Deskripsi pekerjaan Project Cost Control PT Borneo Sumatera Solusi
Penempatan Duri, Pekanbaru
1. Pendidikan & Pengalaman
Pendidikan Minimal: S1 Teknik Elektro (Arus Kuat/Tenaga Listrik), Teknik Industri, atau Manajemen Proyek.
Pengalaman Kerja:
- Minimal 3–5 tahun di bidang Project Control, Planning & Scheduling, atau manajemen proyek konstruksi.
- Diutamakan memiliki pengalaman spesifik di proyek infrastruktur kelistrikan (Gardu Induk GIS/AIS, Transmisi, atau Pembangkit).
- Sertifikasi (Nilai Tambah): PMP (Project Management Professional), Certified Associate in Project Management (CAPM), atau sertifikasi manajemen proyek yang diakui lainnya.
2. Hard Skills & Penguasaan Teknis
- Project Management Tools: Mahir mengoperasikan software penjadwalan seperti Primavera P6 atau Microsoft Project (mampu membuat WBS, S-Curve, Critical Path Method).
- Cost & Budget Control: Memahami pengelolaan Cash Flow, Cost Baseline, Earned Value Management (EVM), dan analisis varians biaya.
- Domain Knowledge (Gardu Induk): Memahami tahapan proyek Gardu Induk (Engineering, Procurement, Construction/Civil, Testing & Commissioning, hingga Energizing). Memahami istilah teknis seperti trafo daya, switchyard, proteksi, SCADA, dan panel kontrol.
- Reporting: Mampu menyusun laporan eksekutif berkala (Daily, Weekly, Monthly Report) menggunakan Dashboard/Power BI atau Ms. Excel tingkat lanjut (Pivot Table, VLOOKUP, Macro dasar).
3. Soft Skills
- Kemampuan Analitis: Teliti dalam membaca angka, mendeteksi potensi delay atau pembengkakan biaya (cost overrun), dan memberikan solusi korektif.
- Komunikasi & Negosiasi: Mampu berkoordinasi secara efektif dengan berbagai divisi (Engineering, Procurement, Site Construction) serta pihak eksternal (owner/PLN, sub-kontraktor, vendor).
- Manajemen Waktu & Tekanan: Mampu bekerja di bawah tekanan tinggi dan tenggat waktu yang ketat (tight deadlines).
- Tanggung Jawab Utama (Sebagai Referensi Kualifikasi)
- Planning & Scheduling: Menyusun Master Schedule proyek Gardu Induk dari awal hingga serah terima (Handover).
- Progress Monitoring: Melacak progres fisik harian/mingguan di lapangan dibandingkan dengan baseline rencana.
- Cost Control: Memantau realisasi anggaran belanja proyek terhadap RAB (Budget vs Actual).
- Risk & Delay Analysis: Mengidentifikasi hambatan di lapangan (misal: keterlambatan pengiriman material utama seperti Trafo/GIS) dan menyusun Recovery Plan.
- Documentation: Mengelola dokumen kontrol proyek seperti Minutes of Meeting (MoM), Change Order, dan Claim Management.

