Biaya Pajak Mobil: Ketahui Besaran dan Cara Hitungnya di Sini

Diperbarui 26 Apr 2023 - Dibaca 6 mnt

Isi Artikel

    Memiliki kendaraan pribadi bagi sebagian orang merupakan sebuah keharusan. Akan tetapi, sebelum berniat membeli, kamu perlu mengetahui adanya biaya pajak khusus untuk mobil.

    Dengan semakin banyaknya perusahaan yang menawarkan jasa-jasa kredit, membeli mobil mungkin sudah terbilang cukup mudah pada saat ini.

    Pembayaran untuk DP dan cicilan bulanan untuk mobil yang ingin dibeli juga semua telah disesuaikan. Maka, masalah pembayaran bukan lagi sebuah isu ketika dana terasa sudah siap.

    Akan tetapi, jangan lengah. Sebab, masih ada pertimbangan lain yang perlu kamu perhatikan, yakni biaya khusus pajak mobil.

    Jika kamu gagal untuk melunasinya sebelum jatuh tempo waktu pembayaran, ada beberapa sanksi yang akan menunggumu.

    Nah, kira-kira, seberapa besar dana yang perlu kamu keluarkan untuk bayar pajak? Lalu, apa saja persyaratan yang perlu dipenuhi agar kamu bisa membayar pajak tahunan mobil? Berikut Glints paparkan selengkapnya untukmu.

    Baca Juga: Buat Skala Prioritas Untuk Mengelola Keuangan Kamu

    Pajak Mobil, Apa Itu?

    biaya pajak mobil

    © Pixabay.com

    Tahukah kamu? Bahwa setiap pemilik kendaraan bermotor diharuskan untuk membayar pajak setiap tahunnya?

    Hal ini berdasarkan ketentuan yang ada dari Badan Pajak dan Retribusi Daerah, di mana pajak kendaraan bermotor (PKB) merupakan pajak atas kepemilikan dan atau penguasaan kendaraan bermotor.

    Biaya yang dikeluarkan untuk Pajak Kendaraan bermotor itu bukan hanya khusus motor, lho, melainkan juga mobil dan kendaraan lain yang digunakan pada jalan darat dan digerakkan oleh peralatan teknik berupa motor dan roda, sesuai kata DTTC.

    Oleh karena itu, bagi yang ingin membeli mobil dengan cara kredit, pastikan bahwa pajak yang akan dibebankan setiap tahunnya dapat kamu lunasi.

    Mengapa demikian? Pasalnya, keterlambatan pembayaran tarif pajak tahunan mobil atau kendaraan lainnya dapat menyebabkan kamu untuk menerima sanksi yang berat.

    Sanksi pada masing-masing daerah berbeda, seperti di DKI Jakarta. Melansir Kompas, jika bayaran pajak mobilmu menunggak, sanksi yang akan diterima adalah bunga keterlambatan sebesar 2% tiap bulannya.

    Jadi, bila kamu telat bayar selama setahun, bunga yang harus kamu bayar adalah sebesar 24%.

    Berapa Besar Biaya Pajak Mobil?

    biaya pajak mobil

    © bmmagazine.co.uk

    Seperti yang sudah Glints jelaskan di atas, sanksi gagal membayar biaya pajak mobil itu tidak ringan, lho. Oleh karena itu, sebelum mulai kredit, ketahui dulu besar pajak yang akan dibebankan padamu.

    Sejatinya, jumlah taraf pajak mobil akan ditentukan berdasarkan beberapafaktor. Nah, faktor utamanya adalah nilai dan bobot yang dapat berpotensi untuk mencemarkan dan merusak lingkungan umum.

    Selain itu, faktor penentu biaya pajak adalah nama pemilik kendaraan. Agar kamu  lebih paham mengenai besar pajak yang akan kamu bayarkan setiap tahunnya, berikut penjelasan besar tarif pajak tahunan yang berlaku berdasarkan kepemilikan mobilnya:

    1. Kepemilikan pribadi

    Melansir laman Klik Pajak, kendaraan pribadi akan ditetapkan biaya pajak sebesar 2% untuk kepemilikan pertama.

    Selain itu, untuk kepemilikan kendaraan kedua, tarif akan ditetapkan sebesar 2%, dan pada kepemilikan ketiga sebesar 2,5%.

    Untuk kepemilikan keempat dan seterusnya, biaya pajak kendaraan seperti mobil akan ditetapkan sebesar 4%. Kisaran angka ini merupakan perhitungan pajak progresif yang akan kamu bayar setiap tahunnya.

    2. Kepemilikan lembaga

    Untuk biaya pajak mobil milik lembaga, tarif yang ditetapkan akan ditentukan berdasarkan jenis instansi.

    Menurut Klik Pajak, lembaga sosial dan keagamaan akan dikenakan tarif pajak mobil sebesar 0,50%. Sama halnya dengan mobil kepemilikan TNI, Polri, dan pemerintahan. Tarih yang akan dikenakan adalah sebesar 0,50%.

    Sedangkan, angkutan umum, mobil jenazah, dan pemadam kebakaran akan dibebankan pajak mobil sebesar 0,50%.

    Baca Juga: Ketahui Pentingnya Bukti Potong Pajak serta Cara Antirepot untuk Membuatnya

    Contoh Perhitungan Pajak Mobil

    biaya pajak mobil

    © Pixabay.com

    Setelah mengetahui biaya pajak mobil yang perlu dibayar, kini kamu perlu mengetahui cara menghitung besar tarifnya. Berikut rumus dan trik menghitungnya berdasarkan ujaran Caroline agar kamu tidak bingung. Yuk, disimak!

    1. Untuk mobil pertama:

    Rumus: pajak progresif + Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ)

    Pajak progresif dikali 1,5% = hasil

    Hasil + SWDKLLJ untuk 1 mobil= total pajak tahunan mobil yang akan dibayar untuk mobil pertama.

    2. Untuk mobil kedua:

    Pajak/biaya progresif + SWDKLLJ untuk mobil 2:

    Pajak progresif dikali 2% = hasil

    Hasil + SWDKLLJ = total pajak mobil yang harus dibayar untuk mobil kedua.

    Persyaratan Untuk Pembayaran Pajak

    © Freepik.com

    Sebelum kamu bisa mulai bayar biaya pajak mobil, ada beberapa persyaratan yang harus kamu penuhi terlebih dahulu.

    Kira-kira, apa saja persyaratannya yang perlu kamu miliki? Berikut pemaparannya sesuai kata Otoflik dan Lifepal:

    •  KTP asli dan fotokopi yang sesuai dengan nama pada STNK, BPKB asli untuk di fotokopi, serta STNK asli fotokopinya.
    •  Untuk bayar biaya pajak mobil lima tahunan, kamu perlu memiliki STNK  asli dan fotokopi, BPKB asli dan fotokopi, KTP asli dan fotokopi, serta formulir cek fisik kendaraan. KTP yang sertakan harus sesuai dengan nama di STNK dan BPKB

    Nah, kini, kamu tak perlu repot lagi membawa semua persyaratan tersebut ke samsat untuk membayar pajak. Sebab, pemilik mobil sudah bisa melunaskan pajak secara online atau lewat Samsat Drive Thru.

    Baca Juga: Menghitung Pengeluaran Bulanan Agar Kamu Bisa Hemat

    Demikian penjelasan Glints mengenai biaya, cara menghitung, dan persyaratan bayar pajak mobil serta kendaraan lainnya.

    Yang perlu kamu ingat adalah untuk mempertimbangkan pemaparan di atas saat ingin melakukan kredit mobil.

    Pasalnya, besar pajak mobil tidak sama dengan pajak motor dan kendaraan lainnya. Biaya yang perlu dikeluarkan tidaklah sedikit.

    Yuk, terus update seputar perpajakkan dan info keuangan lainnya.

    Glints sudah menyiapkan kumpulan artikel yang membahas topik-topik tersebut, lho.

    Tunggu apa lagi? Ayo baca kumpulan artikelnya di sini!


    Comments are closed.

    Artikel Terkait