Deskripsi pekerjaan Production and Fashion Design Hijaberlin
Requirements :
- Pendidikan minimal SMA/SMK Tata Busana, D3/S1 Fashion Design, Teknik Industri, atau bidang terkait.
- Pengalaman di bidang fashion design dan/atau produksi minimal 1–3 tahun (fresh graduate dipertimbangkan dengan portfolio kuat).
- Memiliki portfolio desain (sketch, koleksi, atau hasil produksi).
- Memahami alur produksi fashion (pattern making, cutting, sewing, finishing).
- Menguasai software desain seperti Adobe Illustrator, Photoshop.
- Memiliki sense of style yang kuat, khususnya dalam modest fashion / hijab.
- Mampu bekerja dengan deadline dan target produksi.
- Memiliki kemampuan manajemen waktu, komunikasi, dan problem solving yang baik.
- Teliti, detail-oriented, dan memiliki standar kualitas tinggi.
- Terbiasa bekerja dengan vendor, supplier, atau konveksi.
Job Descriptions :
- Melakukan riset tren modest fashion (siluet, warna, material, dan market behavior) untuk mengembangkan produk yang relevan dengan segmentasi target market serta tetap selaras dengan identitas brand.
- Mengembangkan desain melalui pembuatan sketch, moodboard, tech pack, dan spesifikasi produk yang komprehensif sebagai acuan proses produksi.
- Berkolaborasi secara aktif dengan tim produksi, vendor, dan konveksi untuk memastikan setiap desain terealisasi sesuai standar kualitas, estetika, dan timeline yang telah ditetapkan.
- Mengelola serta mengawasi keseluruhan proses produksi (cutting, sewing, hingga finishing) agar berjalan efektif, efisien, dan sesuai dengan target delivery.
- Mengontrol dan memastikan ketersediaan raw materials (kain, trims, dan aksesoris) dengan standar seleksi yang tinggi, demi menjaga konsistensi kualitas produk.
- Melakukan evaluasi berkala terhadap performa produksi dari sisi efisiensi biaya, ketepatan waktu, dan standar kualitas, serta mengidentifikasi peluang peningkatan proses secara berkelanjutan.
- Memahami dan menguasai alur end-to-end production process dalam industri fashion, serta proaktif dalam melakukan problem solving terhadap kendala operasional, kualitas produk, maupun keterlambatan timeline.





