Deskripsi pekerjaan Performance marketing LINGERIQ
Performance Marketing adalah strategi pemasaran digital di mana pengiklan hanya membayar ketika ada tindak nyata (aksi/hasil) yang berhasil dicapai, seperti klik, pendaftaran, pengunduhan aplikasi, atau penjualan.
Secara garis besar, tugas dan apa saja yang dilakukan oleh praktisi/tim Performance Marketing dapat dibagi menjadi beberapa area utama:
1. Perencanaan & Penentuan Strategi (Planning)
Menentukan KPI & Tujuan Kampanye: Menentukan sasaran kuantitatif, seperti Cost Per Click (CPC), Cost Per Lead (CPL), Cost Per Acquisition (CPA), atau Return on Ad Spend (ROAS).
Riset Target Audiens & Pasar: Menganalisis demografi, perilaku, minat, serta buyer persona untuk menentukan siapa yang akan disasar dengan iklan.
Penganggaran (Budgeting): Mengalokasikan dana iklan secara efektif ke berbagai kanal berdasarkan potensi perolehan hasil (conversion/ROI).
2. Eksekusi Kampanye Iklan (Campaign Execution)
Memilih & Mengelola Channel Iklan:
Paid Social: Meta Ads (Instagram & Facebook), TikTok Ads, LinkedIn Ads, Twitter/X Ads.
Paid Search (SEM): Google Search Ads, Bing Ads.
Display & Video Ads: Google Display Network (GDN), YouTube Ads.
App Growth: Google App Campaigns, Apple Search Ads.
Affiliate & Programmatic Marketing.
Pengaturan Target (Targeting Setup): Mengatur custom audience, lookalike audience, retargeting/remarketing, serta penyesuaian lokasi dan minat.
A/B Testing: Membandingkan berbagai variasi materi iklan (gambar, video, teks/copywriting, call-to-action) untuk menemukan kombinasi yang memberikan hasil terbaik.
3. Pelacakan & Pengukuran Data (Tracking & Analytics)
Pemasangan Pixel & Tag: Memasang tracking code (seperti Meta Pixel, Google Tag Manager, Google Analytics 4) di situs web atau aplikasi untuk mengukur perilaku pengguna secara akurat.
Tracking Konversi: Memastikan setiap aksi (pembelian, pendaftaran, klik tombol) tercatat dengan tepat hingga ke sumber iklannya.
4. Optimasi Kampanye (Optimization)
Monitoring Real-time: Memantau performa iklan secara harian untuk mendeteksi iklan yang berkinerja buruk (underperforming) atau iklan yang menguntungkan.
Penyesuaian Bidding & Anggaran: Menggeser anggaran dari iklan yang mahal/tidak efektif ke iklan yang menghasilkan ROI paling tinggi.
Optimasi Landing Page: Berkolaborasi dengan tim web/desain untuk memastikan halaman tujuan (landing page) cepat, responsif, dan mudah mengarahkan pengunjung menjadi pembeli/lead.
5. Analisis & Pelaporan (Reporting & Insights)
Membuat Laporan Performa: Menyusun laporan harian, mingguan, atau bulanan mengenai jumlah pengeluaran (spend), impresi, klik, konversi, dan tingkat pengembalian modal (ROAS/ROI).
Menarik Data Insight: Mengidentifikasi tren, pola perilaku audiens, dan memberikan rekomendasi strategis untuk kampanye berikutnya.
Ringkasan KPI Utama yang Dipantau:
CTR (Click-Through Rate): Persentase orang yang mengklik iklan setelah melihatnya.
CPC (Cost Per Click): Biaya yang dikeluarkan untuk setiap klik iklan.
CPL (Cost Per Lead): Biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan satu calon pelanggan (lead).
CPA (Cost Per Acquisition): Biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan satu transaksi/pengguna baru.
ROAS (Return on Ad Spend): Pendapatan yang dihasilkan dibandingkan dengan biaya iklan yang dikeluarkan.


