

Creative Company Exhibition Event and Interior Production and Rental
Deskripsi
We are Total Expo Indonesia established in 2009 a company of stand contractor, exhibition contractor, booth contractor, booth builder, tradeshow, stall, event, expo, stand booth builder, event, interior company.
We deliver focused solutions by integrating out of the box ideas and concepts. We have set benchmark through innovative ideas and design concepts, offering a perfect platform to directly communicate with their target audiences.
We bring unique collaboration of colors, construction and presentation, supplemented with appropriate lighting, leterring and AV equipment for the best result.
First class, professional, high quality customer service, rigorous,realistic, perfect project management enable us to provide best cost effective service to achieve the perfect exhibition or event result
1. Professional Warmth (Kehangatan Profesional)
Menciptakan iklim kerja yang tetap mematuhi aturan baku dan standar mutu, namun interaksi harian dilakukan dengan senyuman, keramahan, dan keterbukaan tanpa sekat kaku.
2. Freedom with Responsibility (Kebebasan Bertanggung Jawab)
Sangat dipopulerkan oleh Netflix. Perusahaan memberikan kebebasan fleksibilitas (seperti jam kerja fleksibel atau tempat kerja santai), namun menuntut disiplin tinggi pada eksekusi dan hasil akhir.
3. Psychological Safety (Keamanan Psikologis)
Karyawan disiplin mengejar target tanpa takut berpendapat atau berinovasi. Lingkungan merasa aman seperti di rumah sendiri; ketika ada kesalahan, fokusnya adalah evaluasi dan belajar bersama, bukan saling menyalahkan.
4. Servant Leadership (Kepemimpinan Melayani)
Para atasan bersikap layaknya sosok pembimbing atau "orang tua" dalam keluarga yang mau mendengarkan, merangkul, dan membantu hambatan timnya, namun tetap tegas menuntut kedisiplinan pencapaian kerja.
5. Work Hard, Play Hard
Budaya klasik yang sangat hidup. Saat jam kerja, semua fokus total mengejar milestone dan target dengan disiplin tinggi. Namun saat waktu istirahat atau acara kantor, suasana berubah menjadi sangat seru, cair, dan penuh keakraban.
6. Open Door Policy (Kebijakan Pintu Terbuka)
Menghilangkan batasan hierarki kaku. Staf junior hingga manajer disiplin menjalankan tugasnya, tetapi ruang komunikasi antartingkatan tetap hangat, ramah, dan bebas canggung.
7. Clan Culture (Budaya Klan/Keluarga Murni)
Berfokus pada kolaborasi internal dan rasa kebersamaan yang erat. Tim diperlakukan seperti keluarga besar yang saling menjaga, namun memiliki tujuan (mission) bersama yang harus dicapai secara disiplin.
8. High Accountability, High Empathy
Menggabungkan ekspektasi kerja yang jelas dan tegas (accountability) dengan rasa peduli pada kondisi mental, kesehatan, dan kehidupan pribadi karyawan (empathy).
9. Collaborative Excellence
Menekankan bahwa kesuksesan dipicu oleh kerja sama tim, bukan persaingan internal yang saling menjatuhkan. Tiap anggota disiplin pada perannya demi keberhasilan bersama.
10. Fun at Work (Keseruan dalam Bekerja)
Disiplin menyelesaikan tanggung jawab tidak berarti suasana kantor harus tegang. Budaya ini menyisipkan humor, kuis singkat, atau games sederhana di sela-sela jam kerja.
11. Radical Candor (Keterusterangan yang Peduli)
Prinsip umpan balik (feedback) yang jujur, langsung, dan disiplin, tetapi disampaikan atas dasar kepedulian mendalam terhadap perkembangan rekan kerja (seperti nasihat saudara sendiri).
12. Employee First, Customer Second
Pandangan bahwa jika perusahaan memperlakukan karyawan dengan hangat dan disiplin seperti keluarga sendiri, karyawan secara alami akan melayani pelanggan dengan performa terbaik.
13. Horizontal Hierarchy (Hierarki Datar)
Menjaga disiplin peran dan alur kerja, namun memangkas formalitas berlebih. Siapa pun bisa mengobrol santai dan makan siang bareng atasan tanpa rasa sungkan.
14. Agile & Adaptive Culture
Budaya serba cepat dan disiplin dalam merespons perubahan, namun interaksi timnya sangat cair, suportif, dan tidak kaku dalam berkomunikasi.
15. Ownership Mindset (Rasa Memiliki)
Karyawan merasa memiliki perusahaan tersebut (sense of belonging). Mereka disiplin bekerja bukan karena takut diomeli, melainkan karena peduli seperti menjaga rumah sendiri.
16. Inclusive Community (Komunitas Inklusif)
Menerima beragam latar belakang karyawan dengan hangat. Semua dirangkul tanpa membeda-bedakan, membuat tempat kerja terasa seru dan inklusif.
17. Continuous Growth Culture
Lingkungan yang disiplin mendorong pelatihan dan pengembangan diri, namun cara penyampaiannya interaktif, asyik, dan didukung penuh oleh sesama rekan kerja (peer-to-peer learning).
18. Meritocracy with Humanity
Penghargaan diberikan secara adil dan disiplin berdasarkan performa (meritokrasi), tetapi tetap mempertimbangkan sisi kemanusiaan dan kondisi pribadi masing-masing individu.
19. Celebration Culture (Budaya Perayaan)
Karyawan disiplin mengejar KPI, tetapi setiap pencapaian kecil maupun besar selalu dirayakan bersama dengan acara makan-makan, gathering, atau apresiasi santai.
20. Camaraderie Culture (Budaya Persahabatan Sejati)
Menekankan ikatan persahabatan, kepercayaan, dan kebersamaan di tempat kerja. Rekan kerja bukan sekadar "teman kantor", melainkan sahabat yang saling dukung saat dikejar tenggat waktu (deadline).
Web dan Media Sosial
Perusahaan serupa untukmu

Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
Architecture & Planning

Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
Architecture & Planning

Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
Architecture & Planning

Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
Architecture & Planning

Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
Architecture & Planning

Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
Architecture & Planning