Deskripsi pekerjaan QUALITY SUPERVISOR PT WELSON GROUP
1. Incoming Quality Control (IQC) - Pemeriksaan Bahan Baku
Supervisi pemeriksaan material plastik (seperti resin ABS, PP, PP-R) dan komponen pendukung sebelum masuk ke gudang/produksi.
- Memverifikasi sertifikasi material: Memastikan bijih plastik memiliki sertifikat bebas racun (bebas Phthalate, BPA, Timbal) sesuai standar industri mainan (seperti SNI, EN71, atau ASTM).
- Menguji fisik material: Mengawasi pengecekan tingkat kelembapan (moisture content) bijih plastik dan tes Melt Flow Index (MFI) agar proses molding tidak cacat.
- Inspeksi masterbatch warna: Memastikan konsistensi warna pewarna plastik (pigment/masterbatch) agar sesuai standar sampel pembeli.
2. In-Process Quality Control (IPQC) - Pengendalian Selama Produksi
Supervisi kualitas produk langsung di area mesin injection molding dan perakitan (assembly).
- Pengecekan parameter awal (First Piece Inspection): Menyetujui produk pertama yang keluar dari mesin sebelum produksi massal berjalan (memeriksa dimensi, berat, dan kekuatan struktur plastik).
- Patroli cacat produk plastik: Mengawasi tim untuk mendeteksi cacat molding umum, seperti: Flash/Burr (kelebihan plastik tajam yang bisa melukai anak-anak).Sink mark (permukaan plastik penyok).Short shot (plastik tidak terisi penuh pada cetakan).
- Kontrol proses perakitan: Memastikan bagian-bagian mainan digabungkan dengan kuat (misalnya menggunakan ultrasonic welding atau sekrup) agar tidak mudah copot dan tertelan oleh anak-anak (choking hazard).
3. Outgoing Quality Control (OQC) - Inspeksi Produk Jadi & Pengiriman
Supervisi pemeriksaan akhir terhadap produk yang sudah dikemas sebelum dikirim ke pelanggan.
- Sampling produk jadi: Memimpin audit produk akhir menggunakan standar sampling statistik.
- Pengujian fungsi mekanis: Memastikan mainan berfungsi baik (misalnya roda berputar, tombol berbunyi, bagian sendi bergerak lancar).
- Inspeksi kemasan dan label: Memeriksa kelengkapan tanda peringatan umur (misal: "Tidak cocok untuk anak di bawah 3 tahun"), petunjuk penggunaan, dan logo standar keselamatan (SNI/CE).
- Uji ketahanan (Drop Test): Mengawasi tes jatuh produk dari ketinggian tertentu untuk memastikan mainan plastik tidak mudah pecah menjadi serpihan tajam saat dimainkan.
4. Quality Assurance (QA) - Penjaminan Sistem & Prosedur Mutu
Mengembangkan sistem pencegahan agar masalah kualitas tidak terjadi berulang kali.
- Penyusunan dokumen standardisasi: Membuat SOP (Standard Operating Procedure), instruksi kerja (IK), dan lembar batasan cacat produk (boundary sample).
- Penanganan klaim & analisis masalah: Memimpin investigasi jika ada komplain pelanggan atau produk gagal massal menggunakan metode analisis masalah (seperti 5-Why analysis atau Fishbone diagram).
- Kalibrasi cetakan (Mold) dan alat ukur: Menjadwalkan kalibrasi alat ukur (jangka sorong, mikrometer) dan memastikan kondisi cetakan (mold) dirawat berkala agar dimensinya presisi.
- Audit internal keselamatan mainan: Memastikan seluruh alur pabrik mematuhi audit regulasi keamanan produk anak internasional secara berkala.

