Deskripsi pekerjaan Supply Chain Operations PT. Liandra Pangan Jaya (LARDER)
1. Sourcing & Pengembangan Supplier
• Mencari, mengidentifikasi, dan mengevaluasi supplier bahan baku (essential oil, rempah, dan buah) yang sesuai dengan standar perusahaan.
• Melakukan survey lapangan, pengujian sampel, dan verifikasi kemampuan supplier dalam memenuhi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pasokan.
• Melakukan negosiasi harga, waktu pengiriman, syarat pembayaran, dan standar kualitas.
• Membangun dan menjaga hubungan jangka panjang dengan supplier lokal maupun internasional.
• Menyusun database supplier dan melakukan evaluasi performa supplier secara berkala.
2. Perencanaan Kebutuhan Material (Material Planning)
• Menyusun rencana kebutuhan bahan baku berdasarkan forecast penjualan dan jadwal produksi.
• Memastikan ketersediaan bahan baku sesuai standar kualitas, termasuk minyak atsiri, rempah, buah, dan bahan pendukung lainnya.
• Menghindari risiko stockout maupun excess stock.
3. Pembelian & Pengadaan (Procurement)
• Memproses pembelian bahan baku, bahan kemas, dan kebutuhan produksi lainnya sesuai kebutuhan.
• Memastikan semua pembelian mengikuti prosedur pengadaan serta memenuhi GMP, HACCP, ISO 22000/FSSC, dan HALAL jika diperlukan.
• Memastikan dokumen pembelian lengkap seperti COA, MSDS, dan dokumen traceability.
4. Pengendalian Persediaan (Inventory Control)
• Mengontrol pergerakan stok dari mulai penerimaan, penyimpanan, hingga penggunaan.
• Memastikan penerapan FIFO/FEFO, terutama bahan yang mudah rusak seperti buah atau rempah segar.
• Melakukan stock opname rutin dan menyelidiki selisih stok jika terjadi.
5. Perencanaan & Penjadwalan Produksi (PPIC)
• Menyusun rencana produksi berdasarkan prioritas pesanan dan ketersediaan bahan baku.
• Berkoordinasi dengan tim produksi untuk memastikan kapasitas berjalan optimal.
• Melakukan penyesuaian jadwal produksi jika terjadi kendala supply.
6. Koordinasi Antar Departemen
• Berkoordinasi erat dengan Produksi, QA/QC, Warehouse, Sales, dan manajemen untuk memastikan alur supply chain berjalan lancar.
• Memberikan laporan mengenai status stok, pasokan, dan potensi risiko supply.
7. Pengelolaan Warehouse & Distribusi
• Memantau proses penerimaan bahan baku hingga pengiriman produk jadi kepada pelanggan.
• Memastikan standar penyimpanan bahan baku rempah, buah, dan essential oil sesuai persyaratan mutu.
• Mengawasi ketepatan pengiriman agar memenuhi jadwal.
8. Pengendalian Dokumentasi Supply Chain
• Menginput data pembelian, stok, dan rencana produksi ke sistem ERP atau software terkait.
• Menyiapkan laporan supply chain harian, mingguan, dan bulanan.
• Mengontrol dokumen traceability untuk mendukung audit dan permintaan pelanggan.
9. Menjaga Kepatuhan Sistem Mutu
• Memastikan seluruh kegiatan supply chain memenuhi standar ISO 9001, ISO 22000/FSSC, GMP, HACCP, serta regulasi ekspor-impor jika ada.
• Menyediakan dokumen dan data pendukung untuk audit internal maupun eksternal.
10. Analisis & Pengembangan Sistem Supply Chain
• Mengidentifikasi peluang efisiensi pada proses pembelian, penyimpanan, dan distribusi.
• Menganalisis risiko supply bahan baku dan membuat rencana mitigasi.
• Mengembangkan strategi pengadaan untuk bahan yang bersifat musiman (seasonal), terutama pada rempah dan buah.

