Deskripsi pekerjaan PPIC Supervisor Herbacore Indonesia
Kami membutuhkan talenta muda untuk posisi : PPIC Supervisor. Yang bertanggung jawab memastikan perencanaan produksi, pengendalian persediaan, ketersediaan bahan baku dan bahan kemas, pengelolaan stok produk jadi, serta alokasi distribusi berjalan tepat waktu, akurat, dan efisien untuk mendukung pemenuhan permintaan penjualan nasional.
Uraian Tugas :
- Menyusun rencana produksi berdasarkan forecast penjualan, histori demand, kapasitas produksi, ketersediaan material, dan target safety stock.
- Menghitung kebutuhan bahan baku, bahan kemas, produk jadi, dan buffer stock dengan mempertimbangkan lead time supplier, proses QC, incoming inspection, serta jadwal produksi.
- Melakukan monitoring stok bahan baku, bahan kemas, work in process, dan produk jadi agar tidak terjadi stockout maupun overstock.
- Mengidentifikasi bottleneck material, kapasitas produksi, gudang, dan distribusi, serta menyusun tindakan korektif yang realistis.
- Berkoordinasi dengan Purchasing untuk jadwal pemesanan material, follow up supplier, dan percepatan kedatangan barang jika diperlukan.
- Berkoordinasi dengan QC terkait status material hold, release, incoming inspection, dan prioritas pengujian untuk kebutuhan produksi.
- Berkoordinasi dengan Produksi untuk memastikan jadwal produksi, kapasitas harian, kebutuhan lembur, dan kesiapan material berjalan sesuai rencana.
- Berkoordinasi dengan Warehouse untuk akurasi stok, penerimaan material, penyimpanan, picking, dispatch, put away, stock opname, dan rekonsiliasi persediaan.
- Menyusun rencana replenishment produk jadi dari gudang pusat ke gudang distribusi berdasarkan coverage days, lead time pengiriman, kapasitas gudang, prioritas wilayah, dan risiko stockout.
- Menganalisis selisih stok, barang rusak, barang slow moving, dan ketidaksesuaian pencatatan di ERP/WMS serta memastikan tindakan perbaikan dilakukan sampai tuntas.
- Memantau KPI PPIC, inventory, gudang, dan distribusi seperti service level, stock accuracy, inventory turnover, days of inventory, schedule adherence, material availability dan lead time.
- Menyusun laporan harian/mingguan terkait kebutuhan produksi, status material, risiko supply, stok nasional, alokasi barang, dan rekomendasi keputusan kepada manajemen.
= = =
Kualifikasi Kandidat PPIC Supervisor :
- Pendidikan minimal S1 dari jurusan Teknik Industri, Manajemen Operasional, Logistik, Supply Chain Management, atau bidang lain yang relevan.
- Memiliki pengalaman minimal 3–5 tahun di bidang PPIC, inventory control, warehouse planning, production planning, material planning, atau supply chain; pengalaman sebagai leader/supervisor menjadi nilai tambah.
- Memahami proses end-to-end supply chain, mulai dari demand planning, material requirement planning, production planning, warehouse operation, hingga distribusi produk jadi.
- Mampu melakukan perhitungan forecast, kebutuhan material, safety stock, coverage days, lead time, kapasitas produksi, dan prioritas replenishment.
- Terbiasa menggunakan ERP/WMS atau sistem inventory lainnya untuk monitoring stok, transaksi gudang, dan rekonsiliasi data.
- Memiliki kemampuan analisis data yang baik, teliti terhadap angka, dan mampu mengambil keputusan berdasarkan prioritas risiko operasional.
- Mampu menyusun jadwal produksi dan rencana pemesanan material dengan mempertimbangkan kapasitas, lead time, QC release, dan ketersediaan stok.
- Memahami prinsip FIFO/FEFO, stock accuracy, cycle count, stock opname, handling barang rusak, dan pengendalian slow moving inventory.
- Mampu berkomunikasi dan berkoordinasi secara efektif dengan Purchasing, QC, Produksi, Warehouse, Sales, Finance, Logistics, dan pihak eksternal seperti supplier atau ekspedisi.
- Memiliki kemampuan kepemimpinan, problem solving, sense of urgency, dan kemampuan membuat keputusan cepat dalam kondisi tekanan operasional.
- Mampu membuat laporan, analisis gap, rencana tindakan, dan rekomendasi operasional secara jelas dan terstruktur.
- Bersedia bekerja dengan target, mengikuti dinamika campaign penjualan, dan melakukan monitoring intensif saat terjadi lonjakan demand.

