Deskripsi pekerjaan Technical Project Lead PT NPS PEMUDA BERDIKARISMA
TECHNICAL PROJECT MANAGER
Technical Project Manager (TPM) adalah PIC utama dalam pengelolaan proyek dan kontrak layanan jangka panjang untuk akun strategis perusahaan. Bertanggung jawab end-to-end mulai dari pre-sales support (merancang solusi bersama Sales), engineering documentation, eksekusi proyek dengan mengkoordinasikan tim teknis lintas divisi, hingga penyelesaian administrasi penagihan — memastikan proyek selesai sesuai scope, timeline, anggaran, kualitas, dan profitabilitas yang disepakati.
TANGGUNG JAWAB UTAMA
1. Pre-Sales Support & Solution Design
Menganalisis kebutuhan teknis klien besar bersama tim Sales dan merancang proposal solusi teknis-komersial yang optimal
Menghitung estimasi kelayakan proyek: Bill of Quantity (BoQ), resource sizing, timeline, dan cost structure
Mengidentifikasi dan memitigasi risiko teknis sebelum kontrak ditandatangani
Melakukan site survey atau technical assessment bila diperlukan untuk validasi scope
2. Engineering Documentation & Compliance
Menyusun, mengkaji, dan mengesahkan dokumen kritikal proyek:
Method of Procedure (MOP)
Scope of Work (SOW)
Risk Assessment / Job Safety Analysis (JSA)
Method Statement / Work Instruction
Mempresentasikan dan mempertahankan (defense) dokumen MOP kepada tim teknis dan manajemen pelanggan hingga mendapat approval resmi
Memastikan seluruh dokumentasi teknis memenuhi standar internal perusahaan dan persyaratan pelanggan
3. Project Execution & Team Orchestration
Menyusun Project Plan, timeline detail, dan milestone proyek secara berkala
Mengkoordinasikan, menjadwalkan, dan mengarahkan tim engineer lintas divisi untuk eksekusi di lapangan
Memantau progress proyek dan memastikan kepatuhan 100% terhadap MOP yang disetujui
Mengambil tindakan korektif segera jika terjadi penyimpangan jadwal, kendala teknis, atau deviasi scope
Mengelola resource allocation dan memastikan ketersediaan tenaga teknis sesuai kebutuhan proyek
4. Contract Management & Client Relationship (SPOC)
Bertindak sebagai Single Point of Contact (SPOC) bagi pelanggan strategis untuk seluruh aspek proyek dan layanan
Mengelola pemenuhan kewajiban kontrak secara ketat termasuk SLA, deliverables, dan timeline
Menjaga profitabilitas proyek melalui cost control dan change order management
Mengelola ekspektasi pelanggan, menangani eskalasi, dan memastikan kepuasan klien tetap tinggi
Mengidentifikasi peluang upselling atau perpanjangan kontrak dan mengkomunikasikan ke tim Sales
5. Project Closure & Billing Readiness
Memastikan seluruh dokumentasi hasil kerja (BAST, Commissioning Report, Test Report, As-Built Drawing) ditandatangani pelanggan tepat waktu setelah pekerjaan selesai
Berkoordinasi dengan sales / Account Manager untuk kelengkapan dan validitas paket dokumen penagihan
Melakukan project handover yang proper ke tim O&M atau support internal bila proyek berlanjut ke fase maintenance
Menyusun Project Closure Report dan lessons learned untuk continuous improvement
6. Monitoring, Reporting & Continuous Improvement
Menyusun laporan progress proyek secara berkala (mingguan/bulanan) untuk manajemen dan pelanggan
Memantau KPI proyek: timeline adherence, budget variance, customer satisfaction, dan first-time-right rate
Mengidentifikasi improvement opportunity pada proses dan metodologi project management
Mendokumentasikan best practices dan lessons learned untuk referensi proyek berikutnya
7. Tanggung Jawab Umum
Menjalankan tugas lain yang berkaitan dengan pengelolaan proyek akun strategis sesuai arahan atasan
Proaktif mengidentifikasi dan mengeskalasi potensi risiko atau hambatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan proyek
Menjaga standar profesionalisme, keselamatan kerja, dan etika bisnis dalam setiap interaksi dengan pelanggan dan tim internal
Kualifikasi Umum
Pendidikan minimal D3/S1 Teknik Elektro, Mesin, Administrasi bisnis atau terkait.
Memiliki pengalaman memimpin project teknis.
Memahami project management dan koordinasi lapangan.
Mampu membaca gambar teknik dan dokumen teknis.
Memiliki kemampuan leadership, komunikasi, dan problem solving yang baik.
Menguasai Microsoft Office dan software project management.
Memahami standar K3/HSE menjadi nilai tambah.







