Deskripsi pekerjaan teknisi maintenance mesin roti china PT KITAJAYA FOODS INDONESIA
1. Tugas Utama
Teknisi mesin bertanggung jawab untuk memastikan seluruh mesin produksi pabrik roti dapat beroperasi dengan baik, aman, dan sesuai standar produksi.
Mesin yang menjadi tanggung jawab antara lain:
Spiral mixer / planetary mixer
Dough divider
Dough moulder
Proofer
Oven
Cooling conveyor
Slicer
Mesin packing
Compressor
Mesin pendingin / chiller
Conveyor
Mesin pendukung lainnya
2. Tugas Harian (Daily)
A. Sebelum Produksi
Memeriksa kondisi seluruh mesin sebelum digunakan.
Memastikan tidak ada suara abnormal pada mesin.
Memeriksa motor, gearbox, bearing, chain, belt, dan pulley.
Memeriksa kelistrikan dan panel kontrol.
Memastikan sensor bekerja normal.
Memastikan emergency stop berfungsi.
Memeriksa tekanan angin compressor.
Memeriksa kebocoran oli, grease, udara, atau air.
Memastikan mesin dalam kondisi aman untuk produksi.
B. Saat Produksi
Standby untuk menangani kerusakan mesin.
Melakukan troubleshooting apabila terjadi gangguan.
Mengurangi downtime mesin.
Berkoordinasi dengan operator produksi.
Mencatat setiap kerusakan atau abnormalitas mesin.
Memastikan perbaikan dilakukan dengan aman dan cepat.
C. Setelah Produksi
Memeriksa kembali kondisi mesin.
Membersihkan area teknis setelah pekerjaan.
Memastikan tidak ada komponen atau alat yang tertinggal.
Mengisi laporan pekerjaan harian.
Melaporkan kerusakan yang belum selesai kepada Engineering/Supervisor.
3. Preventive Maintenance
Teknisi wajib melakukan perawatan berkala, meliputi:
Pelumasan bearing, chain, gearbox, dan komponen bergerak.
Pemeriksaan dan pengencangan baut.
Pemeriksaan belt dan chain.
Pemeriksaan bearing.
Pemeriksaan gearbox dan oli.
Pemeriksaan motor listrik.
Pemeriksaan sensor dan sistem pneumatic.
Pemeriksaan heater dan temperatur oven.
Pemeriksaan conveyor.
Pemeriksaan sistem packing.
Penggantian sparepart sebelum mengalami kerusakan berat.
4. Corrective Maintenance
Apabila terjadi kerusakan:
Menganalisa penyebab kerusakan.
Melakukan perbaikan mesin.
Mengganti sparepart yang rusak.
Melakukan setting ulang mesin.
Melakukan test running setelah perbaikan.
Memastikan mesin aman sebelum diserahkan ke produksi.
Membuat laporan kerusakan dan tindakan perbaikan.
5. Tanggung Jawab Kelistrikan
Memeriksa panel listrik.
Memeriksa MCB, MCCB, contactor, relay, inverter, dan kabel.
Memeriksa motor listrik.
Menangani gangguan listrik mesin.
Memastikan grounding mesin berfungsi.
Menjaga keamanan instalasi listrik.
6. Tanggung Jawab Sparepart
Mengidentifikasi kebutuhan sparepart.
Melaporkan sparepart yang mulai aus atau rusak.
Menjaga stok sparepart kritis.
Menggunakan sparepart sesuai spesifikasi.
Membantu membuat daftar kebutuhan sparepart.
7. K3 dan Food Safety
Karena bekerja di pabrik roti, teknisi juga wajib:
Menggunakan APD.
Mengikuti prosedur Lock Out Tag Out (LOTO) saat perbaikan.
Tidak meninggalkan baut, mur, kawat, atau benda asing di area produksi.
Menjaga kebersihan setelah perbaikan.
Menggunakan grease/lubricant yang sesuai untuk area food industry jika diperlukan.
Memastikan tidak terjadi kontaminasi produk akibat pekerjaan teknis.
Mematuhi SOP GMP, Hygiene, dan Safety.

