Deskripsi
Bakpia Djava, yang pada awalnya hanya merupakan industri rumahan, lahir di Kampung Pathuk pada tahun 1970-an. Seluruh proses produksi dilakukan secara sederhana, mulai dari pemilihan bahan, proses pembuatan, hingga pengemasan. Semua dilakukan secara manual, dan kapasitas produksi terbatas dengan pemasaran yang hanya dilakukan dengan cara menjajakan di sekitar kampung.
Karena rasa lezat yang dihasilkan berkat resep tradisional dan nuansa tempo doeloe yang digunakan, Bakpia Djava semakin digemari. Pemasaran awalnya hanya dilakukan dengan cara menjajakan di sekitar kampung, namun kemudian diubah. Untuk memenuhi permintaan yang semakin banyak, pada tahun 2000, Bakpia Djava membangun sebuah toko di Kampung Pathuk No. 93. Seiring perkembangan sejarahnya, jalan di kampung ini kemudian diberi nama Jl. Aipda KS Tubun. Pada tahun yang sama, nama Bakpia Djava secara resmi ditetapkan sebagai nama toko.






