Job description for Lead Front End Developer at Pt Ada Ide Langsung Jalan
Kami mencari Lead Fronted Developer yang tidak hanya mampu mengimplementasikan tampilan aplikasi, tetapi juga mampu memimpin, mengelola, dan mengoptimalkan proses pengembangan frontend secara end-to-end.
Posisi ini bertanggung jawab dalam memahami requirement, menerjemahkan PRD dan desain UI menjadi solusi frontend yang usable, maintainable, scalable, responsive, secure, performant, serta konsisten secara teknis dan visual.
Sistem yang dikembangkan merupakan platform bisnis modular yang mencakup berbagai proses seperti manajemen pengguna, manajemen perusahaan, accounting, dan modul bisnis lain yang saling terhubung.
Lead Fronted Developer tidak hanya berperan sebagai developer, tetapi juga sebagai pengarah teknis frontend yang mengelola workflow tim, backlog task, pembagian pekerjaan, kualitas kode, integrasi API, validasi hasil implementasi, dokumentasi teknis, riset teknologi, mitigasi risiko, serta pembinaan anggota tim frontend.
Peran ini bertanggung jawab dalam proses: Analisa → Perancangan UI Flow → Technical Planning → Backlog Breakdown → Task Distribution → Implementasi → Integrasi API → Code Review → Validasi → Dokumentasi → Improvement
Tanggung Jawab Utama
- Memimpin workflow pengembangan frontend agar berjalan efektif, terarah, dan sesuai target delivery.
- Menyusun strategi pengerjaan, membagi backlog task, menentukan prioritas, memonitor progres, dan mengelola blocker tim frontend.
- Membina tim frontend melalui mentoring, coaching, feedback teknis, code review, dan knowledge sharing.
- Menganalisis PRD, desain UI, user flow, dependency API, dan risiko teknis sebelum implementasi.
- Menyusun frontend technical plan, task breakdown, acceptance criteria, dependency list, dan mitigation plan.
- Mengarahkan implementasi frontend agar sesuai requirement, UI design, design system, UX behavior, responsive behavior, dan standar engineering.
- Mengelola struktur komponen, reusable component, state management, routing, form handling, validation, dan frontend architecture pattern.
- Melakukan code review dan technical review untuk memastikan kualitas kode, maintainability, scalability, readability, performance, security awareness, dan regression safety.
- Mengelola integrasi API dari sisi frontend, termasuk API contract, error handling, loading state, empty state, pagination, filtering, authentication, authorization, dan edge case.
- Melakukan validasi hasil frontend sebelum masuk QA atau rilis, mencakup UI accuracy, behavior aplikasi, responsive behavior, compatibility, performance, dan potensi defect.
- Mengelola bug frontend dari development, QA, maupun production melalui prioritas bug, root cause analysis, validasi perbaikan, dan pencegahan issue berulang.
- Berkoordinasi dengan Product Owner, Backend, QA, Designer, DevOps/Cloud, Technical Support, dan Development Leader untuk menyelaraskan requirement, dependency, bug, dan kebutuhan rilis.
- Menyusun dan memelihara dokumentasi teknis frontend seperti component guideline, API integration note, coding standard, review checklist, dan development workflow.
- Melakukan riset teknologi frontend serta mengevaluasi trade-off tools, library, testing approach, performance optimization, dan workflow improvement.
- Menginisiasi improvement proses kerja frontend melalui standardisasi, reusable workflow, refactor terarah, automation, dokumentasi, dan pemanfaatan AI/Agentic AI secara tervalidasi.
Kualifikasi
- Memiliki pengalaman minimal 3 tahun sebagai Frontend Developer, Web Developer, Mobile Developer, atau Fullstack Developer dengan fokus kuat pada frontend.
- Memiliki pengalaman minimal 1 tahun sebagai technical lead, PIC fitur/modul, reviewer teknis, mentor frontend, atau pengarah delivery frontend.
- Mampu memimpin workflow frontend, membagi task, menentukan prioritas, memonitor progres, mengelola dependency, dan mengantisipasi risiko delivery.
- Mampu membina tim frontend melalui mentoring, coaching, feedback teknis, code review, knowledge sharing, dan standardisasi proses kerja.
- Mampu menganalisis PRD, desain UI, user flow, API dependency, dan risiko teknis menjadi technical plan dan backlog task yang siap dieksekusi.
- Menguasai pengembangan frontend menggunakan React.js/Vue.js, JavaScript/TypeScript, HTML, CSS, Flutter, Android Native/kotlin, atau teknologi frontend/cross-platform yang relevan.
- Memahami component-based development, reusable component, design system, routing, state management, form handling, validation, dan frontend architecture pattern.
- Memahami API integration menggunakan REST, OpenAPI, GraphQL, atau gRPC dari sisi frontend, termasuk error handling, loading state, empty state, pagination, filtering, authentication, dan authorization.
- Mampu melakukan code review, debugging, dan root cause analysis terhadap issue UI, API integration, state inconsistency, rendering issue, responsive issue, dan regression issue.
- Memiliki Awareness terhadap performance optimization, accessibility, usability, browser compatibility, UX edge case, security exposure, dan maintainability.
- Mampu berkomunikasi dan berkoordinasi efektif dengan Product Owner, Backend, QA, Designer, DevOps/Cloud, Technical Support, dan Development Leader.
- Mampu menyusun dokumentasi teknis, guideline, checklist, dan reusable workflow untuk meningkatkan konsistensi dan produktivitas tim.
- Mampu memanfaatkan AI/Agentic AI untuk mendukung PRD analysis, UI breakdown, technical planning, code review support, documentation, refactoring, testing support, dan workflow automation dengan validasi kritis.
Nilai Tambah
- Pernah membangun workflow AI agent reusable untuk kebutuhan engineering, misalnya agent untuk membaca PRD, membuat technical breakdown, review code, dokumentasi, atau analisis risiko.
- Pernah membuat standar kerja frontend team, misalnya code review guideline, reusable component guideline, testing standard, Definition of Done, atau branching flow. ]
- Memiliki product sense dan perhatian kuat terhadap user experience, tidak hanya membuat fitur berjalan, tapi juga memperhatikan usability, edge case, loading state, empty state, error state, dan konsistensi UI.
- Mampu melakukan frontend performance tuning pada aplikasi skala menengah/besar, misalnya optimasi bundle size, rendering performance, lazy loading, caching strategy, atau Core Web Vitals.

