PT. Dana Bagus Indonesia (“DanaBagus”) yang berdiri sejak November 2017 percaya bahwa dalam memulai startup company yang terus berkembang hingga sekarang diperlukan budaya kerja yang kuat dan sehat. Sebuah budaya yang kuat akan melahirkan kondisi tim yang hebat. Berikut adalah 5 budaya kerja yang dijunjung oleh DanaBagus:
1. Budaya kerja timbal balik
Budaya kerja timbal balik ini digunakan oleh kami untuk memastikan bahwa komunikasi yang dilakukan selalu 2 arah, setiap pegawai dan managemen dapat menyampaikan pendapatnya masing-masing, hal ini juga dilakukan agar karyawan dapat menimbulkan rasa kepercayaan terhadap satu sama lain. Mereka akan merasa bebas untuk memberikan ide, mendengarkan masukan atau melakukan inisiatif.
2. Budaya kerja yang transparan
Komunikasi merupakan kunci dari suatu hubungan yang baik dalam perusahaan. Transparansi di sini lebih kepada keyakinan bahwa apapun yang dikerjakan tiap orang dalam organisasi sejalan dengan tujuan yang lebih luas. Hal ini selalu dilakukan oleh kami dalam bentuk weekly meeting dimana setiap karyawan dapat berkomunikasi tentang pekerjaan yang mereka lakukan pada setiap minggunya, berdiskusi apabila menemukan kendala dalam pekerjaan yang dilakukan.
3. Budaya kerja tanpa dinding pembatas
Lingkungan kerja tanpa adanya dinding pembatas akan menciptakan budaya kerja tim yang lebih baik. Kantor yang membiarkan ruangannya terbuka tanpa bilik akan membuat karyawannya dapat berbicara antara satu sama lain dengan bebas. Lingkungan kerja semacam ini juga biasanya memiliki ruang istirahat bersama yang membuat karyawan semakin membaur dan menghilangkan jarak antar divisi.
4. Budaya kerja tim
Budaya kerja tim akan memungkinkan setiap orang untuk bekerja secara individu dengan tetap fokus pada keberhasilan sebagai sebuah tim. Lingkungan semacam ini biasanya akan menentukan tujuan tim dan memungkinkan setiap orang bekerja sama dalam kelompok yang lebih kecil untuk menyelesaikan tugas kelompok. Karyawan akan lebih fokus untuk meningkatkan kualitas kerja individu demi keberhasilan bersama.
5. Budaya kerja skeptis terbuka
Dalam budaya kerja ini, semua hal dapat dipertanyakan. Semua karyawan didorong untuk selalu skeptis dan mempertanyakan banyak hal. Tidak ada orang yang akan merasa takut untuk ditegur karena bertanya atau mengungkapkan idenya. Karyawan akan merasa bebas untuk mengungkapkan kejanggalan yang ia rasakan saat bekerja. Oleh karena setiap orang bebas dan berhak mengajukan pertanyaan, maka semua orang juga akan lebih semangat untuk bekerja bersama-sama menggerakkan perusahaan agar semakin maju.