

Description
**Yayasan Jejak Setara Indonesia**, ada tiga bidang utama—pendidikan, sosial, dan keagamaan—dengan penekanan pada **kesetaraan, pemberdayaan, keberlanjutan, dan kemanusiaan**.
**Misi Yayasan Jejak Setara Indonesia:**
1. **Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan** untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kemandirian masyarakat.
2. **Memberdayakan masyarakat dan kelompok rentan** melalui program sosial yang berkelanjutan, partisipatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan serta kemandirian.
3. **Mengembangkan nilai-nilai keagamaan yang moderat, humanis, toleran, dan inklusif** sebagai landasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan saling menghormati.
4. **Mendorong terciptanya kesetaraan kesempatan dan akses** dalam pendidikan, sosial, dan kehidupan bermasyarakat tanpa diskriminasi.
5. **Membangun kolaborasi dan kemitraan strategis** dengan pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas dampak sosial.
6. **Menumbuhkan generasi dan masyarakat yang berdaya, berkarakter, peduli, dan mampu menjadi agen perubahan** bagi terciptanya Indonesia yang lebih adil, inklusif, dan sejahtera.
Budaya kerja :
**1. Melayani dengan hati**
Setiap karyawan dan pengajar memandang pekerjaannya bukan sekadar pekerjaan, tetapi sebagai bentuk pengabdian dan kontribusi nyata bagi masa depan anak-anak.
**2. Anak adalah pusat pelayanan**
Keputusan program, cara mengajar, dan perilaku pengajar selalu mengutamakan kepentingan, keamanan, perkembangan, dan martabat anak.
**3. Profesional dan amanah**
Datang tepat waktu, bertanggung jawab terhadap tugas, menjaga kepercayaan yayasan, serta transparan dalam penggunaan fasilitas dan dana.
**4. Setara dan saling menghargai**
Tidak membedakan latar belakang, jabatan, gender, kondisi ekonomi, maupun kemampuan. Semua anggota tim diperlakukan dengan hormat.
**5. Belajar dan berkembang bersama**
Pengajar tidak hanya mengajar anak, tetapi juga terus belajar. Yayasan membangun budaya pelatihan, evaluasi, berbagi pengalaman, dan perbaikan berkelanjutan.
**6. Kerja tim, bukan kerja sendiri**
Pengajar, staf, relawan, pengurus, dan pimpinan bekerja sebagai satu tim. Masalah diselesaikan bersama, bukan saling menyalahkan.
**7. Berintegritas dalam beragama**
Nilai keagamaan diwujudkan melalui akhlak, kejujuran, kasih sayang, toleransi, kedisiplinan, dan kepedulian—bukan hanya melalui pengajaran teori agama.
**8. Berorientasi pada dampak**
Ukuran keberhasilan bukan hanya berapa banyak kegiatan yang dilakukan, tetapi **seberapa besar anak-anak berkembang dan kehidupan mereka menjadi lebih baik.**
Keuntungan/benefit bagi karyawan dan pengajar
| Benefit | Bentuk yang bisa diterapkan |
| **Gaji/insentif** | Honor/gaji yang jelas dan dibayarkan tepat waktu |
| **Bonus kinerja** | Insentif berdasarkan kontribusi, kedisiplinan, dan pencapaian program |
| **Pelatihan** | Training mengajar, parenting, pendidikan anak, leadership, dan pengembangan diri |
| **Jenjang karier** | Pengajar → Senior Pengajar → Koordinator Program → Manajer Program |
| **Lingkungan kerja** | Tim yang suportif, religius, humanis, dan tidak toxic |
| **Apresiasi** | Penghargaan pengajar terbaik, kontribusi terbaik, dan masa pengabdian |
| **Pengembangan diri** | Kesempatan mengikuti seminar, workshop, sertifikasi, dan kegiatan eksternal |
| **Kegiatan kebersamaan** | Team gathering, kajian, sharing session, dan kegiatan sosial |
| **Fleksibilitas** | Jadwal yang disesuaikan dengan kebutuhan program dan kondisi pengajar |
| **Makna pekerjaan** | Kesempatan nyata membentuk masa depan anak yatim dan dhuafa |
| **Networking** | Bertemu komunitas pendidikan, NGO, donatur, akademisi, dan mitra sosial |
| **Surat pengalaman/rekomendasi** | Untuk karyawan/pengajar yang memiliki kinerja baik dan masa kerja tertentu |
The company has not completed this section.
Similar companies for you
There are no similar companies at the moment