×

Bagaimana Cara Investasi untuk Mahasiswa? Simak!

March 23, 2020 | No Comments

investasi di tengah corona

Banyak cara untuk mahasiswa investasi. Selagi muda memang ada baiknya mencoba investasi, sebagai pilihan lain menabung.

Banyak orang mulai berinvestasi ketika mereka sudah mulai memiliki penghasilan sendiri atau ketika mereka sudah memiliki pekerjaan tetap.

Akan tetapi, jangan salah, investasi juga bisa dimulai sejak kamu kuliah, loh! Berinvestasi atau menyiapkan diri secara finansial lebih dahulu sejak bangku kuliah bisa jadi pilihan yang bijak.

Dalam artikel kali ini, Glints akan memberikan penjelasan mengenai beberapa jenis investasi untuk mahasiswa.

Baca Juga: Tips Menjadi Konsultan Keuangan

Mulai investasi di bangku perkuliahan akan memberikan kamu banyak manfaat. Tidak hanya kamu akan siap lebih cepat secara finansial, bahkan jauh sebelum terjun langsung ke dunia kerja.

Tentu kamu juga akan memiliki lebih banyak pengalaman di dunia keuangan. Akan ada banyak pelajaran yang dapat kamu ambil ketika kamu berinvestasi.

Pelajaran-pelajaran ini tentu tidak bisa kamu dapatkan hanya sekadar baca dari buku. Selain itu, dengan berinvestasi sejak di bangku perkuliahan, kamu bisa mengambil keuntungan yang lebih besar ketika nanti kamu sudah masuk ke dunia kerja.

Apalagi, jika yang kamu investasikan merupakan hasil dari kerja kerasmu sendiri. Berinvestasi akan menjadi salah satu faktor yang bisa mendorong kepercayaan diri kamu.

Pasti kamu bangga dong untuk dapat berinvestasi dan memiliki keuntungan hasil jerih payah kamu sendiri?

Pilihan Investasi untuk Mahasiswa

investasi untuk mahasiswa

© Canva.com

Sebelum kamu mulai berinvestasi, ada baiknya untuk memahami jenis-jenis investasi agar kamu bisa menentukan tipe investasi apa yang paling menjawab kebutuhan kamu.

Berikut adalah beberapa jenis pilihan investasi untuk mahasiswa

Investasi dengan sistim menabung 50-30-20

Apakah kamu mendengar sistim menabung dengan hitungan 50-30-20? Sistem menabung penghasilan dengan pembagian 50-30-20 ini dipopulerkan oleh perencana keuangan asal Amerika Serikat, Anthony Badillo.

Sistim ini merupakan sistim yang cenderung paling sederhana, dan mudah diterapkan.

Anthony menyarankan untuk menyisihkan 50% dari pendapatan kamu untuk kebutuhan sehari-hari, 30% untuk tabungan atau membayar utang, dan 20% lainnya untuk keinginan pribadi.

Menabung merupakan cara investasi untuk mahasiswa yang paling sederhana dan rendah risiko. Namun, tentu saja juga memiliki potensi keuntungan yang sedikit.

Reksadana, investasi berisiko rendah

Pilihan investasi untuk mahasiswa selanjutnya yaitu reksadana. Reksadana adalah produk inevstasi yang dikeluarkan, dan dikelola oleh perusahaan manajemen investasi.

Menurut Bareksa.com, reksadana adalah salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal.

Khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk mengitung risiko atas investasi mereka.

Dengan pengertian ini, dapat diperkirakan bahwa reksadana merupakan salah satu pilihan bijak jika kamu ingin belajar berinvestasi selama jadi mahasiswa.

Secara umum jenis reksadana terbagi menjadi empat yakni reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham. Masing-masing jenis reksadana memiliki instrumen, tujuan, dan risikonya masing-masing.

Kamu bisa mulai berinvestasi secara mudah karena reksadana dijual secara online. Tapi, pastikan bahwa perusahaan yang menjual produk reksadana terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Di marketplace Bareksasejumlah produk reksadana bisa dibeli dengan modal hanya Rp100.000. Bahkan, ada produk yang minimum pembelian Rp50.000 saja. Kamu bisa cek daftar produknya di sini.

Baca Juga: Dapat Bonus Akhir Tahun? Begini Tips Mengaturnya Agar Bermanfaat

Investasi relatif aman dengan emas

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan emas dan fungsinya sebagai aset berharga, kan?

Emas dikenal sebagai aset pelindung harga dari inflasi, ketika terjadi inflasi, maka harga emas juga akan naik.

Selain itu, emas juga bisa menjadi salah satu instrumen investasi. Dapat dikatakan, membeli emas menjadi pilihan investasi untuk mahasiswa yang cukup aman.

Menurut Business Development Director Laku Emas, Junior Sambyanto, dalam wawancaranya bersama tim Tirto.id.

Menurutnya, jika masyarakat ingin melakukan investasi, masyarakat bisa membeli emas murni dalam bentuk emas batangan fisik.

Investasi emas juga bisa dibeli secara online. Jika membeli emas dalam bentuk perhiasan, harga emas bisa turun ketika dijual kembali di toko, apalagi dalam keadaan cacat fisik.

Saham, investasi untuk mahasiswa bermodal

Investasi untuk mahasiswa yang terakhir adalah saham. Jenis ini terbilang mudah, langkah-langkah memulai investasi saham hampir mirip dengan langkah-langkah membuka rekening bank.

Untuk memilih sahamnya, kamu bisa mengacu pada saham-saham yang ada di indeks LQ45, maupun saham unggulan tiap sektor.

Walau, langkah-langkah terbilang mudah, namun Glints menyarankan agar kamu belajar terlebih dahulu, karena saham umumnya dikenal dengan investasi berisiko tinggi, serta dengan modal yang tidak sedikit.

Baca Juga: Millenials dan Cicilan KPR: Mungkin Nggak Ya?

Nah, itu tadi 4 jenis investasi untuk mahasiswa yang bisa kamu jadikan referensi dan pertimbangan.

Untuk mendapatkan lebih banyak informasi mengenai karier dan dunia kerja, segera sign up di Glints sekarang!

YOU MAY ALSO LIKE

Scroll Up