Job description for Business Process Officer at Groopy
Kualifikasi
Pendidikan minimal S1 Sistem Informasi, Teknik Industri, Manajemen, Bisnis, atau jurusan terkait.
Memiliki pengalaman 1–3 tahun sebagai Business Process Officer, Business Analyst, Process Improvement, atau posisi sejenis.
Memahami konsep Business Process Management (BPM) dan Business Process Improvement.
Mampu membuat dan membaca diagram proses bisnis (BPMN, Flowchart, Swimlane Diagram).
Memiliki kemampuan analisis dan problem solving yang baik.
Mampu berkomunikasi dengan berbagai stakeholder bisnis maupun teknis.
Teliti dalam membuat dokumentasi dan laporan.
Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim proyek.
Memiliki kemampuan presentasi dan fasilitasi workshop menjadi nilai tambah.
Sertifikasi terkait BPM, CBAP, atau sejenisnya menjadi nilai tambah.
Job Description
Melakukan identifikasi dan analisis proses bisnis yang berjalan (as-is process).
Mengumpulkan kebutuhan bisnis dari user dan stakeholder terkait.
Menyusun dokumentasi proses bisnis, SOP, workflow, dan business requirement.
Membuat pemetaan proses bisnis menggunakan flowchart atau BPMN.
Mengidentifikasi gap, bottleneck, dan peluang perbaikan proses.
Menyusun rekomendasi perbaikan dan optimasi proses bisnis.
Berkoordinasi dengan tim proyek, user, dan vendor untuk memastikan kebutuhan bisnis terakomodasi.
Mendukung proses implementasi sistem atau transformasi bisnis.
Melakukan review dan validasi proses bisnis yang telah dikembangkan.
Menyusun laporan hasil analisis dan progress pekerjaan kepada Project Manager.
Memastikan dokumentasi proyek terkait proses bisnis tersimpan dengan baik dan terdokumentasi secara lengkap.
Requirements
Menguasai tools dokumentasi dan pemodelan proses bisnis (Visio, Draw.io, Bizagi, Lucidchart, atau sejenisnya).
Menguasai Microsoft Office, khususnya Excel, Word, dan PowerPoint.
Memahami metode analisis kebutuhan bisnis dan penyusunan Business Requirement Document (BRD).
Memiliki kemampuan menyusun SOP, User Requirement Specification (URS), atau Functional Requirement Document (FRD).
Mampu melakukan stakeholder management dan requirement gathering.
Memahami siklus hidup proyek (SDLC atau Project Management Lifecycle).
Memiliki kemampuan analisis data dasar untuk mendukung evaluasi proses bisnis.
Mampu bekerja dengan target dan timeline proyek yang ketat.
Memiliki kemampuan komunikasi lisan dan tulisan yang baik dalam Bahasa Indonesia.
Kemampuan Bahasa Inggris aktif menjadi nilai tambah.
Nilai Tambah (Preferred)
Pernah terlibat dalam proyek implementasi aplikasi, ERP, HRIS, Core System, atau Digital Transformation.
Memahami Agile, Scrum, atau Waterfall methodology.
Berpengalaman membuat UAT (User Acceptance Testing) scenario dan test case.
Memiliki pengalaman dalam penyusunan kebijakan, SOP, atau governance framework.

