman kerja bukan berarti CV-mu harus kosong. Jika kamu fresh graduate atau sedang mencari pekerjaan pertama, kamu bisa mencantumkan pengalaman dari:
- Magang atau kerja paruh waktu.
- Organisasi sekolah, kampus, atau komunitas.
- Proyek tugas akhir atau proyek pribadi.
- Kegiatan sukarela.
- Kursus dan pelatihan yang relevan.
Jelaskan apa yang kamu kerjakan dan kemampuan yang digunakan. Contohnya, pengalaman menjadi bendahara organisasi bisa menunjukkan kemampuan mengelola catatan keuangan dan bekerja dengan spreadsheet.
Pilih pengalaman yang paling berkaitan dengan posisi yang kamu lamar, lalu bersiaplah menjelaskannya saat interview.
5. Lamarlah secara terarah dan catat progresnya
Mengirim banyak lamaran bisa membuka lebih banyak peluang, tetapi pastikan kamu tetap membaca persyaratan dan memilih posisi yang sesuai. Lamaran yang lebih relevan juga membantumu menjelaskan alasan kamu tertarik pada pekerjaan tersebut.
Setelah melamar, catat informasi berikut agar tidak bingung saat mendapat respons: tanggal melamar, perusahaan, posisi, status, dan tindak lanjut.
Kamu bisa menggunakan catatan di ponsel atau spreadsheet sederhana. Periksa juga email dan nomor telepon yang kamu cantumkan agar tidak melewatkan undangan interview.
Jika perusahaan memberikan jadwal proses rekrutmen, ikuti jadwal tersebut. Bila ingin menanyakan perkembangan lamaran, kirim pesan singkat dan sopan melalui kontak yang memang disediakan untuk rekrutmen.
6. Manfaatkan jaringan dan acara karier
Teman, keluarga, mantan rekan kerja, dosen, atau komunitas bisa menjadi sumber informasi lowongan. Beri tahu mereka posisi yang sedang kamu cari dan lokasi yang kamu inginkan.
Kamu bisa mengirim pesan seperti ini:
Halo, Kak. Saat ini aku sedang mencari posisi staf administrasi di Jakarta. Aku memiliki pengalaman mengelola dokumen dan menggunakan spreadsheet. Kalau Kakak mengetahui lowongan yang sesuai, boleh kabari aku, ya. Terima kasih!
Selain itu, kamu bisa mengikuti job fair atau acara karier, baik secara langsung maupun online. Sebelum mengikuti acara, cari tahu perusahaan yang hadir dan siapkan CV agar kamu siap jika menemukan posisi yang cocok.
Informasi dari kenalan tetap perlu diperiksa. Pastikan lowongannya benar dan pahami proses rekrutmennya sebelum mengirim data pribadi.
7. Tingkatkan kemampuan yang relevan
Jika beberapa lowongan yang kamu incar meminta kemampuan yang belum kamu kuasai, pilih satu kemampuan untuk dipelajari terlebih dahulu.
Misalnya:
- Untuk posisi administrasi: spreadsheet dan pengelolaan dokumen.
- Untuk posisi layanan pelanggan: komunikasi dan penanganan pertanyaan pelanggan.
- Untuk posisi desain: penggunaan perangkat desain dan penyusunan portofolio.
Kamu bisa belajar melalui materi gratis, kursus, latihan mandiri, atau proyek sederhana. Setelah itu, tambahkan kemampuan yang benar-benar sudah kamu kuasai ke CV dan siapkan contoh penggunaannya.
Kamu tidak perlu menunggu sampai menguasai semua kemampuan untuk mulai mencari kerja. Sambil belajar, tetap cari dan lamar posisi yang sesuai dengan kemampuanmu saat ini.
8. Persiapkan jawaban interview
Saat mendapat undangan interview, pelajari kembali deskripsi pekerjaan dan cari informasi tentang perusahaan. Kemudian, siapkan contoh pengalaman yang menunjukkan kemampuanmu.
Beberapa pertanyaan yang bisa kamu latih antara lain:
- Ceritakan tentang dirimu.
- Mengapa kamu tertarik dengan posisi ini?
- Pengalaman apa yang relevan dengan pekerjaan ini?
- Bagaimana kamu menghadapi masalah atau bekerja dalam tim?
- Berapa ekspektasi gajimu?
Untuk menjelaskan pengalaman, kamu bisa menggunakan urutan sederhana: situasi, tugas, tindakan, dan hasil. Jika belum memiliki pengalaman kerja, gunakan contoh dari kegiatan sekolah, organisasi, magang, atau proyek pribadi.
Siapkan juga satu atau dua pertanyaan untuk rekruter, misalnya tentang tanggung jawab sehari-hari atau tahapan rekrutmen berikutnya.
9. Waspadai penipuan lowongan kerja
Saat ingin cepat dapat kerja, tetap luangkan waktu untuk memeriksa informasi lowongan dan perusahaan.
Berhati-hatilah jika ada pihak yang:
- Meminta pembayaran untuk mengikuti proses seleksi atau menjanjikan pekerjaan.
- Meminta kata sandi, kode OTP, atau akses ke rekeningmu.
- Mendesakmu memberikan data sensitif tanpa alasan yang jelas.
- Memberikan informasi perusahaan atau lokasi interview yang sulit diverifikasi.
- Menjanjikan kamu pasti diterima tanpa proses yang jelas.
Jika ragu, periksa kembali informasi melalui kanal resmi perusahaan. Jangan mengirim uang, kata sandi, atau kode OTP kepada pihak yang mengaku sebagai rekruter.
Checklist mencari kerja yang bisa kamu mulai hari ini
Agar lebih mudah memulai, coba lakukan langkah berikut:
- Pilih satu sampai tiga posisi yang ingin dicari.
- Perbarui kontak dan pengalaman yang relevan di CV.
- Cari lowongan yang sesuai dan baca persyaratannya.
- Kirim lamaran untuk posisi yang cocok.
- Catat perusahaan dan posisi yang sudah dilamar.
- Beri tahu orang terdekat tentang pekerjaan yang kamu cari.
- Latih perkenalan diri untuk persiapan interview.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara cepat dapat kerja untuk fresh graduate?
Mulailah dengan mencari posisi yang sesuai dengan kemampuan dan pendidikanmu. Di CV, cantumkan pengalaman magang, organisasi, proyek, atau kegiatan sukarela yang relevan. Persiapkan juga contoh pengalaman tersebut untuk diceritakan saat interview.
Apa yang harus dilakukan jika belum mendapat panggilan interview?
Tinjau kembali apakah posisi yang kamu lamar sesuai dengan kemampuanmu dan apakah CV sudah menunjukkan pengalaman yang relevan. Coba variasikan kata kunci pencarian, periksa informasi kontak di CV, dan terus catat lamaran yang sudah dikirim.
Apakah harus memiliki pengalaman kerja untuk melamar?
Tidak semua lowongan mensyaratkan pengalaman kerja. Baca persyaratan setiap posisi dan cari lowongan yang sesuai dengan tingkat pengalamanmu. Kamu juga bisa menunjukkan kemampuan melalui pengalaman magang, proyek, organisasi, atau kegiatan lainnya.
Apakah melamar banyak lowongan membuat lebih cepat diterima?
Melamar beberapa lowongan dapat membuka lebih banyak peluang, tetapi jumlah lamaran saja tidak menjamin kamu diterima. Pilih posisi yang sesuai dan pastikan CV-mu menjelaskan kemampuan yang relevan.
Mulai cari pekerjaan yang sesuai denganmu
Mencari kerja membutuhkan waktu dan persiapan. Mulailah dari langkah yang bisa kamu lakukan hari ini: tentukan posisi yang kamu inginkan, perbarui CV, dan cari lowongan yang sesuai.
Siap memulai? Cari lowongan kerja di Glints dan temukan peluang yang sesuai dengan kemampuanmu.
