7 Tips Mengadakan Press Conference Virtual yang Efektif dan Sukses

Tayang 05 Mar 2021 - Dibaca 10 mnt
Ditulis oleh : Geofanni Nerissa Arviana

Press conference yang biasa dilakukan secara tatap muka (offline), terpaksa harus berubah jadi virtual akibat Covid-19.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Pelaksanaan press conference virtual pun jauh lebih sulit daripada konferensi pers pada umumnya.

Kamu harus menyiapkan aplikasi meeting online, koneksi internet, presentasi, hingga moderator andal.

Di samping itu, kamu juga perlu memastikan bahwa jurnalis mengikuti acara hingga akhir. Sebab, siapa pun bisa keluar-masuk aplikasi dengan mudah selama acara.

Namun, jangan khawatir. Glints sudah menyiapkan tujuh tips untuk mengadakan press conference virtual yang efektif!

Baca Juga: Menyusun Strategi Public Relations yang Efektif

1. Kuasai platform yang digunakan

press conference virtual

© Freepik.com

Ada banyak pilihan platform yang bisa kamu gunakan untuk press conference virtual, antara lain Zoom, Google Meet, dan Skype.

Apa pun platform yang kamu pilih, pastikan kamu menguasai cara pakainya, ya.

Pahami semua seluk-beluk pemakaiannya, mulai dari log in, membuat link meeting, mengundang orang lain, menyalakan suara, hingga menyudahi meeting.

Praktikkan hal tersebut beberapa kali sebelum pelaksanaan. Jadi, kamu tidak akan kagok dan panik selama acara.

2. Bagikan link sebelum hari-H

press conference virtual

© Freepik.com

Di semua aplikasi meeting online, kamu bisa membuat link rapat terlebih dahulu.

Maka, buatlah room meeting beberapa hari sebelum pelaksanaan press conference virtual.

Kemudian, kirim link meeting tersebut bersama undangan acara ke berbagai media. Dengan begitu, mereka bisa mengikuti konferensi pers tepat waktu.

3. Pastikan koneksi internet lancar

press conference virtual

© Freepik.com

Internet menjadi satu masalah tersendiri selama work from home, termasuk dalam pelaksanaan press conference virtual.

Masalah yang satu ini memang sulit dihindari. Koneksi internet bisa putus kapan saja.

Namun, kamu bisa menyiasatinya dengan melakukan tes kecepatan internet sebelum acara. Jika terbukti cepat, kamu bisa tenang.

Baca Juga :  Data Modeling, Cara Menyederhanakan Kumpulan Data yang Rumit

Namun, jika koneksinya kurang stabil, kamu perlu menyiapkan beberapa jenis internet. Jadi, jika ada salah satu koneksi terputus, kamu bisa segera menggantinya dengan internet lain.

4. Batasi waktu press conference virtual

press conference virtual

© Freepik.com

Sudah satu tahun Covid-19 hadir di Indonesia. Sudah hampir satu tahun pula kita dibuat familier dengan meeting online.

Sayangnya, rapat online memang melelahkan. Kamu harus menatap layar sepanjang rapat. Selain itu, ada banyak orang yang bisa melihat detail pergerakanmu sepanjang waktu.

Menurut BBC, hal itu membuat banyak orang jenuh dengan meeting online, disebut juga dengan Zoom fatigue.

Oleh karenanya, ketika mengadakan press conference virtual, kamu perlu menyesuaikan durasi waktunya. Jangan sampai acaramu memakan waktu terlalu lama.

PRNEWS mengatakan, durasi maksimal untuk mengadakan konferensi pers online adalah 30-45 menit.

5. Siapkan media kit

media kit konferensi pers

© Freepik.com

Public relations bertanggung jawab untuk memastikan jurnalis dapat menyampaikan isi konferensi pers dengan baik.

Salah satu caranya yakni dengan menyiapkan press kit atau media kit. Hal ini berisi kumpulan informasi perusahaan, termasuk press release.

Dengan adanya informasi tersebut, jurnalis bisa menulis artikel dengan lebih lengkap. Brand-mu pun mendapat exposure yang lebih baik.

Kamu bisa mengirimkan media kit sebelum atau sesudah konferensi pers virtual.

Baca Juga: Serba-serbi Press Release yang Perlu Kamu Tahu

6. Bangun engagement

apa saja tantangan selama wfh

© Freepik.com

Salah satu tantangan terbesar press conference virtual adalah membangun engagement.

Dalam konferensi pers offline, kamu bisa melakukan berbagai cara untuk ice breaking dan menarik perhatian media. Namun, hal itu sulit dilakukan secara online.

Ditambah lagi, siapa pun bisa bergabung dan meninggalkan meeting online secara mudah. Jika konferensi persmu tidak menarik, media bisa saja keluar dari room meeting sebelum acara selesai.

Baca Juga :  Online Advertising vs Offline Advertising, Mana yang Lebih Efektif?

Oleh karena itu, bangunlah engagement semaksimal mungkin sejak awal acara.

Tips dari Glints, kamu bisa melakukan ice breaking online, polling, dan voting menggunakan berbagai platform gratis di internet.

Dua tools yang paling populer adalah Quizizz dan Mentimeter.

Jika butuh tips detail soal pembangunan engagement, ada webinar Glints ExpertClass yang siap membantumu.

Di sana, ada banyak kelas seputar public relations dan engagement.

Setiap kelasnya dipandu oleh para profesional dengan pengalaman bertahun-tahun. Kamu bisa berdiskusi langsung dengan mereka di akhir sesi.

Tunggu apa lagi? Yuk, cek jadwal kelasnya segera!

7. Manfaatkan fitur chat untuk sesi Q&A

press conference virtual

© Freepik.com

Biasanya, konferensi pers diakhiri dengan sesi Q&A atau tanya jawab. Pada kesempatan tersebut, media akan menanyakan hal-hal yang belum dijelaskan pembicara.

Nah, pada press conference virtual, kamu bisa memanfaatkan fitur chat untuk melakukan hal tersebut.

Sampaikan kepada media bahwa mereka bisa melempar pertanyaan melalui fitur chat.

Dengan demikian, proses tanya jawab bisa berlangsung dengan efisien.

Baca Juga: 5 Strategi Menyusun CSR bagi Public Relations agar Tepat Sasaran

Jika ingin mengadakan press conference virtual, jangan lupa terapkan tujuh tips di atas, ya. 

Niscaya, konferensi persmu akan berjalan mulus dan efektif.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon