Manajemen Aset: Apa Itu, Cara Kerja, Mengapa Penting

Diperbarui 23 Okt 2023 - Dibaca 4 mnt
Ditulis oleh : M. Ichsan Medina

Manajemen aset atau asset management adalah salah satu hal yang umum ditemukan dalam dunia investasi.

Glints App

Ribuan Loker Terbaik Menantimu,
Lamar Cepat Hanya 1x Tap!

Akses peluang karier terbaik dengan aplikasi Glints TapLoker

Download Sekarang

Karena, melakukan hal ini dapat membantumu meningkatkan level kemampuan finansialmu melalui instrumen investasi.

Saat melakukan ini, kamu pun bisa dibantu oleh seorang asset manager atau manajer investasi yang perannya juga akan Glints jelaskan secara singkat.

Nah, yuk, simak pemaparan lengkap dari Glints seputar apa itu asset management berikut ini!

Apa Itu Manajemen Aset?

Mengutip Forbes, manajemen aset adalah praktik untuk meningkatkan total keuangan seseorang dari waktu ke waktu dengan mendapatkan, menjaga, atau menjual instrumen investasi yang nilainya akan meningkat di masa depan.

Investopedia menambahkan bahwa tujuan dari praktik ini adalah untuk meningkatkan nilai dari investasi yang dimiliki serta memitigasi risikonya.

Maksudnya, kamu harus tahu sejauh apa risiko yang bisa diambil dari investasi yang dilakukan.

Misalkan, seorang pensiunan yang punya pendapatan dari portofolio dan uang pensiunannya tentu dianjurkan untuk memilih investasi yang bebas risiko atau tingkat risikonya kecil.

Sedangkan, seorang pekerja yang masih di usia produktif mungkin bisa melakukan investasi dengan risiko tinggi untuk mendapatkan pendapatan yang besar.

Manajer aset

Business Insider mengatakan, manajer aset berperan untuk menentukan investasi apa yang harus dilakukan atau dihindari untuk merealisasikan tujuan finansial klien tanpa melebihi batasan toleransi risikonya.

Aset investasi yang dikelola seorang manajer aset dapat berupa saham, obligasi, real estate, komoditas, hingga reksa dana.

Seorang manajer aset diharapkan untuk melakukan penelitian yang mendetail menggunakan tools analisis mikro dan makro.

Hal tersebut termasuk analisis statistik terhadap tren pasar, tinjauan laporan keuangan perusahaan, dan hal lainnya yang dapat membantu klien mencapai tujuan finansialnya melalui apresiasi aset tersebut.

Baca Juga: Safe Haven: Arti, Contoh, Kelebihan, dan Kekurangannya

Cara Kerja Manajemen Aset

Lalu, bagaimana cara kerjanya saat melakukan praktik ini?

Baca Juga :  30 Contoh Resolusi Tahun Baru 2025 dan Cara Membuatnya

Nah, berikut adalah penjelasan dari LLoyds Bank soal cara kerja seorang asset manager saat melakukan manajemen aset.

1. Memahami tujuan finansialmu

Seorang manajer aset akan bekerja sama denganmu untuk memahami tujuan finansial yang kamu miliki.

Hal tersebut dapat berupa investasi jangka panjang untuk menyiapkan masa pensiun atau mengembangkan aset yang dimiliki dengan mendiversifikasi portofoliomu.

2. Membuat perencanaan investasi

Setelah memahami tujuan finansialmu, seorang manajer aset akan membuat sebuah strategi berdasarkan beberapa hal berikut.

  • preferensimu dalam berinvestasi
  • tingkat risiko yang nyaman untuk diambil
  • situasi yang sedang dialami olehmu

Menggunakan strategi yang dibuat, manajer aset akan mulai melakukan investasi untukmu.

3. Menjaga investasimu

Ketika kamu sudah memiliki portofolio, manajer aset akan menjaga dan mengelola investasimu sesuai dengan rencana serta tujuan finansialmu.

Hal tersebut termasuk menjual aset investasi ketika waktu yang tepat tiba dan melakukan pembelian lebih banyak aset berdasarkan hasil riset pasar.

Baca Juga: Investasi Emas Batangan atau Perhiasan: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Mengapa Manajemen Aset Penting?

Setelah mengetahui apa itu asset management dan cara kerjanya, kamu juga perlu mengetahui mengapa praktik ini begitu penting untuk dilakukan.

Nah, Corporate Finance Institute dan Arrowroot memaparkan beragam alasan mengapa manajemen aset begitu penting, antara lain.

1. Memudahkanmu melacak aset investasi yang dimiliki

Praktik ini memudahkanmu mengetahui bagaimana uangmu digunakan untuk berinvestasi.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengetahui performa dari setiap instrumen investasimu dengan lebih mudah.

2. Membantu mengidentifikasi dan mengelola risiko

Manajemen aset juga begitu penting karena dapat membantumu dalam mengidentifikasi risiko dari investasi yang dilakukan.

Dengan mengidentifikasi risiko yang bisa didapatkan, kamu akan lebih mudah saat mengelolanya.

Baca Juga :  Investasi Perak: Plus Minus, Bedanya dengan Emas, & Cara

Hal tersebut tentu dapat membuatmu terhindari dari potensi kerugian dalam investasi yang dilakukan.

3. Potensi mendapatkan return lebih besar

Melakukan praktik ini juga dapat membuatmu bisa mendapatkan keuntungan besar dari investasi yang dilakukan.

Praktik manajemen aset yang efektif membantumu mengeksplor kesempatan perkembangan dari investasi yang dilakukan.

Sehingga, ketika ada kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari investasi yang dilakukan, kamu bisa memanfaatkannya.

Baca Juga: Investasi Tanah: Pertimbangan Penting, Kelebihan, dan Kekurangannya

Itu adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui seputar manajemen aset. Intinya, melakukan ini dapat membantumu meningkatkan kekayaan dari instrumen investasi yang dimiliki.

Hal tersebut bisa dilakukan baik melalui membeli, menjaga, atau menjual aset investasi yang dianggap memiliki potensi untuk berkembang dari segi nilainya dari waktu ke waktu.

Nah, selain tentang asset management, kamu juga bisa tahu lebih banyak soal hal-hal yang berkaitan dengan keuangan, lho.

Caranya cukup mudah kok, kamu cukup baca kumpulan artikel Glints Blog yang membahasnya.

Kumpulan artikel Glints Blog dapat memberimu informasi, tips, dan trik keuangan yang bisa kamu aplikasikan juga.

Menarik bukan? Yuk, klik di sini sekarang untuk baca kumpulan artikelnya! Gratis!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Glints TapLoker Icon