Deskripsi pekerjaan Terapis Perilaku Klinik Ruang Anak
Tugas utama seorang terapis perilaku adalah menerapkan prinsip-prinsip Applied Behavior Analysis (ABA) untuk meningkatkan keterampilan fungsional dan mengurangi perilaku yang menghambat proses belajar atau adaptasi sosial.
Tanggung Jawab Utama:
- Implementasi Program: Melaksanakan sesi terapi satu lawan satu (one-on-one) sesuai dengan rencana intervensi yang telah disusun oleh supervisor atau Board Certified Behavior Analyst (BCBA).
- Observasi & Pencatatan Data: Mencatat data perkembangan pasien secara real-time selama sesi berlangsung untuk memantau kemajuan target perilaku.
- Manajemen Perilaku: Menangani perilaku menantang (seperti tantrum atau agresivitas) dengan teknik de-eskalasi yang aman dan sesuai prosedur.
- Edukasi Keluarga: Memberikan arahan dan dukungan kepada orang tua atau pengasuh agar teknik terapi dapat diterapkan secara konsisten di rumah.
- Kolaborasi Tim: Berpartisipasi dalam rapat evaluasi kasus bersama tim multidisiplin (dokter, psikolog, terapis wicara, dan guru).
- Pemeliharaan Alat Peraga: Menyiapkan dan merawat materi pembelajaran atau alat bantu visual yang digunakan selama sesi terapi.
Kualifikasi dan Persyaratan
Kualifikasi dapat bervariasi tergantung pada level posisi (asisten terapis atau terapis senior), namun umumnya mencakup poin-poin berikut:
1. Latar Belakang Pendidikan
- Minimal Sarjana (S1) di bidang Psikologi, Pendidikan Luar Biasa (PLB), atau diploma bidang kesehatan terkait
- Memiliki pemahaman dasar mengenai teori belajar dan perkembangan anak.
2. Keterampilan Teknis (Hard Skills)
- Memahami teknik ABA (Applied Behavior Analysis).
- Mampu melakukan Discrete Trial Training (DTT) atau Natural Environment Training (NET).
- Kemampuan analisis data dasar untuk membaca grafik perkembangan pasien.
3. Keterampilan Interpersonal (Soft Skills)
- Kesabaran Tinggi: Mampu bekerja dengan individu yang mungkin memiliki kesulitan komunikasi atau kontrol emosi.
- Empati: Memahami kondisi keluarga dan pasien tanpa menghakimi.
- Observasi Detail: Jeli melihat perubahan sekecil apa pun dalam perilaku pasien.
- Komunikasi Efektif: Mampu menjelaskan istilah medis/psikologis ke dalam bahasa yang mudah dimengerti orang tua.
4. Sertifikasi & Lisensi (Opsional namun Bernilai Plus)
Sertifikasi RBT (Registered Behavior Technician) untuk skala internasional.
Pelatihan khusus dalam penanganan perilaku sulit atau pertolongan pertama (First Aid).

